• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Hal yang Akan Dialami Pengidap Gangguan Disosiatif

Ini Hal yang Akan Dialami Pengidap Gangguan Disosiatif

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – Gangguan disosiatif ditandai dengan perubahan-perubahan yang dialami pengidapnya. Sebelumnya perlu diketahui, gangguan identitas disosiatif juga disebut dengan kepribadian ganda. Pengidap kondisi ini umumnya tumbuh dengan memiliki dua atau lebih kepribadian yang berbeda. Lantas, apa hal yang akan dialami pengidap gangguan disosiatif? 

Gangguan disosiatif merupakan jenis gangguan mental yang bisa memicu banyak dampak, salah satunya masalah atau gangguan pada ingatan. Kondisi tersebut bisa muncul sebagai salah satu komplikasi dari gangguan disosiatif yang tidak ditangani dengan tepat. Biar lebih jelas, simak penjelasan seputar gangguan disosiatif dan dampak yang bisa muncul dalam artikel berikut ini!

Baca juga: 5 Kasus Kepribadian Ganda Paling Terkenal di Dunia

Perubahan pada Pengidap Gangguan Disosiatif

Tak jarang kepribadian yang ditunjukkan oleh pengidap gangguan ini akan sangat berbeda antara satu dengan yang lainnya. Kondisi ketika seseorang membayangkan sebagai orang lain terkadang mungkin saja terjadi, dan disebut dengan istilah daydreaming. Namun, hal tersebut bisa dikategorikan sebagai gangguan disosiatif alias kepribadian ganda jika orang tersebut tidak lagi bisa mengontrol pikiran, memori, perasaan, perbuatan, hingga kesadaran atas identitasnya. 

Karena kepribadian yang muncul biasanya akan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya, pengidapnya mungkin mengalami gangguan ingatan. Sebab, orang dengan gangguan ini mungkin akan kehilangan memori atau ingatan pada satu masa tertentu, atau saat salah satu kepribadian mengambil alih kepribadian lain. 

Baca juga: Apakah Olahraga Dapat Meminimalisir Gangguan Kepribadian?

Salah satu gejala yang mungkin muncul sebagai tanda kepribadian ganda adalah halusinasi. Halusinasi dan kepribadian ganda sebaiknya tidak disepelekan begitu saja. Sekilas. tanda gangguan kepribadian ganda sering disamakan dengan skizofrenia, yaitu halusinasi. Namun, kedua kondisi ini adalah gangguan yang berbeda. Skizofrenia adalah gangguan mental akan tetapi pengidapnya tidak mengalami kepribadian ganda.

Kalau kamu mengalami gejalanya dan butuh saran ahli, coba pakai aplikasi Halodoc. Sampaikan keluhan atau gejala gangguan mental yang dialami pada psikolog atau psikiater melalui Video/Voice Call dan Chat. Download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Kepribadian ganda yang tidak ditangani juga bisa menyebabkan amnesia atau gangguan ingatan yang lebih buruk. Pengidap gangguan mental disosiatif seringkali tidak bisa mengingat peristiwa yang sebelumnya sudah dialami. Ingatan yang hilang biasanya berkaitan dengan masa kecil atau masa remaja, termasuk ingatan buruk atau yang membuat trauma.

Selain itu, pengidap gangguan ini juga bisa saja kehilangan ingatan terhadap peristiwa yang baru berlangsung, informasi mendasar, atau kemampuan yang sebelumnya dimiliki. Malahan, gangguan disosiatif juga menyebabkan pengidapnya lupa cara melakukan sesuatu yang sebelumnya dikuasai. Sebaliknya, dalam beberapa kasus kondisi ini malah bisa menyebabkan pengidapnya menguasai hal yang sebelumnya tidak bisa dilakukan. 

Gangguan ingatan pada pengidap gangguan disosiatif juga bisa menyebabkan pengidapnya tidak sadar atau tidak ingat sesuatu yang pernah diucapkan atau dilakukan. Orang dengan gangguan ini mungkin juga tidak ingat alasan ia mengunjungi suatu tempat atau bagaimana caranya sampai ke sana. Maka dari itu, sangat penting bagi anggota keluarga untuk membantu dan menemani pengidap gangguan identitas disosiatif. 

Baca juga: 5 Tanda-Tanda Gangguan Jiwa yang Sering Tak Disadari

Sebaiknya, segera lakukan pemeriksaan jika mengalami gejala penyakit ini. Jika ditangani dengan cepat dan tepat, gejala gangguan ini bisa lebih mudah dikontrol. Selain itu, risiko munculnya komplikasi akibat gangguan disosiatif juga bisa dicegah. 

Referensi 
American Psychiatric Association. Diakses pada 2020. Dissociative Identity Disorder.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Dissociative Disorders.
Psychology Today. Diakses pada 2020. Dissociative Identity Disorder (Multiple Personality Disorder).
Merck Manual. Diakses pada 2020. Dissociative Amnesia.