Ini Efek Samping Obat Lipitor yang Harus Diwaspadai

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Efek samping obat lipitor

Halodoc, Jakarta - Efek samping obat Lipitor bisa jadi berdampak negatif ketika dikonsumsi dalam dosis berlebih atau di luar batas anjuran dokter. Lipitor sendiri pada dasarnya adalah obat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Cara kerjanya adalah dengan memblokir enzim HMG-CoA (pemicu kolesterol) yang bertugas untuk meneruskan sinyal ke hati. Enzim tersebut sebenarnya terbentuk karena pola hidup yang tidak sehat serta konsumsi makanan secara sembarangan. Obat Lipitor tak jarang digunakan untuk mencegah terjadinya gangguan jantung akibat pola hidup tersebut.

Efek Samping Obat Lipitor

Meski boleh dikonsumsi, penggunaan obat Lipitor perlu disesuaikan dengan anjuran dokter. Sebab jika dikonsumsi sembarangan, obat ini dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh. Itu mengapa sebelum mengonsumsinya, kamu perlu tahu beberapa efek samping obat Lipitor. Berikut ini empat efek samping obat Lipitor yang harus diwaspadai:

1. Gangguan pada Fungsi Hati

Lipitor ternyata bisa memicu terjadinya gangguan pada fungsi hati. Untuk mengetahui gangguan akibat obat Lipitor ini, dibutuhkan uji laboratorium melalui tes fungsi hati. Ketika hasilnya memperlihatkan peningkatan di atas nilai yang wajar, dokter akan mengganti Lipitor dengan obat jenis statin yang lain. Jika mengalami gangguan pada fungsi hati, sebaiknya kamu tidak mengonsumsi obat  ini.

2. Rasa Kram dan Nyeri Otot

Munculnya rasa kram dan nyeri pada otot disebabkan oleh efek samping dari konsumsi obat Lipitor. Rasa kram dan nyeri ini bisa terjadi di salah satu bagian tubuh atau bahkan keduanya. Bagian tubuh yang paling sering terkena antara lain otot lengan, punggung, bahu, dan kaki.

3. Memicu Terjadinya Diabetes

Berdasarkan hasil studi penelitian dari British Medical Journal yang dirilis pada 2014 lalu, ditemukan bahwa obat Lipitor dapat memicu terjadinya diabetes. Hal ini diungkapkan setelah melalui proses pengamatan terhadap 137 ribu orang dengan kolesterol yang tinggi. Dari penelitian tersebut, diketahui bahwa gangguan kesehatan yang rentan terjadi akibat konsumsi obat Lipitor selama 4 bulan adalah diabetes. Pasalnya, obat Lipitor memiliki risiko terhadap meningkatkan kadar gula darah yang berhubungan erat dengan diabetes. Meskipun kecil, risiko ini harus tetap diwaspadai.

4. Mudah Lupa dan Sulit Fokus

Terakhir, semua orang tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat Lipitor karena dampak negatif yang  bisa terjadi. Salah satu diantaranya adalah mudah lupa dan sulit fokus. Pernyataan ini dilaporkan oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika setelah melakukan penelitian pada 2014 silam.

Sebenarnya, ada banyak obat jenis statin yang bisa dikonsumsi selain obat Lipitor. Beberapa di antaranya adalah atorvastatin, simvastatin, fluvastatin, lovastatin, serta pravastatin yang juga bekerja dengan cara meningkatkan efektivitas dalam menurunkan kadar kolesterol. Dampak yang ditimbulkan akibat konsumsi obat-obatan tersebut juga berbeda-beda bagi setiap orang. Oleh karena itu, kamu perlu memerhatikan kondisi kesehatan sebelum mengonsumsi obat-obatan jenis statin.

Jika kamu punya pertanyaan tentang konsumsi obat Lipitor, gunakan saja aplikasi Halodoc untuk bertanya dengan dokter melalui layanan Contact Doctor. Ada beragam pilihan komunikasi yang dapat dimanfaatkan antara lain Chat, dan Voice/Video Call untuk berbicara dengan dokter ahli yang ada di Halodoc. Tak perlu ragu lagi ayo download aplikasi   Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga.

Baca juga: