• Home
  • /
  • Ini Dampak yang Terjadi pada Tubuh saat Menerima Kado Natal

Ini Dampak yang Terjadi pada Tubuh saat Menerima Kado Natal

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ini Dampak yang Terjadi pada Tubuh saat Menerima Kado Natal

Halodoc, Jakarta - Saling memberi kado Natal atau bertukar kado saat Natal sudah menjadi budaya. Bukan cuma di Indonesia, tapi budaya ini juga global, meskipun interpretasinya bisa berbeda-beda. Pada sejarahnya, budaya bertukar kado saat Natal ditentukan oleh siapa yang memberikan kado paling banyak. Semakin mewah nilai kado, maka semakin prestise nilai yang akan didapat oleh orang yang memberi. 

Beberapa peneliti percaya bahwa terdapat dampak yang akan terjadi pada tubuh saat pemberian dan penerimaan hadiah yang dinamakan kekuatan evolusi.  Misalnya, pemberian hadiah sering kali menjadi cara yang paling jelas bagi pasangan  untuk menunjukkan ketertarikan, memperkuat ikatan, atau bahkan menandakan bahwa suatu hubungan harus berakhir.

Efek Menerima dan Memberikan Hadiah

Sebenarnya belum banyak penelitian yang pasti mengenai dampak yang terjadi pada tubuh saat menerima hadiah. Hanya saja, orang-orang yang berhenti memberi atau menerima hadiah biasanya akan kehilangan petunjuk sosial yang penting. Seseorang yang akan memberi kado Natal tentu akan menuliskan daftar hadiah dan penerima, artinya kamu juga memberi tahu bahwa siapa saja yang penting dalam hidup kamu. 

Baca juga: 8 Hadiah Natal Unik Sekaligus Sehat

Efek terbesar terdapat saat pemberian hadiah yang ada pada diri kamu sendiri. Dengan memberi kepada orang lain akan memperkuat perasaan kamu terhadap mereka dan membuat kamu merasa efektif dan peduli. Sementara orang yang menerima hadiah akan merasa bahwa ia adalah orang yang penting  bagi pemberi hadiah. 

Memberi hadiah akan terasa baik secara internal dan mengandung manfaat ekstrinsik. Memberi dan menerima hadiah menjadi alat untuk mengetengahkan bagaimana penerima dan pemberi ingin terhubung secara individu. Pemberian hadiah juga merupakan cara bagi pemberi untuk mengurangi rasa bersalah. 

Itulah mengapa bertukar kado saat Natal benar-benar memberi peran yang berarti dan personal terhadap suatu hubungan, baik itu hubungan keluarga, pertemanan, atau hubungan percintaan. Sekarang memberi dan menerima hadiah juga lebih mudah dilakukan secara online, sehingga budaya bertukar kado saat Natal tidak akan luntur meskipun dua individu terpisah jarak yang jauh. 

Bagi penerima kado akan mendapatkan kepuasan ketika mereka menemukan hadiah yang tepat dan membawa kebahagiaan secara emosional. Jika kamu melakukan sesuatu yang positif, maka kamu juga akan menarik hal yang positif untuk kamu terima. 

Baca juga: Natal Tiba, Hindari 4 Makanan Tidak Sehat Ini

Tips Memberi Kado Natal

Di hari Natal yang berbahagia dan penuh suka cita, tentu kamu ingin berbagi kebahagian pada orang-orang yang kamu sayangi dan penting dalam hidup kamu. Pemberian kado adalah salah satu cara. Agar penerima kado senang dan merasa berarti saat menerima kado dari kamu, cobalah untuk memberi kado sesuai tips berikut:

  • Jangan pernah memberikan hadiah dalam bentuk uang. Memberi uang pada dasarnya memberikan pesan bahwa, “Aku enggak mau repot memikirkan dan membelikan apa yang kamu inginkan, beli aja sendiri, ya!”. Tentu hadiah seperti ini kurang personal. 
  • Jangan lihat dari harganya. Kado tidak melulu harus yang mahal, atau terlalu murah (biar tidak dianggap pelit). Kamu bisa memberi kado dari karya kamu sendiri, misalnya lukisan, atau buku resep masakan.
  • Ingatlah kira-kira apa yang sedang dia inginkan. Mungkin dalam sebuah obrolan pernah terlintas sesuatu yang muncul benda yang sedang ia inginkan. Tentu hadiah dari kamu akan sangat berguna bagi penerima. 
  • Selain benda, berilah hadiah pengalaman. Misalnya berikan teman atau ibu kamu voucher massage di salon. Mungkin itu lebih berkesan daripada kamu membelikannya aksesoris.

Saat memberikan kado, usahakan untuk mengemasnya sebaik mungkin. Ada kesenangan besar yang bisa di dapat oleh penerima jika kado dikemas dengan menarik. Sesuaikan kemasan dengan hadiah yang kamu berikan, entah itu kotak kado ataupun amplop yang menarik. Mengemas kado memberikan pesan bahwa kamu menyediakan waktu khusus dan sangat memperhatikan hadiah serta menghargai tindakan memberi kado itu sendiri. 

Baca juga: 6 Perawatan Wajah Wajib Sebelum Rayakan Natal

Jika kamu ingin tahu lebih banyak dari manfaat memberi dan menerima kado (pada momen Natal khususnya) atau masih bingung memilih kado yang lebih personal pada seseorang, kamu bisa melakukan tanya jawab pada psikolog melalui aplikasi Halodoc. Tanya jawab psikolog kini lebih praktis melalui aplikasi Halodoc karena bisa via chat. Yuk, download aplikasinya sekarang!

Referensi:
Psychology Today. Diakses pada 2019. The Psychology of Gift Giving
Science Daily.Diakses pada 2019. The psychology of gift-giving and receiving