• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Ciri-Ciri Spermatozoa pada Pria yang Berkualitas
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Ciri-Ciri Spermatozoa pada Pria yang Berkualitas

Ini Ciri-Ciri Spermatozoa pada Pria yang Berkualitas

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 12 Agustus 2022

“Ada beberapa ciri yang bisa diketahui jika pria memiliki spermatozoa yang berkualitas. Beberapa di antaranya adalah kuantitas, gerakan, hingga bentuk.”

Ini Ciri-Ciri Spermatozoa pada Pria yang BerkualitasIni Ciri-Ciri Spermatozoa pada Pria yang Berkualitas

Halodoc, Jakarta – Spermatozoa atau lebih dikenal dengan sperma adalah sel dari sistem reproduksi pada pria. Sel sperma mampu membuahi ovum yang akhirnya membentuk embrio sehingga janin dapat terbentuk di dalam rahim atau disebut juga kehamilan.

Tingkat keberhasilan terjadinya kehamilan dapat lebih tinggi saat pria memiliki sel sperma yang berkualitas. Bahkan, sperma yang berkualitas berperan pada kesehatan bayi saat di dalam kandungan hingga dilahirkan nantinya.

Ciri-ciri spermatozoa yang berkualitas, agar keberhasilan pembuahan lebih tinggi:

1. Kuantitas Sperma (Volume)

Jumlah spermatozoa yang sehat dan berkualitas, yaitu sekitar 15 juta atau bahkan lebih tiap milimeter dari air mani. Semakin banyak kandungan sperma yang ada pada hasil air mani, kemungkinan untuk mencapai sel telur juga lebih tinggi.

2. Gerakan (Motilitas)

Diketahui jika tidak semua sperma mampu bergerak secara efektif atau bahkan tidak bisa sama sekali. Hal tersebut terbilang normal, tetapi kemungkinan untuk mendapatkan pembuahan jadi lebih kecil. Diketahui jika hanya sekitar 40 persen atau lebih yang perlu bergerak untuk menandakan jika seorang pria subur.

3. Bentuk (Morfologi)

Sperma yang sehat memiliki ciri, berupa kepala yang bulat dan ekor yang panjang, serta kuat secara keseluruhan. Diketahui jika sperma yang bentuknya bagus, memiliki kemungkinan lebih besar untuk mencapai sel telur.

Berkualitas atau tidaknya sperma seseorang dapat diketahui melalui analisis air mani. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya masalah, suatu pasangan tetap memiliki kesempatan mendapatkan kehamilan, tetapi waktu yang dibutuhkan mungkin lebih lama.

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas spermatozoa agar tingkat kehamilan naik?

1. Rutin Mengonsumsi Makanan Sehat

Setiap makanan yang dikonsumsi dapat memengaruhi kesehatan tubuh, termasuk juga sperma yang dihasilkan. Ada baiknya lebih banyak mengonsumsi makanan yang menyehatkan, seperti ayam, ikan, sayuran, buah-buahan, serta biji-bijian.

Pastikan juga untuk mengurangi makanan olahan dan mengonsumsi lebih banyak daging tanpa lemak serta makanan utuh. Ada beberapa kandungan dan vitamin yang baik dalam peningkatan sperma yang dihasilkan, seperti vitamin B12, vitamin C, dan likopen.

2. Olahraga secara Teratur

Berolahraga dapat meningkatkan kuantitas, gerakan, hingga bentuk sperma yang dihasilkan. Seseorang yang jarang melakukan aktivitas fisik dan memiliki indeks massa tubuh yang tinggi, kualitas air maninya dapat menjadi buruk.

Kelebihan berat badan, atau obesitas, dapat memengaruhi kadar testosteron, sehingga gairah seks menurun. Maka dari itu, berolahraga dan menurunkan berat badan sangat baik untuk meningkatkan jumlah dan kualitas sperma.

Cobalah berjalan kaki selama 20 menit, atau olahraga lainnya yang bisa dilakukan secara rutin. Rasakan perubahannya pada kesehatan tubuh, tentunya ini berpengaruh baik terhadap spermatozoa yang dihasilkan.

Itulah pembahasan mengenai ciri spermatozoa yang berkualitas dan cara meningkatkannya. Pastikan untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan berolahraga teratur agar kehamilan bisa segera didapatkan.

Jika ingin tahu tentang kesuburan sperma, bisa lho melakukan analisis sperma di beberapa rumah sakit rekanan Halodoc. Pemesanan ini bisa dilakukan melalui fitur janji medis pada aplikasi Halodoc. Maka dari itu, segera download aplikasi Halodoc sekarang juga di smartphone yang digunakan!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. The 7-Step Checklist to Healthy, Fertile Sperm.
Fertility and Sterility. Diakses pada 2022. Significance of sperm characteristics in the evaluation of male infertility.