21 August 2018

Ini yang Dimaksud dengan Angin Duduk

angin duduk, apa itu angin duduk, gejala angin duduk, penyebab angin duduk, masuk angin

Halodoc, Jakarta – Banyak orang yang menganggap bahwa angin duduk adalah penyakit yang sama dengan masuk angin. Padahal, angin duduk sangat berbeda dengan masuk angin. Angin duduk sendiri dikenal sebagai angina dalam istilah medis. Tidak hanya itu, angin duduk juga biasa disebut sebagai serangan jantung. Namun, angin duduk bukan penyakit jantung.

Jika masuk angin disebabkan oleh berkumpulnya suatu gas yang tidak merata pada tubuh, berbeda dengan angin duduk. Angin duduk adalah suatu kondisi ketika rasa nyeri pada dada akibat penyempitan arteri koroner di jantung. Dengan begitu, otot jantung kurang mendapatkan pasokan oksigen akibat menurunnya aliran darah dalam tubuh.

Baca juga: Saat Puasa, Bisa Juga Kena Angin Duduk?

Angin duduk juga bisa menjadi suatu pertanda bahwa kondisi jantung kamu dalam keadaan yang kurang baik. Jika otot jantung kurang mendapatkan pasokan darah, tentu seluruh organ pada tubuh tidak akan bisa berfungsi secara maksimal.

Banyak hal yang membuat angin duduk terjadi pada tubuh kamu. Beberapa di antaranya adalah emosi yang terlalu kuat, suhu ekstrem baik panas atau dingin, hingga mengonsumsi makanan yang kurang sehat terlalu banyak. Sebaiknya seimbangkan gaya hidup agar kesehatan tubuh kamu tetap terjaga.

Gejala Angin Duduk

Sebaiknya kamu perlu mengetahui gejala-gejala yang dirasakan jika kamu mengidap penyakit angina atau angin duduk ini. Dengan begitu, kamu bisa segera mengatasi penyakit angin duduk. Angin duduk dapat terjadi kapan saja dan pada siapa saja. Berikut adalah gejala-gejala angin duduk yang perlu kamu waspadai:

  1. Saat mengalami angina atau angin duduk, biasanya penderita akan mengalami rasa nyeri pada dada. Biasanya rasa nyeri yang dirasakan tidak hanya sampai pada dada saja. Rasa nyeri yang dirasakan bisa menjalar pada lengan, leher, rahang, dan juga punggung.
  2. Tidak hanya nyeri dada, gejala angin duduk yang lain adalah sesak napas. Sesak napas diakibatkan oleh kurangnya pasokan oksigen yang masuk pada jantung. Usahakan tenang dan bernapaslah secara teratur.
  3. Tubuh merasa lemas.
  4. Terasa mual dan pusing.
  5. Tubuh mengeluarkan keringat secara berlebihan.
  6. Biasanya, penderita angin duduk mengalami perasaan yang gelisah.

Namun perlu diperhatikan, tidak semua nyeri pada dada adalah gejala dari penyakit angin duduk. Sebaiknya segera istirahat dan konsultasikan pada dokter jika kamu mengalami tanda-tanda di atas. Apalagi jika kamu pernah memiliki riwayat sakit jantung.

Penyebab Angin Duduk

Banyak hal yang bisa menjadi penyebab kamu terkena penyakit angin duduk.

1. Kolesterol Tinggi

Sebaiknya hindari makanan yang memiliki kandungan kolesterol cukup tinggi. Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh seseorang tentu akan berpotensi terjadinya penumpukan dan membuat aliran pembuluh darah menjadi sempit. Hal ini akan membuat aliran darah kamu menuju jantung terhambat.

2. Merokok

Merokok dapat merusak dinding arteri, sehingga menyebabkan penimbunan kolesterol. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya angin duduk.

3. Kurang Olahraga

Tentu kurang berolahraga membuat tubuh menjadi rentan terhadap penyakit. Beberapa penyakit membuat kamu mudah terkena angin duduk. Misalnya diabetes, obesitas, dan hipertensi. Sebaiknya lakukan olahraga secara teratur untuk menghindari risiko terkena angin duduk.

Baca juga: 5 Cara Mudah Turunkan Kolesterol

Tidak ada salahnya menjaga kesehatan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang sehat, mengurangi aktivitas yang memperburuk kesehatan tubuh, dan tetap rutin berolahraga. Dengan memiliki kesehatan yang baik, tentu kualitas hidup juga akan meningkat. Nah, jika kamu memiliki keluhan masalah kesehatan, kamu bisa konsultasikan pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!