Ini Proses Penularan Kutu Kelamin yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Kutu Kelamin, scabies

Halodoc, Jakarta - Kutu kelamin akan bersarang pada rambut yang bertekstur kasar dan tebal. Kutu ini tidak hanya tinggal pada rambut kemaluan, kutu ini bisa saja tinggal di bulu ketiak, bulu kaki, janggut, kumis, bulu mata, alis, serta bulu dada dan punggung. Jika area organ intim kamu merasakan gatal yang luar biasa, bisa jadi kamu tengah mengidap kutu kelamin. Kamu perlu tahu, begini proses penularan kutu kelamin!

Baca juga: Pengobatan yang Bisa Dilakukan untuk Atasi Kutu Kelamin

Ini Proses Penularan Kutu Kelamin yang Perlu Kamu Ketahui

Kutu kelamin merupakan serangga kecil yang bisa merayap dari rambut kelamin seseorang ke rambut kelamin lainnya. Kutu ini akan menyebar ketika kamu melakukan hubungan intim dengan pasanganmu. Selain melalui hubungan intim. Kutu ini juga bisa menyebar dengan menggunakan peralatan bersamaan dengan orang lain, seperti selimut, handuk, seprai atau pakaian. Kutu dewasa akan  meninggalkan telur pada batang rambut di dekat kulit. 7-10 hari kemudian, kutu ini akan menetas dan dan mulai mengisap darah. Kutu ini juga dapat hidup tanpa asupan makanan selama 1-2 hari.

Ini Gejala yang Muncul pada Pengidap Kutu Kelamin

Gatal-gatal pada area sekitar kelamin merupakan gejala umum ketika seseorang tengah mengidap kutu kelamin. Gejala ini biasanya akan muncul setelah 2 minggu kutu menjangkiti area tubuh. Gejala lainnya meliputi:

  • Adanya ruam pada kulit. Ketika ruam itu digaruk, akan timbul peradangan dan iritasi akibat garukan.

  • Adanya telur kutu atau kutu pada rambut-rambut di daerah yang terjangkiti kutu tersebut.

  • Adanya bintik kecil berwarna merah kebiruan pada kulit bekas gigitan kutu.

  • Adanya demam dan rasa gatal pada kulit akibat reaksi gigitan. Rasa gatal ini kemudian akan bertambah parah saat malam hari, karena saat malam hari kutu kelamin aktif mengisap darah manusia.

Gejala yang muncul pada pengidap kutu kelamin bisa saja tidak disadari oleh sebagian pengidapnya. Nah, hal inilah yang menyebabkan kutu menyebar pada orang lain tanpa disadari.

Baca juga: Kutu Kelamin Dapat Muncul di Ketiak, Apa Penyebabnya?

Begini Langkah Penanganan pada Pengidap Kutu Kelamin

Rasa gatal yang dirasakan para pengidap kutu kelamin akan terasa sangat gatal dan sangat tidak nyaman. Meski terlihat begitu parah, kutu kelamin tidak menyebabkan masalah kesehatan serius. Kutu betina bisa bertahan dalam 25-20 hari pada rambut kelamin seseorang, dan bertelur sebanyak 20-30 telur dari masing masing indukan. Nah, ini lah yang menyebabkan rasa gatal yang bikin kamu jadi enggak nyaman!

Kamu dapat menggunakan sampo anti-parasit atau krim anti-parasit guna meringankan gejala yang dialami. Sampo dan krim anti-parasit ini bisa kamu gunakan pada area sekitar yang terinfeksi, dengan efek samping kulit memerah, gatal, dan sensasi rasa panas pada kulit. Rasa gatal ini biasanya juga akan muncul setelah 9-10 hari pengobatan. Nah, jika ini terjadi, kamu bisa mengulangi pengobatan dengan memakai sampo atau krim anti-parasit.

Baca juga: Kebiasaan Sehari-hari yang Dapat Menimbulkan Kutu Kelamin

Kamu bisa menghindari penularan kutu kelamin dengan melakukan hubungan intim dengan cara yang aman. Nah, jika kamu menemukan kendala dalam menjalani melakukan pencegahan, Halodoc bisa jadi solusinya! Kamu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!