Ini Stadium Penyakit Alzheimer dari Ringan Sampai Berat

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ini Stadium Penyakit Alzheimer dari Ringan Sampai Berat

Halodoc, Jakarta –  Alzheimer adalah kondisi penurunan fungsi otak yang membuat pengidapnya mengalami penurunan daya ingat, berpikir, dan berinteraksi. Ada beberapa kondisi yang menyebabkan alzheimer seperti cedera otak dan dampak penyakit kronis lainnya. Gejala penyakit alzheimer bersifat degeneratif alias muncul secara bertahap. Berikut stadium penyakit alzheimer dari ringan hingga berat yang perlu diketahui.

Baca Juga: Mengenal 4 Jenis Obat untuk Meringankan Gejala Alzheimer

1. Gejala Tidak Tampak

Gejala alzheimer jarang terdeteksi pada tahap awal. Meski begitu, penyakit alzheimer sebenarnya sudah terjadi sebelum gejala muncul. Tahap ini disebut praklinis dan hanya bisa diidentifikasi melalui uji klinis yaitu Mini Mental State Examination (MMSE). Tahap alzheimer ini berlangsung selama bertahun-tahun.

2. Penurunan Fungsi Otak

Pada tahap kedua, gejala dimulai dari munculnya gangguan memori yang sangat ringan seperti lupa menaruh barang atau hal-hal sepele lainnya. Gangguan memori ini sangat sulit dibedakan dengan gangguan memori biasa yang dialami oleh orang normal. Hal ini membuat alzheimer masih sulit dideteksi pada tahap kedua ini.

3. Penurunan Fungsi Otak Ringan

Masalah kognitif dialami pengidap alzheimer pada tahap ini. Pengidap alzheimer akan sulit menemukan kata yang pas saat melakukan percakapan. Mereka juga akan sulit mengingat nama orang baru. Selain itu, pengidap tidak dapat mengorganisir atau merencanakan sesuatu dengan baik.

4. Penurunan Fungsi Otak Sedang

Pada stadium empat, gejala terlihat semakin jelas. Pengidapnya mulai kesulitan menghitung hingga membuatnya kesulitan mengelola keuangan. Pengidap juga memiliki ingatan jangka pendek yang buruk seperti tidak ingat apa yang telah dikonsumsi.

Baca Juga: 8 Mitos Penyakit Alzheimer yang Salah

5. Penurunan Fungsi Otak Cukup Parah

Selama tahap kelima, pengidap alzheimer mulai membutuhkan bantuan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Mereka akan kesulitan saat mengenakan pakaian, tidak mampu mengingat hal sederhana, dan selalu kebingungan. Namun, pengidap masih bisa mandi atau ke toilet secara mandiri. Mereka juga masih tahu anggota keluarganya.

6. Penurunan Fungsi Otak Berat

Pengidap alzheimer tahap keenam membutuhkan pengawasan konstan dan seringkali membutuhkan perawatan profesional. Gejalanya meliputi:

  • Kebingungan atau ketidaksadaran lingkungan.

  • Tidak mampu mengenali wajah kecuali teman dan kerabat terdekat.

  • Melupakan sebagian besar detail sejarah hidupnya.

  • Komplikasi kandung kemih dan usus.

  • Perubahan kepribadian.

  • Tidak dapat melakukan rutinitas harian seperti mandi dan pergi ke toilet.

7. Penurunan Fungsi Otak Sangat Parah

Merupakan tahap terakhir dari alzheimer. Pada tahap ini, pengidapnya telah kehilangan kemampuan untuk berkomunikasi atau menanggapi lingkungan sekitar. Meski masih dapat mengucapkan beberapa kata, tetapi kebanyakan pengidap tidak memiliki wawasan tentang kondisinya. Pengidap alzheimer pada tahap ini sangat perlu bantuan dalam kegiatan sehari-hari. Bahkan, pengidap mungkin kehilangan kemampuan untuk menelan.

Baca Juga: Inilah Cara-cara Berinteraksi dan Merawat Pengidap Alzheimer

Itulah ulasan tentang tahapan penyakit alzheimer. Ingin tahu lebih dalam penyakit ini? Tanya saja ke  dokter Halodoc. Kamu bisa menggunakan fitur Talk to A Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!