• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pentingnya Mengetahui Kadar Asam Urat

Pentingnya Mengetahui Kadar Asam Urat

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh The National Institute of Arthritis, asam urat paling sering terjadi pada pria di rentang usia 40-50 tahun. Kadar asam urat meningkat biasa ditandai dengan penumpukan kristal di sendri yang menyebabkan sakit dan peradangan.

Bagaimana caranya untuk tahu kalau kadar asam urat seseorang adalah normal. Tidak lain adalah dengan melakukan tes, baik pemeriksaan darah maupun urine. Dua tes ini dilakukan karena memang tempat asam urat biasanya muncul adalah di darah dan di urine. Informasi selengkapnya mengenai pentingnya pemeriksaan kadar asam urat bisa di baca di bawah ini!

Bagaimana Melakukan Tes Asam Urat?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya untuk mengetahui kadar asam urat adalah dengan melakukan pemeriksaan spesifik. Tes asam urat pada darah juga disebut dengan tes asam urat serum. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menentukan seberapa banyak kadar asam urat pada darah.

Ketika kadar asam urat sudah diketahui, ini akan membantu mengetahui seberapa baik tubuh memproduksi hingga membuang asam urat pada tubuh. Sebagian besar asam urat dilarutkan dalam darah, disaring oleh ginjal, dan keluar melalui urine. Namun, terkadang tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat yang bergantung pada makanan yang dikonsumsi.

Baca juga: 4 Cara Mencegah Asam Urat di Usia Muda

Kadar asam urat normal pada seseorang dapat berbeda-beda tergantung dari jenis kelaminnya. Asam urat normal pada perempuan, yaitu 2,5-7,5 mg/dL. dan kadar asam urat normal pada laki-laki adalah 4,0-8,5 mg/dL.

Untuk seseorang yang sering merasakan nyeri sendi, idealnya harus memiliki kadar asam urat kurang dari 6,0 mg/dL. Tingginya kadar asam urat pada darah bisa menjadi tanda kalau ginjal tidak bekerja maksimal untuk menyaring asam urat yang ada di tubuh.

Kadar asam urat yang tinggi dapat menunjukkan kondisi lainnya, yaitu diabetes, gangguan sumsum tulang (leukemia), dan multiple myeloma yaitu kanker sel plasma pada sumsum tulang.

Tes Asam Urat pada Urine

Selain pemeriksaan darah, tes asam urat juga bisa dilakukan dengan pemeriksaan urine. Kadar asam urat pada urine yang menurun dapat menyebabkan seseorang mengidap gangguan ginjal karena organ tersebut sulit untuk membuang asam urat secara normal.

Selain itu, kadar asam urat yang tinggi pada urine dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal. Maka dari itu, salah satu untuk mengetahui apakah seseorang mengidap batu ginjal atau tidak adalah dengan melakukan tes urine.

Tes asam urat pada urine, air seni akan dibawa ke laboratorium untuk diperiksa. Kadar asam urat normal pada urine yang dihasilkan selama 24 jam adalah 250-750 miligram atau 1,48-4,43 milimoles (mmol). Jika kadar kamu lebih tinggi dari itu, artinya kadar asam urat dalam tubuh kamu berlebihan.

Baca juga: Bukan Hanya Makanan, Ini 3 Pantangan Asam Urat

Ada beberapa faktor yang dapat membuat seseorang lebih rentan mengidap asam urat. Di antaranya adalah:

  1. Memiliki riwayat keluarga mengidap asam urat.
  2. Mengalami kelebihan berat badan.
  3. Memiliki masalah ginjal.
  4. Terpapar timbal.
  5. Minum terlalu banyak alkohol.

Bila ingin tahu lebih detail mengenai kadar asam urat dan hubungannya dengan penyakit lainnya, tanyakan langsung saja di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat kapan dan di mana saja.

Referensi:
Livescience. Diakses pada 2020. Gout: Causes, Symptoms and Treatment.
Arthritis Foundation. Diakses pada 2020. Gout.