• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Bagian Tubuh yang Bisa Terserang Aspergilosis

Inilah Bagian Tubuh yang Bisa Terserang Aspergilosis

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Aspergillosis adalah penyakit yang memengaruhi sistem pernapasan akibat infeksi jamur aspergillus. Jenis jamur ini bisa ditemui di dalam dan di luar ruangan. Sebagian besar jenis jamur aspergillus memang tidak berbahaya.

Namun, beberapa jenis lainnya menyebabkan penyakit serius, terlebih jika menginfeksi seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah atau mengidap penyakit paru-paru. Aspergilosis terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan bagian tubuh mana yang terinfeksi. Berikut tipe-tipe aspergilosis yang perlu diketahui. 

Baca juga: Kenali 3 Jenis Aspergillosis yang Bisa Terjadi

Tipe-Tipe Aspergilosis yang Menyerang Berbagai Bagian Tubuh

Berbagai jenis aspergilosis memengaruhi tubuh dengan berbagai cara. Setiap jenis aspergillosis dapat menimbulkan gejala yang berbeda. Melansir dari Healthline, berikut ini bentuk aspergilosis, yaitu: 

1. Alergik Bronkopulmonalis Aspergillosis (ABPA)

Pada aspergillosis bronkopulmonalis alergi (ABPA), jamur aspergillus menyebabkan reaksi alergi seperti batuk dan mengi. Kamu akan rentan terhadap aspergillosis jenis ini jika memiliki masalah paru-paru seperti cystic fibrosis atau asma. ABPA juga menyebabkan sesak napas dan perasaan tidak enak badan secara umum.

2. Aspergillosis Invasif

Aspergillosis invasif sering dialami oleh seseorang yang memiliki sistem kekebalan lemah akibat perawatan kemoterapi atau mengidap leukemia, kanker, dan AIDS. Sistem kekebalan yang melemah membuat tubuh lebih sulit untuk melawan infeksi aspergillus. Aspergillosis jenis ini menyerang jaringan paru-paru dan dapat menyebar ke ginjal atau otak. 

Jika aspergillosis invasif tidak segera diobati, kondisi ini dapat menyebabkan pneumonia infeksi. Pneumonia jenis ini sangat menular dan dapat mengancam jiwa pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Aspergillosis invasif sering terjadi pada orang yang sudah memiliki kondisi medis lain, sehingga sulit untuk memisahkan gejala aspergillosis invasif dari penyakit yang sudah ada. 

Gejala aspergillosis invasif meliputi batuk yang terkadang disertai darah, sakit di dada, sesak napas

dan demam. Infeksi paru-paru dapat menyebar ke seluruh tubuh terkadang menyebabkan gejala baru.

Baca juga: Pengidap Penyakit Paru Rentan Terserang Aspergilosis

3. Aspergilloma

Seseorang yang mengidap TBC atau penyakit paru-paru lain, paparan jamur yang sudah ada sebelumnya dapat mengembangkan pertumbuhan jamur, seperti jamur aspergillus. Kondisi ini disebut sebagai bola jamur, jenis pertumbuhan ini biasanya terdiri dari jamur, gumpalan, dan sel darah putih. Pertumbuhan biasanya tidak menyebar ke area lain dari tubuh. Meski begitu, bola bisa menjadi lebih besar dan merusak jaringan paru-paru.

Orang yang mengidap aspergilloma mungkin mengalami batuk dengan atau tanpa darah dan sesak napas. Gejala lain dari berbagai jenis aspergillosis, yaitu:

  • Rasa sakit di dada dan tulang;
  • Mengalami masalah penglihatan;
  • Urin sedikit dan mengandung darah;
  • Sakit kepala;
  • Panas dingin;
  • Sesak napas;
  • Muncul luka pada kulit;
  • Dahak berdarah.

Hampir tidak mungkin untuk menghindari paparan aspergillus. Jika kamu telah menjalani transplantasi atau sedang menjalani kemoterapi, sebaiknya menjauh dari tempat-tempat yang rentan ditumbuhi oleh jamur, seperti lokasi konstruksi, tumpukan kompos dan bangunan yang menyimpan gandum. Jika kamu memiliki sistem kekebalan yang melemah, dokter dapat menyarankan untuk memakai masker wajah agar tidak terkena aspergillus dan agen infeksi lain di udara.

Baca juga: Apa Saja Gejala saat Terserang Aspergilosis?

Jika kamu punya pertanyaan lain mengenai aspergilosis, hubungi dokter Halodoc. Gunakan fitur Talk to A Doctor yang ada di aplikasi Halodoc untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Aspergillosis.
Healthline. Diakses pada 2020. Aspergillosis.