• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Risiko Berbahaya dari Kanker Usus yang Dialami Chadwick Boseman

Ini Risiko Berbahaya dari Kanker Usus yang Dialami Chadwick Boseman

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Berita duka terus timbul pada tahun ini dengan kabar meninggalnya aktor kawakan Chadwick Boseman. Pemeran dari karakter Black Panther ini telah berjuang melawan kanker usus beberapa tahun belakangan. Penyakit ini telah menyerangnya sejak tahun 2016 bahkan kanker usus besar tersebut sudah mencapai stadium III yang berkembang menjadi stadium IV.

Memang, kanker dapat menimbulkan banyak dampak buruk yang berbahaya. Selain itu, penyakit ini juga lebih berisiko terjadi pada orang tua, meskipun tidak menutup kemungkinan semua rentang usia juga mengalaminya. Kamu juga harus tahu beberapa risiko berbahaya yang dapat terjadi saat kanker usus besar menyerang. Berikut pembahasan lebih lengkap terkait beberapa risiko yang dapat terjadi tersebut!

Baca juga: Kenali 12 Penyebab Kanker Usus Besar


Bahaya yang Disebabkan oleh Kanker Usus

Kanker usus adalah salah satu jenis gangguan yang awalnya terjadi pada usus besar, yang merupakan bagian akhir dari saluran pencernaan. Penyakit ini biasanya diawali sebagai gumpalan sel kecil non-kanker (tumor) yang disebut juga dengan polip dan terbentuk di usus besar. Jika tidak mendapatkan penanganan, seseorang yang memiliki polip pada saluran pencernaannya dapat berkembang menjadi kanker usus.

Memang, saat hanya polip yang terjadi, kemungkinan gejala yang timbul sangat minim. Maka dari itu, pemeriksaan fisik secara rutin sangat direkomendasikan agar dapat mencegah terjadinya kanker usus besar dengan mengidentifikasi polip lebih awal dan menghilangkannya sebelum berkembang menjadi kanker. Saat terjadi, kanker usus dapat menyebabkan banyak dampak berbahaya pada pengidapnya. Berikut ini beberapa risiko bahaya yang terbagi dalam stadiumnya:

  • Stadium 0: Pada momen ini, kanker usus tersebut berada dalam tahap paling awal. Stadium ini dikenal juga sebagai karsinoma in situ atau karsinoma intramukosa. Gangguan kanker tersebut belum tumbuh di luar lapisan dalam dari usus besar atau rektum. Penanganan pada momen ini sangat tepat untuk dilakukan.
  • Stadium 1: Pada stadium ini, kanker pada usus tersebut telah tumbuh melalui mukosa muskularis ke dalam submukosa. Selain itu, penyebarannya juga dapat mencapai muskularis propria. Meski begitu, penyebaran dari sel kanker ini belum mencapai kelenjar getah bening terdekat, hingga area yang lebih jauh lagi.

Baca juga: Siapa Saja Orang yang Berisiko Terserang Kanker Usus Besar?

  • Stadium 2: Kanker ini telah menyebar melalui dinding usus besar atau rektum dan jaringan terdekatnya mungkin saja sudah terpengaruh. Pada stadium ini mungkin saja belum mengalami penyebaran ke kelenjar getah bening terdekat. Pemeriksaan lebih lanjut mungkin dilakukan untuk memastikan seberapa parah gangguan tersebut.
  • Stadium 3: Kanker usus ini telah tumbuh menjadi lapisan terluar dari usus besar atau rektum hingga melalui peritoneum viseral, meski belum mencapai organ di sekitarnya. Gangguan ini telah menyebar ke beberapa kelenjar getah bening di dekatnya. Walau begitu, penyebarannya belum sampai ke bagian yang lebih jauh.
  • Stadium 4: Seseorang yang sudah mencapai stadium ini, penyebarannya telah mencapai salah satu organ jauh, seperti hati atau paru-paru hingga kelenjar getah bening yang jauh. Meski begitu, penyakit ini belum mencapai bagian lapisan rongga perut. Beberapa dampak berbahaya dapat terjadi saat seseorang telah mengalami hal ini, bahkan kematian.

Itulah beberapa risiko berbahaya yang dapat terjadi pada seseorang menurut klasifikasi stadiumnya. Jika kamu merasakan beberapa gejala dari penyakit ini, ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan agar diagnosis dini dapat dilakukan. Dengan begitu, penentuan cara untuk pengobatan yang efektif dapat dilakukan agar kesembuhan dapat tercapai.

Baca juga: Perlu Tahu, Endoskopi Bisa Deteksi Dini Kanker Usus Besar

Lalu, jika kamu memiliki pertanyaan tambahan terkait risiko bahaya yang dapat terjadi disebabkan kanker usus, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc di smartphone yang kamu gunakan sehari-hari untuk mendapatkan kemudahan akses kesehatan!


Referensi:
Cancer. Diakses pada 2020. Colorectal Cancer Stages.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Colon cancer.