Inilah 7 Makanan yang Dilarang untuk Pengidap Celiac

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   07 November 2018
Inilah 7 Makanan yang Dilarang untuk Pengidap CeliacInilah 7 Makanan yang Dilarang untuk Pengidap Celiac

Halodoc, Jakarta - Penyakit celiac dapat terjadi pada seseorang dan disebabkan oleh masalah pencernaan ketika mengonsumsi makanan yang mengandung gluten. Gluten merupakan sejenis protein yang ditemukan dalam biji-bijian gandum, barley, gandum hitam, dan triticale. Penyakit ini merupakan kondisi autoimun ketika tubuh salah mengenali senyawa yang terkandung di dalam gluten sebagai ancaman bagi tubuh.

Apabila kamu memiliki penyakit celiac, lalu kamu makan makanan yang mengandung gluten, hal itu akan memicu kondisi imun yang tidak normal. Kerusakan ini terjadi pada bagian dalam usus kecil, sehingga usus kecil tidak dapat melakukan fungsinya dengan baik dalam hal menyerap nutrisi dari makanan.

Pengidap penyakit celiac perlu mendapatkan perawatan, karena penyakit celiac dapat menyebabkan anemia, osteoporosis, dan meningkatkan risiko limfoma. Pada anak-anak, penyakit celiac dapat memperlambat pertumbuhan dan melemahkan tulang. Jika tidak diobati, anak akan mendapatkan masalah yang sangat serius.

Penyakit Keturunan

Dokter belum benar-benar mengetahui apa yang menyebabkan penyakit ini. Namun, jika kamu memiliki gen tertentu dari penyakit ini, kamu memiliki kesempatan untuk terkena penyakit ini. Karena menganggap gluten sebagai ancaman, maka sistem imun tubuh akan memproduksi antibodi. Zat antibodi ini akan membuat bulu-bulu halus (vili) di permukaan usus menjadi rusak, sehingga proses penyerapan nutrisi dari makanan menjadi tidak sempurna.

Selain faktor keturunan, penyakit celiac juga dapat terjadi jika seseorang pernah mengalami infeksi sistem pencernaan, seperti infeksi rotavirus. Bukan hanya itu, beberapa penyakit seperti diabetes tipe 1, sindrom Sjogren, dan penyakit autoimun dapat meningkatkan risiko terkena penyakit celiac.

Tinggalkan Gluten

Apabila kamu mengidap penyakit celiac, sebaiknya harus ikhlas meninggalkan semua makanan yang mengandung gluten seperti:

  1. Gandum.

  2. Roti.

  3. Pasta.

  4. Sereal.

  5. Barley.

  6. Biji-bijian.

  7. Semua makanan olahan tepung.

Namun, kamu tidak perlu khawatir, karena kamu masih bisa mengkonsumsi makanan yang lainnya yang tidak mengandung tepung atau yang tercantum “gluten free” pada kemasan. Seperti makanan yang terbuat dari kentang, kedelai, beras, tepung kacang, dan lain-lain. Selain itu, tentu saja daging, ikan, beras, dan buah-buahan serta sayuran tidak mengandung gluten.

Gluten merupakan protein yang sering ditemukan dalam biji-bijian (tidak semua), sehingga sulit bagi pengidap penyakit celiac untuk memilih biji-bijian mana yang harus dihindarinya. Meski demikian, kamu tidak bisa menghindari semua biji-bijian saat punya penyakit celiac. Pasalnya, biji-bijian termasuk sumber makanan yang penting bagi tubuh. Di dalamnya terkandung karbohidrat, berbagai vitamin, mineral, dan serat.

Bagi kamu yang mempunyai penyakit celiac, wajib mampu membedakan mana biji-bijian yang mengandung gluten dan mana yang tidak. Sehingga, kamu tidak perlu menghindari semua biji-bijian.

Mungkin terasa mudah bagi kamu yang mampu menghindari gluten dari biji-bijian. Namun, akan sulit bagi kamu untuk mengetahui adanya kandungan gluten pada makanan olahan. Kamu mungkin perlu menanyakan makanan tersebut terbuat dari apa, dari tepung apa, memakai campuran apa saja, dan sebagainya, saat ingin mengonsumsi makanan olahan, seperti biskuit, kue, kue basah, dan lainnya. Pastikan makanan olahan yang kamu makan bebas gluten atau biji-bijian yang mengandung gluten.

Jika kamu masih memiliki keraguan dan memiliki banyak pertanyaan mengenai penyakit celiac, kamu dapat menanyakannya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana pun. Saran dokter dapat kamu terima dengan praktis dengan download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga!

Baca juga:

 

 

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan