• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Penanganan Efektif Batuk karena Asam Lambung
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Penanganan Efektif Batuk karena Asam Lambung

Ini Penanganan Efektif Batuk karena Asam Lambung

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 08 November 2022

“Batuk dan asam lambung sering kali memiliki keterkaitan. Untuk menangani batuk karena asam lambung, kamu bisa melakukan perubahan gaya hidup dan pola makan, serta pengobatan.”

Ini Penanganan Efektif Batuk karena Asam LambungIni Penanganan Efektif Batuk karena Asam Lambung

Halodoc, Jakarta – Batuk kronis biasanya didefinisikan sebagai batuk yang berlangsung selama delapan minggu atau lebih. Meskipun batuk bukanlah gejala khas asam lambung, tapi studi di National Institute of Health mencatat bahwa asam lambung berkaitan dengan setidaknya 25 persen kasus batuk. Sedangkan penelitian lain menunjukkan bahwa asam lambung adalah faktor dari 40 persen orang yang mengidap batuk.

Meskipun ada hubungan antara batuk dan penyakit asam lambung, itu tidak berarti bahwa asam lambung selalu menjadi penyebab batuk. Meski begitu, dalam beberapa kasus batuk dapat disebabkan atau diperburuk oleh asam lambung. Lantas, bagaimana penanganan batuk karena asam lambung?

Cara Mengatasi Batuk Karena Asam Lambung

Pengobatan batuk karena asam lambung bertujuan untuk mengurangi refluks yang menyebabkan atau memperburuk batuk. Perubahan gaya hidup dan pola makan cukup efektif untuk mengatasinya, terutama bagi mereka yang memiliki gejala ringan hingga sedang. Dalam kasus refluks parah, prosedur pembedahan dapat dipertimbangkan.

  1. Perubahan gaya hidup

Orang yang mengalami batuk karena asam lambung dapat melakukan perubahan gaya hidup berikut untuk mengatasi gejalanya:

  • Mempertahankan indeks massa tubuh (BMI) yang sehat. Cara ini dapat mengurangi tekanan pada perut,  sekaligus mengurangi jumlah asam lambung yang naik.
  • Mengenakan pakaian longgar. Ini salah satu cara mengurangi tekanan pada pertu.
  • Berhenti merokok. Perokok berisiko lebih tinggi terkena asam lambung. 
  • Makan secara perlahan dan hindari makan berlebihan. Makan terlalu banyak dapat menghambat penutupan sfingter esofagus bagian bawah, sehingga memungkinkan asam lambung naik ke saluran makanan.
  • Tidak berbaring setelah atau selama makan. Kamu harus menunggu sekitar tiga jam sebelum berbaring setelah makan.
  • Mengangkat kepala saat di tempat tidur. Orang yang mengalami asam lambung pada malam hari dapat mencoba mengangkat kepala saat tidur dengan tambahan bantal. 
  1. Perubahan pola makan

Beberapa makanan dan minuman dapat memicu asam lambung, di antaranya:

  • Alkohol.
  • Kafein.
  • Cokelat.
  • Jeruk.
  • Gorengan.
  • Bawang putih.
  • Makanan banyak lemak.
  • Daun mint.
  • Makanan pedas.
  • Tomat.

Pemicu makanan bervariasi pada setiap orang. Sebaiknya kenali makanan apa saja yang memicu penyakit asam lambungmu, dan hindari makanan tersebut. 

  1. Pengobatan

Beberapa obat resep dan non-resep untuk asam lambung yaitu:

  • Antasida. Ada beberapa antasida yang dijual tanpa resep. Misalnya soda kue, merupakan antasida yang umum ditemukan.
  • Penghambat reseptor H-2. Obat ini menurunkan produksi asam lambung hingga 12 jam.
  1. Operasi

Kebanyakan penyakit asam lambung dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup atau pengobatan, atau kombinasi keduanya. Namun, dalam kasus yang lebih serius, intervensi bedah dianggap perlu. Operasi yang tersedia untuk mengencangkan sfingter esofagus, atau memasukkan perangkat magnetik untuk membantu fungsi sfingter esofagus.

Penyakit asam lambung adalah salah satu penyebab paling umum dari batuk. Mayoritas orang batuk karena asam lambung tidak memiliki gejala khusus, tapi ada beberapa gejala yang bisa dikenali, yaitu: 

  • Batuk kebanyakan muncul di malam hari atau setelah makan.
  • Batuk saat berbaring.
  • Batuk terus-menerus yang terjadi bahkan ketika penyebab umum lainnya tidak ada. Seperti merokok atau minum obat, di mana batuk merupakan efek sampingnya.

Itulah yang perlu diketahui tentang penanganan batuk karena asam lambung. Jika kamu telah mencoba penanganan di atas tapi tidak kunjung ada perbaikan, sebaiknya periksakan ke dokter. Kamu bisa membuat janji medis di rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2022. What’s the connection between acid reflux and coughing?
Healthline. Diakses pada 2022. Acid Reflux and Coughing