Ini Cara Rawat Newborn dengan Berat Badan Rendah

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ini Cara Rawat Newborn dengan Berat Badan Rendah

Halodoc, Jakarta - Memiliki newborn atau bayi yang baru lahir dengan berat badan rendah, terkadang membuat ibu panik atau cemas setengah mati. Alasannya jelas, newborn lahir dengan berat badan rendah lebih rentan mengalami gangguan kesehatan. Mulai dari gangguan pernapasan, bayi kuning, hingga terhambatnya tumbuh kembang.

Banyak faktor yang bisa menyebabkan terjadinya kondisi ini. Mulai dari lahir prematur, masalah kesehatan yang dialami ibu selama hamil, infeksi kehamilan, atau pula kehamilan kembar. 

Nah, pertanyaannya, bagaimana sih cara merawat newborn dengan berat badan rendah? 

Baca juga: Ketahui Berat Badan Bayi yang Ideal

1. Pemberian ASI Harus Sesuai Jadwal 

Banyak ahli telah setuju, bahwa tak ada makanan lain selain ASI yang paling baik bagi bayi selama enam bulan pertama kehidupannya. Nah, bila ibu memiliki newborn dengan berat badan rendah, maka amat disarankan untuk memberikan ASI yang cukup pada Si Kecil. 

Ingat, jangan sekali-kali memberikan asupan lain selain ASI atau susu formula pada bayi di bawah 6 bulan. Bagaimana dengan waktu pemberiannya? Berikanlah ASI tiap tiga jam atau bahkan dua jam sekali, sebagai cara merawat newborn dengan berat badan rendah. 

2. Kontak antar Kulit

Newborn dengan berat badan rendah memiliki lapisan lemak yang tipis. Kondisi inilah yang membuat mereka sulit mempertahankan suhu tubuh. Makanya, tak heran bila mereka cenderung memiliki suhu dingin. Awas, kondisi ini bisa saja menyebabkan hipotermia. 

Menurut ahli-ahli di WHO, seharusnya ibu melakukan kontak bayi sesering mungkin dengan bayi. Caranya dengan menggendong Si KEcil dengan menggunakan kain membentuk, seperti kantong kangguru. Nah, hal ini bisa memudahkan ibu untuk mengawasi bayi saat memberikan ASI. 

3. Temani Dirinya Ketika Tidur

Sebaiknya aktivitas ini dilakukan di bulan pertama usia bayi. Cobalah selalu temani bayi tidur dengan cara menggendongnya atau meletakkan bayi di samping ibu. Hal yang perlu diperhatikan, cobalah pastikan untuk memposisikan bayi dalam posisi terlentang.

Baca juga: Yang Harus Diketahui untuk Merawat Bayi Prematur

4. Buat Suasana Kondusif dan Luangkan Waktu Lebih Banyak 

Newborn yang memiliki berat badan rendah semestinya harus selalu berada dalam kondisi lingkungan yang nyaman. Tujuannya jelas, agar mereka bisa tumbuh dengan berkembang dengan baik. Di samping itu, ibu semestinya juga perlu meluangkan banyak waktu dengan dirinya. Ibu bisa kok menghabiskan waktu dengan menggendong atau mengajaknya bermain. 

5. Imunisasi Bayi

Bayi yang terlahir dengan berat badan rendah cenderung rentan terserang penyakit infeksi. Mulai dari flu, diare, bahkan hingga pneumonia. Kok bisa? Alasannya jelas, Sebab, mereka memiliki sistem imun yang lemah.

Oleh karena itu, untuk menangkal berbagai penyakit, coba pastikan jadwal imunisasi sudah tepat, dan pemberian sesuai dengan saran yang diberikan dokter. 

Baca juga: Sudah ASI Eksklusif, Kok Berat Bayi Masih Kurang?

6. Pantau Pertumbuhan dan Perkembangannya

Mau tahu komplikasi apa yang paling sering terjadi pada newborn dengan berat badan rendah? Ibu mesti hati-hati dengan gangguan tumbuh kembangnya. Oleh sebab itu, pastikan ibu memantau pertumbuhan dan perkembangannya dengan cermat. Misalnya, membawa bayi ke dokter anak secara teratur, agar dokter bisa membantu kondisi Si Kecil.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa kapan dan di mana saja mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
BabyCenter. Diakses pada 2019. How do I take care of my low birth weight baby?
Baby Centre UK (2018). Diakses pada 2019. Low Birth Weight in Babies.
WHO. Diakses pada 2019. Optimal feeding of Low Birthweight Infants