Ini Tips Ampuh Mencegah Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Ditinjau oleh  dr. Verury Verona Handayani   28 Agustus 2020
Ini Tips Ampuh Mencegah Pembengkakan Kelenjar Getah BeningIni Tips Ampuh Mencegah Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Halodoc, Jakarta – Kelenjar getah bening memainkan peran penting dalam melawan infeksi. Kelenjar ini berfungsi sebagai filter, menjebak virus, bakteri, dan penyebab penyakit lainnya sebelum menginfeksi bagian lain dari tubuh. Membengkaknya kelenjar getah bening menjadi tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi bakteri atau virus.

Pembengkakan kelenjar getah bening biasanya sering terlihat pada leher, bawah dagu, ketiak, dan selangkangan. Lantas, apakah ada cara tertentu untuk mencegah pembengkakan pada kelenjar getah bening? Simak penjelasan berikut ini. 

Baca juga: Ini Penyebab Kelenjar Getah Bening Membengkak

Cara Mencegah Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Meski menjadi tanda tubuh sedang melawan infeksi, pembengkakan kelenjar getah bening sering kali menimbulkan ketidaknyamanan. Itu sebabnya ada beberapa cara untuk mencegah infeksi bakteri dan virus, sehingga kelenjar getah bening pun tidak membengkak. Ini sejumlah tipsnya:

  • Cuci tangan dengan benar.
  • Hindari menyentuh mata dan hidung
  • Menjauh dari orang sakit.
  • Mendisinfeksi permukaan di rumah atau ruang kerja 
  • Cukup tidur, makan sehat dan berolahraga.

Gejala Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Perlu diketahui bahwa kelenjar getah bening yang terletak di seluruh tubuh. Namun, kelenjar ini paling banyak berada di daerah kepala dan leher. Ketika pertama kali membengkak, kamu mungkin merasa nyeri dan melihat pembengkakan yang mungkin sebesar kacang polong atau kacang merah.

Bergantung pada penyebab pembengkakan kelenjar getah bening, tanda dan gejala lain yang mungkin alami bisa meliputi:

  • Hidung berair, sakit tenggorokan, demam, dan indikasi lain dari infeksi saluran pernapasan atas.
  • Nodus yang keras, tetap, dan tumbuh dengan cepat.
  • Demam.
  • Keringat malam.

Beberapa kelenjar getah bening yang bengkak umumnya kembali normal ketika kondisi yang mendasarinya, seperti infeksi ringan membaik. Temui dokter jika kelenjar getah bening semakin membesar dan tidak kunjung mengempes selama dua hingga empat minggu. Kamu juga perlu memperhatikan apakah benjolan terasa keras atau kenyal, mengalami demam, serta penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan.

Baca juga: Pembengkakan Kelenjar Getah Bening di 6 Bagian Tubuh Ini

Kalau kamu berencana mengunjungi rumah sakit, kamu dapat membuat janji dengan dokter terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc. Tinggal pilih dokter di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu lewat aplikasi.

Perawatan Sederhana Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Jika pembengkakan kelenjar getah bening terasa lembut atau nyeri, kamu bisa meredakannya dengan melakukan hal berikut:

  • Oleskan kompres hangat. Oleskan kompres hangat dan basah, seperti waslap yang dicelupkan ke dalam air panas dan peras, ke area yang terkena.
  • Minumlah pereda nyeri yang dijual bebas. Ini termasuk aspirin, ibuprofen (Advil, Motrin, lainnya), naproxen (Aleve) atau acetaminophen (Tylenol, lainnya). 
  • Istirahat yang cukup. Anda sering membutuhkan istirahat untuk membantu pemulihan dari kondisi yang mendasarinya.

Baca juga: Pemeriksaan untuk Deteksi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening pada Anak

Berhati-hatilah saat memberikan aspirin kepada anak-anak atau remaja. Meskipun aspirin disetujui untuk digunakan pada anak-anak diatas 2 tahun, anak-anak dan remaja yang sembuh dari cacar air atau gejala mirip flu tidak boleh mengonsumsi aspirin. 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Swollen lymph nodes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Swollen Lymph Nodes: Prevention.


Mulai Rp25 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Dokter seputar Kesehatan