• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Kondisi yang Bisa Sebabkan Hemoglobin Rendah

Ini Kondisi yang Bisa Sebabkan Hemoglobin Rendah

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Ini Kondisi yang Bisa Sebabkan Hemoglobin Rendah

Halodoc, Jakarta – Hemoglobin adalah zat yang memberi warna pada sel darah merah. Hemoglobin juga berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Hemoglobin rendah dapat menyebabkan anemia yang memicu gejala seperti kelelahan dan kesulitan bernapas.

Jika kadar hemoglobin rendah, kamu akan mengalami kondisi pusing, sakit kepala, merasa kedinginan, kelemahan pada tubuh, serta kulit yang pucat. Lantas, kondisi apa yang bisa menyebabkan hemoglobin rendah? Selengkapnya ada di sini.

Pemicu Hemoglobin Rendah

Jumlah hemoglobin yang sedikit rendah tidak selalu merupakan tanda penyakit. Kondisi ini bisa jadi normal bagi beberapa orang. Wanita dengan periode menstruasi dan wanita hamil umumnya memiliki jumlah hemoglobin yang rendah.

Baca juga: Ini Penyebab dan Cara Mencegah HB yang Rendah

Kadar hemoglobin normal untuk perempuan dewasa 12-15 g/dL sedangkan pada laki-laki dewasa 13-17 g/dL. Jumlah hemoglobin yang rendah dapat dikaitkan dengan penyakit atau kondisi yang menyebabkan seseorang memiliki terlalu sedikit sel darah merah. Ini dapat terjadi jika:

1. Tubuh menghasilkan lebih sedikit sel darah merah dari biasanya.

2. Tubuh menghancurkan sel darah merah lebih cepat daripada yang dapat diproduksi.

3. Kehilangan darah.

4. Penyakit dan kondisi yang menyebabkan tubuh memproduksi lebih sedikit sel darah merah dari biasanya.

Ada begitu banyak kondisi penyakit yang dapat menyebabkan hemoglobin rendah, beberapa di antaranya adalah:

- Anemia aplastik.

- Kanker.

- Obat-obatan tertentu, seperti obat antiretroviral untuk infeksi HIV dan obat kemoterapi untuk kanker dan kondisi lainnya.

- Penyakit ginjal kronis.

- Sirosis.

- Limfoma Hodgkin (penyakit Hodgkin).

- Hipotiroidisme (tiroid kurang aktif).

- Penyakit radang usus (IBD).

- Anemia defisiensi zat besi.

- Keracunan timbal.

- Leukemia.

- Mieloma multipel.

- Sindrom myelodysplastic.

- Limfoma non-Hodgkin.

- Artritis reumatoid.

- Anemia defisiensi vitamin.

Penyakit dan kondisi yang menyebabkan tubuh menghancurkan sel darah merah lebih cepat daripada yang bisa dibuat meliputi:

- Limpa membesar (splenomegali).

- Hemolisis.

- Porphyria.

- Anemia sel sabit.

- Thalasemia.

Jumlah hemoglobin yang rendah juga bisa disebabkan oleh kehilangan darah, yang dapat terjadi karena:

- Pendarahan di saluran pencernaan seperti dari maag, kanker atau wasir.

- Terlalu sering donor darah.

- Menoragia (perdarahan menstruasi yang berat - meskipun perdarahan menstruasi normal pun dapat menyebabkan jumlah hemoglobin yang sedikit rendah).

Informasi selengkapnya mengenai kondisi yang bisa sebabkan hemoglobin rendah bisa ditanyakan langsung ke Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: Ketahui 5 Kelainan Darah yang Dapat Menyerang Lansia

Penanganan Hemoglobin Rendah

Bagaimana penanganan hemoglobin rendah? Tentunya perawatan kondisi tergantung dengan jenis penyakit yang dialami. Selain itu konsumsi zat besi juga direkomendasikan untuk meningkatkan hemoglobin. Zat besi bisa didapatkan dari sumber hewani maupun nabati. Berikut adalah jenis makanan dengan nilai zat besi yang baik:

- Tiram.

- Kacang merah.

- Hati sapi.

- Tahu.

- Daging sapi (daging panggang, daging giling tanpa lemak).

- Kaki kalkun.

- Roti gandum.

- Tuna.

- Telur.

- Udang.

- Selai kacang.

- Kaki domba.

- Beras merah.

- Kulit kismis .

Baca juga: Peran Tes Hematologi Lengkap dalam Mendiagnosis Penyakit

Intinya adalah meningkatkan asupan makanan kaya zat besi (telur, bayam, artichoke, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, dan makanan laut) dan makanan kaya kofaktor (seperti vitamin B6, asam folat, vitamin B12, dan vitamin C) untuk menjaga kadar hemoglobin normal . 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Low Hemoglobin Count
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Low Hemoglobin: Care and Treatment
WebMD. Diakses pada 2020. Anemia