• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Waktu yang Tepat untuk Melakukan Tes Darah

Ini Waktu yang Tepat untuk Melakukan Tes Darah

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Ini Waktu yang Tepat untuk Melakukan Tes Darah

Halodoc, Jakarta – Tes darah dilakukan untuk membantu dokter memeriksa penyakit dan kondisi tertentu, terutama bagaimana kerja fungsi organ mulai dari ginjal, hati, tiroid, dan jantung. Tes darah juga dilakukan untuk mendiagnosis penyakit seperti kanker, HIV/AIDS, diabetes, anemia, dan penyakit jantung koroner.

Jika kamu ingin tahu apakah kamu memiliki risiko terkena penyakit jantung, memeriksa apakah obat yang diminum sudah efektif, tes darah bisa dilakukan untuk mengetahui hal-hal tersebut. Informasi selengkapnya mengenai tes darah dan kapan harus melakukan tes darah bisa dibaca di sini!

Baca juga: Ketahui Prosedur Melakukan Tes Darah

Begini Prosedur Tes Darah

Ketika kamu hendak melakukan pemeriksaan rutin, dokter akan merekomendasikan tes darah untuk melihat bagaimana tubuh bekerja. Sebagian besar tes darah tidak memerlukan persiapan khusus. 

Namun, ada kalanya pemeriksaan darah membutuhkan seseorang untuk berpuasa selama 8 hingga 12 jam sebelum dilakukan pengujian. Biasanya dokter akan memberi tahu apa yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan tes darah. 

Bagaimana cara melakukannya? Sedikit sampel darah diambil dari tubuh, biasanya diambil dari pembuluh darah di lengan menggunakan jarum. Tusukan di jari juga bisa digunakan. Prosedur ini biasanya cepat dan mudah, meskipun dapat menyebabkan ketidaknyamanan jangka pendek. Kebanyakan orang tidak mengalami reaksi serius setelah diambil darahnya.

Pekerja laboratorium (lab) mengambil darah dan menganalisanya. Dimulai dari memisahkan sel darah dari cairan yang disebut plasma atau serum. Hasilnya dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan untuk menentukan perubahan gaya hidup. 

Sebenarnya dokter tidak dapat mendiagnosis banyak penyakit dan masalah medis hanya dengan tes darah. Dokter mungkin mempertimbangkan faktor lain untuk memastikan diagnosis. Faktor-faktor ini dapat mencakup tanda dan gejala, riwayat kesehatan, tanda-tanda vital (tekanan darah, pernapasan, denyut nadi, dan suhu), dan hasil dari tes dan prosedur lain.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cek Darah?

Dokter biasanya akan merekomendasikan agar kamu melakukan pemeriksaan darah rutin setidaknya sekali setahun, sekitar waktu yang sama dengan pemeriksaan fisik tahunan. Ini adalah kondisi yang umum, tetapi ada beberapa alasan utama mengapa kamu perlu melakukan cek darah, yaitu:

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Cek Darah

1. Kamu mengalami gejala persisten yang tidak biasa. Ini bisa termasuk apa saja mulai dari kelelahan hingga penambahan berat badan yang tidak normal hingga rasa sakit yang tidak biasa.

2. Ingin mengoptimalkan kesehatan. Mengetahui kadar berbagai komponen darah, seperti kolesterol HDL dan LDL, dapat membuat kamu mengubah pola makan atau rencana kebugaran untuk meminimalkan kebiasaan tidak sehat (yang mungkin tidak disadari tidak sehat). Ini juga dapat memaksimalkan nutrisi yang masukkan ke dalam tubuh serta banyak manfaat sehat lainnya. 

3. Ingin mengurangi risiko penyakit atau komplikasi. Tes darah rutin dapat mendeteksi hampir semua penyakit sejak dini. Banyak kondisi jantung, paru-paru, dan ginjal yang dapat didiagnosis menggunakan tes darah.

Perlu diketahui kalau terkadang sampel tes darah bisa mengeluarkan hasil yang salah. Bagaimana sampel darah ditangani sebelum dianalisis dapat memengaruhi hasil juga. Misalnya, jika sampel dikumpulkan di wadah yang salah, diguncang dengan tidak tepat, atau disimpan terlalu lama atau pada suhu yang salah, kamu mungkin akan mendapatkan hasil yang salah.

Baca juga: Jangan Salah, Ini Manfaat dan Efek Samping Donor Darah

Punya pertanyaan seputar tes darah, tanyakan langsung di Halodoc. Kamu bisa menanyakan apa saja dan dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. All About Blood Tests.
Everyday Health. Diakses pada 2020. 10 Things Your Doctor Won’t Tell You About Your Blood Test.
National Heart Lung and Blood Institute. Diakses pada 2020. Blood Tests.