• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Cara Mengenali Tanda Gangguan Bipolar pada Anak
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Cara Mengenali Tanda Gangguan Bipolar pada Anak

Ini Cara Mengenali Tanda Gangguan Bipolar pada Anak

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 05 September 2022

“Bipolar pada anak sebaiknya tidak dianggap sepele, karena bisa memengaruhi perilaku dan rasa percaya diri Si Kecil. Kondisi ini bisa ditandai dengan gejala susah tidur hingga penurunan nilai akademik.”

Ini Cara Mengenali Tanda Gangguan Bipolar pada AnakIni Cara Mengenali Tanda Gangguan Bipolar pada Anak

Halodoc, Jakarta – Gangguan bipolar bisa terjadi pada anak dan hal ini harus segera ditangani. Sehingga, penting bagi orang tua untuk mengetahui dan mengenali tanda-tanda bipolar pada anak. Jika Si Kecil menunjukkan gejala perubahan perilaku dan kondisi mental yang tidak stabil, sebaiknya jangan dianggap sepele begitu saja. 

Bipolar pada anak umumnya ditandai dengan gejala yang tidak berbeda jauh dari bipolar secara umum. Namun, mendiagnosis kondisi ini pada anak adalah hal yang harus dilakukan dengan hati-hati. 

Sebab, pada dasarnya perubahan sikap dan mood swing (perubahan mood) pada masa anak-anak dan remaja adalah hal yang wajar terjadi. Lalu, bagaimana cara mengetahui anak mengalami gangguan bipolar? 

Kenali 6 Gejala Bipolar pada Anak 

Salah satu gejala bipolar adalah perubahan mood yang terjadi dalam waktu cepat atau sering disebut dengan mood swing. Namun, sebenarnya hal semacam ini cukup sering dan wajar terjadi pada masa kana-kanak hingga remaja. Dalam banyak kasus, hal ini bukanlah kondisi yang berbahaya dan harus dikhawatirkan. 

Sangat normal bagi Si Kecil untuk merasa sedih, marah, hiperaktif, mudah tersinggung, bahkan memberontak. Akan tetapi, orang tua harus mewaspadai jika gejala-gejala tersebut muncul dalam jangka waktu lama, berkelanjutan, dan semakin parah. Sebaiknya segera bawa Si Kecil untuk bertemu dengan ahli psikologis untuk memastikan penyebab dari gejala yang muncul. 

Gejala bipolar pada anak mungkin sulit untuk dikenali secara pasti. Namun, setidaknya ada beberapa tanda umum yang bisa muncul dan sebaiknya diwaspadai, antara lain:

  1. Mood swing parah, di mana perubahan suasana hati anak terjadi dalam waktu yang sangat cepat dan tidak jelas. 
  2. Menjadi lebih hiperaktif dari biasanya. Kondisi ini biasanya juga dibarengi dengan gejala impulsif, agresif, hingga melakukan penyerangan. 
  3. Menjadi sulit tidur pada malam hari dan mengalami penurunan konsentrasi di sekolah. Hal ini bisa dilihat dari ada atau tidaknya penurunan nilai akademik anak. 
  4. Mengalami episode depresi, ditandai dengan suasana hati yang selalu merasa tertekan dan menjadi lebih mudah tersinggung. Kondisi ini bisa terjadi sepanjang hari, hampir setiap hari. 
  5. Meragukan diri sendiri, menjadi lebih pesimis, dan tidak percaya diri. 
  6. Pada usia remaja, kondisi ini bisa menyebabkan pengidapnya menjadi lebih murung bahkan memikirkan tentang bunuh diri. 

Bipolar pada anak mungkin tidak berlangsung selamanya. Di antara setiap episode, umumnya terdapat jeda dan pada saat tersebut biasanya anak akan kembali seperti semula. Suasana hati dan perilaku Si Kecil menjadi normal kembali. Jika perubahan-perubahan seperti ini sangat sering berulang, jangan tunda lagi untuk menemui ahli psikologi anak. 

Pemeriksaan dan penanganan harus dilakukan oleh tenaga ahli yang berpengalaman. Sebab, gangguan perilaku pada anak-anak sering kali sulit diketahui penyebab pastinya. 

Selain bipolar, gangguan perilaku yang muncul pada masa kanak-kanak dan remaja juga bisa disebabkan oleh gangguan lain. Contohnya seperti attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD), gangguan kecemasan, atau depresi. 

Jika ayah dan ibu butuh bantuan untuk menemukan fasilitas kesehatan atau praktek ahli psikologi anak, pakai aplikasi Halodoc saja. Atur lokasi dan buat janji di rumah sakit atau tempat praktik psikolog terdekat. Ibu juga bisa membuat janji temu dengan psikolog anak melalui aplikasi Halodoc. Ayo, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Referensi: 
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Bipolar disorder in children: Is it possible?
Verywell Mind. Diakses pada 2022. Bipolar Disorder in Children. 
NIH. Diakses pada 2022. Bipolar Disorder in Children and Teens.