06 January 2019

Ini Benda Kotor di Hotel yang Sebaiknya Jangan Disentuh

Ini Benda Kotor di Hotel yang Sebaiknya Jangan Disentuh

Halodoc, Jakarta - Karena digunakan oleh banyak orang, pastinya kamar hotel menyimpan berbagai macam kuman yang kadang luput dari pembersihan. Memang sih, semakin baik hotelnya, semakin baik pula pelayanan dan kebersihannya.

Namun, bila kamu tak yakin dengan kebersihan kamar hotel tempatmu menginap, sebaiknya persiapkan sendiri segala sesuatunya. Misalnya, menjauhkan diri dari berbagai benda kotor yang berada di dalam kamar hotel. Lalu, benda kotor seperti apa sih yang mesti diwaspadai?

Baca juga: Travel Tips: Agar Liburan Keluarga Jadi Berfaedah, Jangan Lupa Siapkan Ini

1. Sarung Bantal

Semestinya, sarung bantal ini harus diganti dari satu tamu ke tamu berikutnya. Namun, ada kalanya pihak hotel enggak melakukan hal ini karena satu dan lain hal. Anggapannya sarung bantal tersebut tak bernoda. Padahal, permukaan yang tersentuh oleh rambut dan wajah orang lain perlu dicuci. Nah, bila dirimu memiliki alergi, maka ada baiknya membawa sarung bantal sendiri sebelum mengidap di hotel.

2. Remote TV

Remote TV termasuk benda kotor di kamar hotel yang sebaiknya tidak di sentuh. Bila ingin menggunakannya, cobalah bersihkan terlebih dahulu menggunakan tisu basah. Pasalnya, kebanyakan orang tidak memasukkan remote TV dalam rutinitas pembersihan sehari-hari. Begitu pula di kamar hotel.

Menurut Luisa Ikner, seorang ahli mikrobiologi dari Universitas Arizona, Amerika Serikat, remote TV berada di peringkat tertinggi dalam daftar barang berkuman. Bahkan, dirinya pernah menemukan koloni bakteri E.Coli ketika menganalisis di laboratorium. Hal ini menandai adanya kontaminasi tinja pada remote. Menurutnya, mungkin saja seseorang menggunakan toilet dan tak mencuci tangan mereka setelah selesai.

3. Selimut

Selimut di tempat tidur hotel merupakan benda kotor lainnya yang patut dihindari. Selimut memang membuat kasur dan kamar terlihat bagus. Akan tetapi, benda yang satu ini juga tidak dibersihkan pada setiap penggunaan. Pasalnya, staf atau petugas hotel memang akan mengganti seprai tempat tidur setiap hari. Tapi, mereka tak memiliki waktu yang cukup untuk membersihkan selimut besar sebelum tamu baru tiba. 

Baca: Enggak Liburan, Pekerja Wanita Lebih Rentan Kena Stres

Padahal, ketika seseorang tertidur mereka akan cenderung mengeluarkan minyak tubuh dan serpihan kulit yang bisa menempel di selimut. Oleh sebab itu, lebih baik melipat selimut tersebut daripada menggunakannya. Solusinya, membawa selimut tambahan mungkin bisa menjadi ide yang baik.

4. Gelas atau Mug

Banyak petugas kebersihan kamar hotel yang membilas gelas bekas dengan cepat tanpa mencucinya. Nah, sudah kebayangkan betapa kotornya bila gelas atau mug tersebut digunakan oleh orang lain? Apalagi bila pengguna sebelumnya mengidap masalah kesehatan tertentu. Misalnya, flu yang bisa ditularkan lewat paparan dari benda yang sudah terkontaminasi virus.

5. Telepon

Sama halnya dengan remote, telepon juga menjadi benda kotor di kamar hotel yang luput dari pembersihan rutin. Padahal, telepon termasuk barang yang paling banyak disentuh di hotel.

6. Tirai

Jangan pernah berasumsi bahwa tirai di kamar hotel bersih. Sebab, membersihkan benda yang satu ini amat sulit. Membutuhkan upaya ekstra untuk mencopotnya dan menggantinya dengan yang baru. Oleh karena itu, beberapa hotel tak ingin repot-repot untuk menggantinya. Nah, hal inilah yang membuat tirai penuh dengan debu, kuman, hingga serangga-serangga kecil.

Baca juga: Keasyikan Liburan, Hati-Hati Post Holiday Blues

Kamu atau anggota keluarga memiliki keluhan kesehatan? Kamu bisa kok bertanya kepada dokter ahli melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!