• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Bedanya Termometer Tembak untuk Medis dan Industri

Ini Bedanya Termometer Tembak untuk Medis dan Industri

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ini Bedanya Termometer Tembak untuk Medis dan Industri

Halodoc, Jakarta – Secara umum termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu makhluk hidup, ruangan, atau sistem. Pengukuran suhu penting untuk berbagai aktivitas, termasuk manufaktur, penelitian ilmiah, dan praktik medis.

Di masa pandemi COVID-19, pastinya kamu sering melihat pengukuran suhu yang dilakukan dengan menggunakan termometer tembak. Ternyata termometer tembak ini juga banyak jenisnya. Ada yang digunakan untuk mengukur suhu tubuh manusia dan ada juga untuk benda. Biasanya, termometer tembak yang digunakan untuk mengukur suhu di luar manusia diberlakukan untuk keperluan industri. Lantas, apa beda termometer tembak untuk medis dan industri?

Baca juga: Bagaimana Cara Mengukur Suhu Tubuh Manusia yang Tepat?

Jangkauan Suhu dan Akurasi Pengukuran

Termometer tembak industri digunakan untuk mengukur suhu permukaan pada kisaran suhu yang luas agar sesuai dengan banyak aplikasi industri. Suhu yang diukur dalam kategori termometer ini dapat berkisar dari -60 hingga lebih dari 500 derajat celsius. 

Termometer tembak industri memiliki faktor kesalahan yang rata-rata berkisar ± 1 hingga 1,5 derajat celsius. Kisaran ini masih dinilai wajar untuk pengukuran dalam bidang industri. Sebaliknya, hasil termometer tembak Medis harus akurat dengan kisaran suhu yang memenuhi suhu tubuh manusia yang diharapkan. 

Termometer tembak medis memiliki jangkauan di suatu tempat dalam bidang 32 hingga        42,5 derajat celsius, dan harapan untuk tingkat kesalahan berkisar ± 0,1 derajat celsius. Selain jangkauan suhu dan akurasinya, perbedaan lain dari termometer tembak medis dan industri adalah desainnya.

Desain termometer tembak medis terlihat lebih ringkas dan simpel, sehingga memudahkan pengguna dalam memahaminya. Selain itu, termometer penembakan medis dapat dioperasikan dengan satu sentuhan dan mati secara otomatis setelah 30 detik.

Sementara itu, termometer tembak industri biasanya memiliki desain yang lebih rumit dan dilengkapi dengan lebih banyak tombol daripada termometer tembak medis. Itulah perbedaan signifikan antara termometer tembak untuk medis dan industri. Lantas, bagaimana cara menggunakan termometer tembak dengan benar?

Baca juga: Ini yang Perlu Diketahui tentang Suhu Tubuh

Tips Mengukur Suhu dengan Termometer Tembak

Agar proses pemeriksaan suhu tubuh mendapatkan hasil yang akurat, kamu perlu memahami cara menggunakan termometer tembak dengan benar. Berikut adalah panduan untuk menggunakan termometer tembak.

  1. Cari kenop satuan pengukur terlebih dahulu untuk memilih suhu yang biasa digunakan, yaitu Celsius atau Fahrenheit.
  2. Nyalakan laser untuk memeriksa suhu menggunakan tombol daya.
  3. Arahkan laser ke orang atau objek yang ingin kamu cek suhunya.
  4. Berdirilah di dekat objek atau pada posisi yang disarankan agar termometer tembak dapat membaca suhu secara akurat.
  5. Tarik pelatuk untuk mengetahui hasil pemeriksaan suhu melalui tampilan layar pengapian termometer.

Perlu diketahui tubuh manusia bereaksi terhadap perubahan eksternal dan internal. Suhu tubuh meningkat tidak hanya saat suhu eksternal meningkat, tetapi juga saat suhu internal meningkat.

Suhu tubuh normal berkisar di 37 derajat celsius, tetapi ini dapat bervariasi hingga 0,5 derajat celsius tergantung pada aktivitas orang tersebut dan suhu lingkungannya. Setelah aktivitas fisik yang intens atau di hari yang panas, biasanya suhu tubuh lebih tinggi dari normal. Namun, suhu tubuh di atas 38 derajat celsius dapat mengindikasikan demam.

Baca juga: Selain Mendaki, Ini 6 Hal yang Memicu Hipotermia

Wilayah otak yang disebut hipotalamus bertanggung jawab untuk mengatur suhu tubuh. Ketika tubuh terlalu panas, pengaturan terjadi melalui keringat untuk mendinginkannya. Ketika terlalu dingin, hipotalamus memicu menggigil untuk menghangatkannya.

Meski terkesan berlawanan dengan intuisi, mengonsumsi makanan pedas dan melakukan aktivitas yang menyebabkan tubuh berkeringat berpotensi membuat tubuh terasa lebih sejuk ketika kondisi di luar panas. Ini karena keringat menurunkan suhu tubuh.

Itulah sedikit informasi mengenai termometer dan kaitannya dengan suhu tubuh. Kalau kamu punya pertanyaan seputar informasi kesehatan, kamu bisa menghubungi dokter di Halodoc.

Referensi:

Instrument Choice. Diakses pada 2021. What’s the difference between Medical and Industrial IR Thermometers?
Tips Health. Diakses pada 2021. The Difference of Shoot Thermometers for Medical and Industrial.
Medical News Today. Diakses pada 2021. The best ways to reduce body heat.