• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah 4 Alergi yang Sering Dialami Anak
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah 4 Alergi yang Sering Dialami Anak

Inilah 4 Alergi yang Sering Dialami Anak

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 05 Juli 2022

“Selain riwayat keluarga, alergi bisa dialami anak akibat imun tubuh yang belum optimal. Alergi hewan, debu, hingga makanan menjadi jenis alergi yang sering dialami oleh anak.”

Inilah 4 Alergi yang Sering Dialami Anak

Halodoc, Jakarta – Alergi bisa dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Tentunya gejala alergi yang dialami membuat kondisi tidak nyaman sehingga memicu anak menjadi lebih rewel. Selain mengetahui gejala alergi, ibu juga wajib mengenali berbagai jenis alergi yang sering dialami oleh anak.

Hal ini dilakukan agar ibu bisa menjauhkan berbagai alergen dari anak sehingga anak terhindar dari alergi. Kondisi ini yang tidak diatasi dengan baik dapat memicu berbagai gangguan kesehatan yang lebih buruk pada anak. Untuk itu kenali jenis-jenis alergi yang sering dialami anak berikut ini!

Inilah Jenis Alergi yang Sering Dialami Anak

Alergi adalah salah satu reaksi sistem imun ketika tubuh terpapar oleh alergen atau zat yang dianggap berbahaya oleh tubuh. Gejala alergi pada anak dapat dialami dalam tingkat yang ringan hingga berat. 

Selain imun tubuh yang masih belum optimal, anak juga dapat mengalami alergi akibat faktor genetik. Anak-anak dengan riwayat keluarga memiliki alergi lebih rentan mengalami kondisi serupa dibandingkan anak yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan alergi.

Untuk mencegah kondisi yang semakin memburuk, sebaiknya ibu ketahui berbagai jenis alergi yang sering dialami anak. Dengan begitu, ibu bisa menjauhkan anak dari berbagai jenis alergen. Nah, berikut ini jenis alergi yang sering dialami anak:

1. Alergi Debu

Alergi jenis ini sangat rentan dialami oleh anak-anak. Polusi udara, asap rokok, hingga debu yang berterbangan di udara bisa menyebabkan anak mengalami alergi. Gejalanya akan berbeda-beda pada tiap anak yang mengalaminya, tetapi biasanya pengidap alergi debu akan lebih sering mengalami bersin, batuk, hingga rasa tidak nyaman pada tubuh.

Alergi debu berbahaya pada anak yang mengidap asma. Kondisi ini bisa memicu kambuhnya asma dan menyebabkan gangguan pada kesehatan anak. Untuk itu, sebaiknya ibu selalu pastikan kondisi lingkungan anak dalam keadaan bersih sehingga anak terhindar dari paparan debu.

2. Alergi Hewan

Memiliki hewan peliharaan di rumah memang sangat menyenangkan untuk anak. Namun, pastikan anak tidak memiliki kondisi alergi terhadap hewan. Alergi hewan bisa terjadi akibat paparan bulu, kulit, kotoran, air liur, hingga urine hewan. 

Bukan hanya hewan kucing atau anjing, alergi hewan juga bisa disebabkan akibat kutu kasur, kecoa, kelinci, tikus, hingga ular. Alergi hewan dapat menyebabkan anak bersin, hidung berair, mata memerah, dan batuk. Selain itu, alergi ini memicu gangguan pada kulit anak, seperti munculnya ruam, kulit gatal, dan eczema.

3. Alergi Makanan

Sebaiknya ibu waspada terhadap jenis makanan yang diberikan pada anak. Pasalnya, makanan tertentu bisa menjadi pemicu alergi pada anak. Ada beberapa jenis makanan yang kerap menyebabkan alergi, seperti susu sapi, telur, ikan, kacang, hingga gandum. 

Umumnya, alergi makanan kerap dialami oleh anak-anak yang masih berusia dibawah lima tahun. Biasanya, anak yang mengalami alergi makanan akan mengalami beberapa gejala, seperti mual, muntah, nyeri perut, ruam pada kulit, gatal dan pembengkakan pada area mulut, hingga tenggorokan gatal.

4. Alergi Bahan Kimia

Penggunaan sabun mandi atau deterjen pencuci baju dapat memicu alergi kimia pada anak. Bahkan parfum, kosmetik, atau produk perawatan yang ibu gunakan bisa menjadi peyebab alergi pada anak.

Alergi kimia akan ditandai dengan gatal-gatal dan ruam pada kulit. Untuk itu, ibu sebaiknya pastikan penggunaan sabun mandi atau deterjen pencuci baju yang memang khusus digunakan untuk anak-anak.

Itulah jenis alergi yang sering dialami oleh anak sehingga ibu kini bisa meningkatkan lagi kewaspadaan. Jika anak mengalami gejala alergi, sebaiknya segera kunjung rumah sakit agar anak bisa mendapatkan penanganan secara medis. Ibu bisa cari tahu rumah sakit terdekat melalui aplikasi Halodoc. Caranya download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2022. What Are Environmental Allergies?
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Pet Allergy.
Kids Health. Diakses pada 2022. Kids and Allergy.
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2022. Food Allergies in Children.