• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Pengaruh Kolesterol pada Kesehatan Jantung

Ini Pengaruh Kolesterol pada Kesehatan Jantung

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Jantung adalah salah satu organ yang fungsi sangat vital bagi tubuh. Ia memompa darah ke seluruh tubuh yang berisi nutrisi dan oksigen untuk sel-sel tubuh. Oleh karena itu, saat jantung mengalami gangguan, maka seluruh tubuh juga bisa terpengaruh.

Dalam rangka memperingati World Heart Day atau Hari Jantung Sedunia yang jatuh pada 29 September setiap tahun, kamu sebaiknya menjadikannya sebagai momentum untuk lebih peduli lagi pada kesehatan jantung. Salah satu caranya adalah dengan memperhatikan asupan makanan yang masuk ke tubuh, terutama untuk menghindari makanan yang tinggi kolesterol.

Baca juga: Tanpa Obat, 8 Makanan Ini Bisa Turunkan Kolesterol 

Lantas, mengapa makanan tinggi kolesterol berbahaya untuk jantung? Apakah selamanya kolesterol itu buruk untuk jantung? Yuk, cari tahu jawabannya melalui ulasan berikut ini:

Kolesterol dan Penyakit Jantung

Kolesterol adalah senyawa yang memiliki banyak fungsi. Seperti membantu tubuh membangun sel-sel baru, melindungi saraf, dan memproduksi hormon. Biasanya, hati membuat semua kolesterol yang dibutuhkan tubuh. Namun, kolesterol juga bisa masuk ke tubuh melalui makanan, terutama makanan hewani seperti susu, telur, dan daging. Selain itu, terlalu banyak kolesterol dalam tubuh merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung.

Saat ada terlalu banyak kolesterol dalam darah, maka ia akan menumpuk di dinding arteri. Hal ini kemudian menyebabkan proses yang disebut aterosklerosis, suatu bentuk penyakit jantung. Arteri menjadi menyempit dan aliran darah ke otot jantung melambat atau tersumbat. Darah yang membawa oksigen ke jantung, dan jika tidak ada cukup darah dan oksigen mencapai jantung, maka kamu akan merasakan efeknya langsung yakni nyeri dada. Kemudian, saat suplai darah ke sebagian jantung terputus sama sekali oleh penyumbatan, maka kamu akan mengalami serangan jantung.

Ada dua bentuk kolesterol yang dikenal oleh banyak orang: Low-density lipoprotein (LDL atau kolesterol jahat) dan high-density lipoprotein (HDL atau kolesterol baik.) LDL adalah sumber utama dari plak penyumbatan arteri dan HDL sebenarnya berfungsi untuk membersihkan kolesterol dari darah. Ada juga trigliserida yang merupakan lemak lain dalam aliran darah. Penelitian sekarang menunjukkan bahwa kadar trigliserida yang tinggi juga dapat dikaitkan dengan penyakit jantung.

Baca juga: Ini Kadar Kolesterol yang Sehat Secara Medis

Cegah Penyakit Jantung dengan Cara Ini 

Berikut adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menurunkan risiko terkena penyakit jantung

  • Perhatikan Berat Badan. Kelebihan berat badan cenderung membuat LDL meningkat dan Itu juga akan menambah ketegangan pada jantung.
  • Tetap Aktif. Olahraga dapat membantu mengontrol berat badan dan meningkatkan jumlah kolesterol darah.
  • Makan dengan Benar. Pilih asupan tinggi sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Kacang, biji-bijian, dan polong-polongan juga merupakan makanan yang menyehatkan jantung. Pilih daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, dan ikan berlemak daripada daging merah atau olahan. Produk susu harus rendah lemak. Hindari lemak trans sama sekali. Pilih minyak zaitun, kanola, atau safflower daripada margarin.
  • Jangan Merokok. Jika saat ini kamu merokok, bicarakan dengan dokter tentang program berhenti merokok.
  • Lakukan Pemeriksaan Rutin. Hal ini penting terutama jika kamu memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga. Semakin cepat kamu mengetahui bahwa kamu mungkin berisiko, semakin cepat tindakan bisa diambil untuk membantu mencegah penyakit jantung.

Baca juga: 5 Gaya Hidup Sehat untuk Jantung Sehat 

Hari Jantung Sedunia adalah saat yang tepat bagi kamu dan keluarga untuk memeriksakan kondisi kesehatan jantung melalui aplikasi Halodoc. Pada tanggal 29 September 2020 pun, kamu bisa hubungi dokter spesialis jantung atau dokter spesialis penyakit dalam secara GRATIS melalui Halodoc. Jika dokter meresepkan kamu obat, maka kamu juga bisa mendapatkan potongan harga obat 5% dengan maksimal Rp 100.000,-. Tunggu apa lagi? Yuk pastikan kamu menggunakan aplikasi Halodoc pada 29 September 2020 untuk cek kondisi kesehatan jantung secara GRATIS!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Does High Cholesterol Cause Heart Disease?
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. High Cholesterol. 
Web MD. Diakses pada 2020. Does High Cholesterol Cause Heart Disease?