• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Gejala Fisik Penyakit Lupus yang Dapat Dikenali

Ini Gejala Fisik Penyakit Lupus yang Dapat Dikenali

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ini Gejala Fisik Penyakit Lupus yang Dapat Dikenali

“Penyakit autoimun atau yang juga dikenal dengan penyakit lupus adalah kondisi saat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan atau organnya sendiri. Peradangan akibat penyakit lupus bisa menyerang area sendi, kulit, ginjal, sel darah, jantung, paru-paru, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, tiap orang bisa mengalami gejala fisik yang berbeda-beda.”

Halodoc, Jakarta – Penyakit Lupus adalah salah satu penyakit autoimun, yakni kondisi saat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ sendiri. Akibatnya, hal ini menyebabkan peradangan di dalam tubuh dan kemudian dapat memengaruhi banyak sistem tubuh yang berbeda, termasuk persendian, kulit, ginjal, sel darah, otak, jantung, dan paru-paru.

Sayangnya penyakit lupus bisa sulit didiagnosis karena tanda dan gejalanya sering mirip dengan penyakit lain. Tanda paling khas dari lupus adalah ruam wajah yang menyerupai sayap kupu-kupu yang terbentang di kedua pipi. Gejala khas ini  terjadi pada banyak kasus meski tidak semuanya. 

Beberapa orang juga bisa terlahir dengan kecenderungan mengembangkan lupus, yang mungkin dipicu oleh infeksi, obat-obatan tertentu atau bahkan sinar matahari. Meskipun tidak ada obat untuk mengatasi lupus, perawatan tertentu dapat membantu mengendalikan gejala pada pasiennya.

Baca juga: Ketahui Cara Tepat Meringankan Gejala Lupus

Gejala Fisik Penyakit Lupus

Kenyataannya tiap orang bisa mengalami gejala yang berbeda-beda. Tanda dan gejala lupus juga dapat datang tiba-tiba atau berkembang perlahan, ringan hingga berat, dan mungkin sementara atau permanen. Kebanyakan orang dengan lupus memiliki penyakit ringan yang ditandai dengan episode atau yang disebut flare. Hal ini merupakan kondisi ketika tanda dan gejala memburuk untuk sementara waktu, kemudian membaik atau bahkan hilang sama sekali untuk sementara waktu.

Tanda dan gejala penyakit lupus yang dialami pasiennya bergantung pada sistem tubuh mana yang terdampak penyakit tersebut. Tanda dan gejala yang paling umum meliputi:

  • Kelelahan.
  • Demam.
  • Nyeri sendi, kaku dan bengkak.
  • Ruam berbentuk kupu-kupu di wajah yang menutupi pipi dan pangkal hidung atau ruam di tempat lain di tubuh.
  • Lesi kulit yang muncul atau memburuk akibat paparan sinar matahari.
  • Jari tangan dan kaki yang berubah menjadi putih atau biru saat terkena dingin atau saat sedang stres.
  • Sesak napas.
  • Nyeri dada.
  • Mata kering.
  • Sakit kepala, kebingungan, dan kehilangan ingatan.

Temui dokter segera jika kamu mengalami ruam yang tidak dapat dijelaskan, demam berkelanjutan, sakit terus-menerus atau kelelahan.

Baca juga: Benarkah Lupus adalah Penyakit Menular? 

Cara Mencegah Gejala Lupus

Untuk sebagian besar jenis lupus, perkembangan kondisi ini tidak dapat dicegah.  Namun, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi kemungkinan kambuhnya lupus, antara lain: 

Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan ruam terkait lupus. Pengidapnya harus selalu memakai tabir surya saat pergi ke luar ruangan, dan menghindari sinar matahari langsung saat sinar matahari paling tinggi, yang biasanya antara pukul 10 pagi dan 4 sore.

Mengelola Stres 

Jika kamu mengidap penyakit lupus, kamu perlu mengelola stres yang kamu alami dengan meditasi, yoga, atau pijat relaksasi. Cara ini dapat membantu menghilangkan stres.

Mencegah Infeksi

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi. Contohnya seperti  sering mencuci tangan, dan menghindari berada di sekitar mereka yang mengidap pilek serta penyakit lainnya yang dapat dengan mudah menular.

Banyak Istirahat

Istirahat sangat penting untuk membantu tubuh sembuh.

Baca juga: Ini Jenis-Jenis Lupus yang Perlu Diketahui

Selalu ingat untuk tetap berpegang pada rencana perawatan. Pastikan juga kamu meminum obat tidak hanya membantu mencegah flare, tetapi juga dapat membantu mencegah kerusakan pada organ internal. Selain itu, jika kamu merasakan bahwa obat yang diresepkan tidak lagi mengatasi gejala, segera temui dokter untuk meminta resep obat yang berbeda.

Jika sudah mendapatkan resep obat, kamu juga bisa tebus resep obat tersebut di Halodoc. Apalagi dengan layanan antar, kamu bisa dapatkan obat tanpa perlu repot keluar rumah. Praktis bukan? Yuk gunakan aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Lupus.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Lupus.
Lupus Foundation of America. Diakses pada 2021. Lupus Symptoms.