Ini Waktu Olahraga yang Disarankan Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ini Waktu Olahraga yang Disarankan Saat Puasa

Halodoc, Jakarta – Rutin berolahraga menjadi satu hal yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, termasuk selama berpuasa. Sayangnya, tidak banyak orang yang menyadari hal ini dan malah menjadikan puasa sebagai alasan untuk tidak berolahraga.

Saat berpuasa, tubuh memang akan terasa lemas karena tidak mendapat asupan makanan dan minuman selama hampir 14 jam. Namun sebenarnya, ada beberapa penyesuaian yang bisa dilakukan agar tetap bisa berolahraga selama bulan puasa.

Salah satu hal yang harus diperhatikan jika ingin berolahraga saat bulan puasa adalah waktu. Penyesuaian waktu olahraga bertujuan untuk menghindari tubuh dari gangguan kesehatan yang mungkin terjadi, salah satunya adalah dehidrasi akibat kekurangan cairan. Lantas, kapan waktu terbaik untuk berolahraga selama bulan puasa?

Jawabannya adalah pada malam hari setelah berbuka puasa atau sore hari menjelang waktu berbuka puasa. Kedua waktu tersebut lebih disarankan karena bisa membantu menghindari tubuh dari kekurangan cairan. Cairan yang hilang karena berolahraga pada sore hari bisa segera tergantikan setelah masuk waktu berbuka.

Sementara olahraga pada malam hari bisa menghindari tubuh kekurangan cairan karena sudah kembali terhidrasi dengan asupan minuman dan makanan saat berbuka puasa. Satu hal yang pasti adalah hindari melakukan aktivitas fisik tingkat tinggi pada jam 12 siang. Sebab, hal ini bisa memicu terjadinya dehidrasi, apalagi jika dilakukan di ruang terbuka dan di bawah terik matahari.

Baca juga: Senang Olahraga di Malam Hari? Perhatikan 5 Tips Ini

Nyatanya, berolahraga saat puasa bisa memberi banyak manfaat bagi tubuh. Namun, tentu saja, selain waktu berolahraga, masih ada beberapa hal yang perlu disesuaikan mulai dari jenis olahraga, intensitas, serta kondisi tubuh. Hindari memaksakan diri dengan melakukan olahraga berat yang malah bisa memicu penyakit menyerang.

Hal Lain yang Harus Diperhatikan

Salah satu waktu terbaik untuk berolahraga saat bulan puasa adalah pada malam hari setelah berbuka. Biar olahraga yang dilakukan tetap aman dan memberi manfaat sehat, perhatikan beberapa hal berikut!

  • Beri Waktu setelah Berbuka  

Memang dianjurkan untuk berolahraga setelah berbuka puasa, tapi bukan berarti kamu boleh melakukannya langsung. Setelah berbuka puasa, beri waktu pada tubuh dan jangan langsung berolahraga. Selain energi tubuh belum sepenuhnya pulih, langsung berolahraga setelah buka puasa bisa menghambat proses pencernaan makanan di dalam tubuh.

Baca juga: Sehat Berpuasa dengan Rutin Olahraga

Selain itu, hindari melakukan olahraga mendekati waktu tidur. Sebab, malah bisa mengganggu kualitas tidur di malam hari dan memicu banyak masalah lain. Hindari melakukan aktivitas fisik yang terlalu berat dua jam sebelum tidur.

  • Jenis Olahraga

Meski dilakukan setelah berbuka puasa, tapi kamu tetap harus memilih jenis aktivitas yang sesuai dengan kondisi tubuh. Kuncinya adalah tidak memaksakan diri dan mengetahui batasan serta kebutuhan tubuh. Hindari melakukan olahraga yang terlalu berat, sebab olahraga dengan intensitas tinggi malah bisa meningkatkan risiko cedera. Beberapa jenis olahraga malam yang dianjurkan adalah jalan santai, bersepeda, atau berlari di treadmill.

Baca juga: Berapa sih Durasi Ideal untuk Olahraga saat Puasa?

  • Penuhi Asupan Cairan

Setelah berolahraga, jangan lupa untuk minum cukup air putih. Hal itu penting untuk memastikan tubuh terhidrasi dengan baik dan cairan tubuh yang hilang setelah berolahraga bisa digantikan. Orang dewasa dianjurkan untuk minum setidaknya dua liter air setiap hari atau setara dengan delapan gelas.

Menyesuaikan jenis olahraga dengan kondisi kesehatan tubuh juga sangat penting. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk berdiskusi dan bicara pada dokter seputar olahraga selama puasa. Hubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan tips menjaga kesehatan dari dokter terpercaya. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!