• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Cara Atasi Hipertensi Menggunakan Daun Sereh

Ini Cara Atasi Hipertensi Menggunakan Daun Sereh

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ini Cara Atasi Hipertensi Menggunakan Daun Sereh

Selain batangnya, daun serai juga punya manfaat kesehatan yang tak kalah unggul. Daun sereh bisa dijadikan teh herbal untuk mengatasi hipertensi / menurunkan tekanan darah. Kandungan citral di dalamnya diduga mampu memberikan efek antiinflamasi.”

Halodoc, Jakarta – Serai adalah tanaman yang daun dan batangnya bisa diolah menjadi bumbu masakan maupun obat herbal. Tanaman ini juga sering dijadikan aromaterapi, sabun, bahkan deodoran karena menghasilkan wewangian. Minyak atsiri serai yang dijadikan aromaterapi bisa berfungsi untuk menyegarkan udara, mengurangi stres, dan meningkatkan suasana hati.

Selama ini, kamu mungkin lebih mengenal batang serai yang kerap dijadikan penyedap makanan. Selain batangnya, daun serai pun ternyata punya manfaat yang tidak kalah baik. Daun serai dianggap mampu mengatasi hipertensi alias tekanan darah tinggi. Dalam penggunaannya, daun serai biasanya diolah menjadi teh herbal supaya lebih nikmat untuk dikonsumsi.

Baca juga: Ini 6 Tanaman Obat yang Sebaiknya Ada di Rumah

Bagaimana Daun Sereh Mampu Atasi Hipertensi?

Serai adalah tanaman tropis asli Asia Tenggara yang sejak dulu digunakan sebagai obat alami untuk masalah pencernaan, masalah saraf, dan tekanan darah tinggi. Daun serai memiliki sifat antibakteri dan antijamur sehingga dapat berfungsi sebagai pereda nyeri dan penurun demam. Kandungan citral, senyawa tumbuhan alami yang ada pada serai juga memberikan efek antiinflamasi yang mampu mengatasi hipertensi.

Salah satu cara paling mudah untuk menikmati daun serai adalah mengubahnya menjadi teh. Dalam sebuah studi tahun 2012 berjudul “Effect of Lemongrass and Green tea on blood pressure and heart rate”, menguji 72 sukarelawan pria yang diberi teh serai atau teh hijau untuk diminum.

Hasilnya, peserta yang minum teh serai mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan sedikit peningkatan tekanan darah diastolik. Bukan itu saja, peserta yang minum teh serai juga memiliki detak jantung yang jauh lebih rendah.

Meskipun temuan bermanfaat untuk seseorang yang memiliki tekanan darah sistolik tinggi, para peneliti mengingatkan bahwa pria dengan masalah jantung harus menggunakan serai secukupnya. Hal ini untuk mencegah penurunan detak jantung secara ekstrem atau peningkatan tekanan diastolik.

Baca juga: Perlu Tahu, Cegah Digigit Serangga dengan Serai

Tak hanya mampu mengatasi tekanan darah tinggi, serai juga sering digunakan sebagai obat tradisional untuk meningkatkan kualitas tidur, menghilangkan rasa sakit, dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Waspadai Efek Samping Penggunaan Serai

Serai aman bagi kebanyakan orang bila digunakan dalam jumlah wajar. Tanaman ini aman untuk diminum, dioleskan ke kulit, atau dihirup sebagai aromaterapi dalam jangka pendek untuk tujuan pengobatan.

Jarang, minyak serai dapat menyebabkan ruam iritasi kulit saat dioleskan ke kulit. Namun, ada beberapa efek samping beracun, seperti masalah paru-paru setelah menghirup serai dan keracunan fatal setelah seorang anak menelan obat nyamuk berbasis minyak serai.

Di samping itu, ibu hamil dan ibu menyusui sebaiknya tidak mengonsumsi serai. Pasalnya, serai tampaknya dapat melancarkan aliran menstruasi, sehingga dikhawatirkan dapat menyebabkan keguguran. Tidak ada informasi yang cukup terkait keamanan mengonsumsi serai untuk ibu hamil dan menyusui. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari mengonsusmi serai untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan.

Baca juga: Amankah Ibu Hamil Minum Teh Jahe?

Selama kehamilan, pastikan ibu mengonsumsi vitamin asam folat untuk membantu perkembangan janin. Jika stok menipis, segera cek kebutuhan vitamin di toko kesehatan Halodoc. Jangan tunda untuk membeli vitamin agar perkembangan janin tidak terhambat. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. 10 Reasons to Drink Lemongrass Tea.
Research Gate. Diakses pada 2021. Effect of Lemongrass and Green tea on blood pressure and heart rate.
WebMD. Diakses pada 2021. Lemongrass.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. High blood pressure.