• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Perbedaan Antara Kucing Himalaya dan Ragdoll

Ini Perbedaan Antara Kucing Himalaya dan Ragdoll

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ini Perbedaan Antara Kucing Himalaya dan Ragdoll

Kucing Himalaya dan kucing Ragdoll memiliki kesamaan dan karakter yang hampir serupa. Mengenal perbedaan antara kucing Himalaya dan Ragdoll dapat dilihat dari warna mata kucing Himalaya berwarna biru terang dengan bentuk bulat besar dengan wajah datar. Kucing Ragdoll mempunyai tampilan wajah berbeda, yaitu berbentuk segitiga dengan mata oval berwarna biru samar dan ukuran telinga yang sedang.”

Halodoc, Jakarta –  Kucing Himalaya dan kucing Ragdoll memiliki beberapa kesamaan signifikan sehingga sulit dibedakan. Kedua kucing ini memiliki bulu yang sama indahnya dan karakter yang tidak jauh berbeda. 

Salah satu perbedaan mendasar antara kucing Himalaya dan Ragdoll adalah kucing Himalaya memiliki lapisan bulu yang lebih tebal bila dibanding dengan Ragdoll. Ragdoll juga relatif lebih besar dari Himalaya, tetapi Himalaya cenderung lebih ceria dan energik.

Yuk, baca selengkapnya perbedaan antara kucing Himalaya dan Ragdoll berikut ini. 

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Kucing Himalaya yang Sulit Makan

1. Warna dan Corak

Pada umumnya semua anak kucing Himalaya terlahir dengan warna putih dan warna aslinya baru akan muncul beberapa minggu setelah lahir. Warna bulu kucing sepenuhnya bergantung pada gen yang dipengaruhi oleh enzim. Enzim terbentuk karena pengaruh suhu, oleh karena itu warna bulu Himalaya bergantung pada suhu tubuhnya dalam kaitannya dengan lingkungan. Sebagian besar kucing Ragdoll berwarna putih atau krem, dengan corak dan warna yang berbeda. 

2. Bulu

Ragdoll memiliki bulu halus seperti sutra. Walaupun bulunya tebal, bulu bagian bawah dari kucing Ragdoll tidak setebal kucing Himalaya. Ini membuat kucing Ragdoll tidak membutuhkan perawatan yang terlalu spesifik dalam hal bulu bila dibandingkan dengan kucing Himalaya.

Baca juga: 5 Manfaat Kucing Suka Melakukan Peregangan

Kucing Himalaya berbulu panjang mirip dengan ras Persia. Kucing ini memiliki bulu super tebal dan halus yang membutuhkan perawatan setiap hari. Meskipun Himalaya tidak terlalu besar namun karena bulu tebalnya membuat kucing jenis ini terlihat besar. Kebersihan yang tepat harus dilakukan untuk menjaga bulu dalam kondisi yang baik.

3. Tampilan Wajah

Hal yang menjadi pembeda lain antara kucing Himalaya dan Ragdoll adalah warna mata kucing Himalaya berwarna biru terang dengan bentuk bulat besar dengan wajah datar. Kucing Ragdoll memiliki tampilan wajah berbeda, wajahnya segitiga dengan mata oval berwarna biru samar dan ukuran telinga yang sedang.

Baca juga: Ketahui Seluk-Beluk Merawat Anak Kucing

4. Karakter

Ragdoll dikenal lebih seperti anjing karena jenis kucing ini memiliki sifat seperti anjing yang setia kepada pemiliknya. Sepintas kucing Himalaya terlihat malas dan lamban karena penampilannya, namun sebenarnya Himalaya lincah dan interaktif. 

5. Perawatan

Untuk perawatan pada kucing Ragdoll, diperlukan mandi setiap 4-6 minggu sekali untuk menjaga bulu. Sikat bulu setidaknya 2-3 kali seminggu karena kucing jenis ini tidak memiliki bulu pada lapisan bawahnya.

Kucing Himalaya membutuhkan perawatan dengan mandi 2-3 bulan sekali untuk menghilangkan minyak dan kotoran. Sikat bulu setiap hari untuk mencegah bulu-bulunya kusut dan menggumpal. Kucing Himalaya memiliki bulu panjang dan tebal terutama pada area perutnya dan bila tidak disikat dapat menyebabkan kekusutan.

Bulu Kucing Himalaya juga kerap rontok sehingga kamu juga perlu menjaga kebersihan area di mana kucing beraktivitas karena kerap kali bulunya ada di mana-mana. Wajah kucing Himalaya juga perlu dilap karena beberapa Himalaya berwajah datar dan mata yang cenderung. Jika tidak diusap, sudut matanya bisa dengan mudah kotor.

6. Pusat Perhatian

Berbeda dengan Kucing Himalaya, Ragdoll adalah jenis kucing yang menuntut perhatian. Kucing ini akan terus mengeong bila tidak mendapatkan perhatian yang dicarinya. Ini bisa mengganggu tetapi tidak agresif.

Kamu tinggal memberinya perhatian seperti mengelus, menggendong, atau mengajaknya bermain sebentar. Namun, jika Ragdoll peliharaan terus-menerus mengeong, itu mungkin merupakan tanda disfungsi kognitif, terutama jika usianya sudah tua.

Itulah sekilas informasi mengenai perbedaan kucing Himalaya dan Ragdoll. Kalau butuh informasi lebih jelasnya lagi, tanyakan langsung lewat aplikasi Halodoc ya!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
Catstourguide.com. Diakses pada 2021. Ragdolls  Vs Himalayan Cats Breed Comparison and Differences
Hillspet.com. Diakses pada 2021. Ragdoll Cat Information and Personality Traits