• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Cara Listeriosis Menginfeksi Manusia

Inilah Cara Listeriosis Menginfeksi Manusia

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Infeksi Listeria adalah penyakit bakteri yang bisa menyebar lewat makanan dan merupakan ancaman yang sangat serius bagi wanita hamil, orang yang berusia lebih dari 65 tahun, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Penyakit ini paling sering disebabkan oleh makan daging yang diproses dengan kurang baik atau produk susu yang tidak dipasteurisasi. Listeria dapat menginfeksi banyak tempat berbeda di tubuh, seperti otak, membran sumsum tulang belakang, atau aliran darah.

Bakteri Listeria dapat bertahan hidup dalam pendinginan dan bahkan pembekuan. Jadi, orang yang berisiko lebih tinggi terkena infeksi serius harus menghindari mengonsumsi jenis makanan yang paling mungkin mengandung bakteri listeria.

Baca juga: Jamur Enoki Jadi Penyebab Wabah Listeria, Ini Faktanya!

Bagaimana Penyebaran Listeriosis?

Listeriosis adalah infeksi yang dinamai setelah Joseph Lister, seorang ahli bedah dan pelopor bedah antiseptik. Ada 10 spesies Listeria yang berbeda dan varian yang paling sering menyerang manusia adalah Listeria monocytogenes.

Di Amerika Serikat, listeria bertanggung jawab atas sekitar 1.600 kasus dan 260 kematian setiap tahun. Angka ini melebihi tingkat kematian karena Salmonella dan Clostridium botulinum. Untungnya tingkat infeksi ini relatif stabil selama beberapa tahun terakhir. Sekitar 20 hingga 30 persen kasus listeriosis akan berakibat fatal.

Bakteri listeria dapat ditemukan di air dan tanah. Hewan yang tertular, meskipun tidak sakit, juga bisa membawa bakteri, menyebarkannya, dan mencemari makanan. Listeria dapat disebarkan ke manusia dengan beberapa metode berbeda. Makan makanan yang terkontaminasi bakteri, seperti melalui susu mentah (tidak dipasteurisasi) atau sayuran yang terkontaminasi, sering kali menjadi sumber penyakit. Bakteri ini juga dapat ditularkan dari ibu ke janin selama kehamilan atau langsung ke bayi baru lahir saat lahir.

Baca juga: Cegah Listeriosis pada Ibu Hamil dengan Cara Ini

Gejala Listeriosis

Jika kamu atau orang terdekatmu mengalami infeksi listeria, akan muncul beberapa gejala, seperti: 

  • Demam.
  • Panas dingin.
  • Nyeri otot.
  • Mual.
  • Diare.

Gejala juga mungkin akan mulai muncul beberapa hari setelah kamu makan makanan yang terkontaminasi. Meski begitu, gejala mungkin akan muncul dalam waktu 30 hari atau lebih. Jika infeksi listeria menyebar ke sistem saraf, akan muncul beberapa tanda dan gejala seperti: 

  • Sakit kepala.
  • Leher kaku.
  • Kebingungan atau perubahan kewaspadaan.
  • Kehilangan keseimbangan.
  • Kejang.

Jika kamu pernah mengonsumsi makanan yang ditarik kembali karena wabah listeria, perhatikan tanda atau gejala penyakit yang kamu alami. Jika kamu mengalami demam, nyeri otot, mual atau diare, segera diskusikan kondisi ini dengan dokter di Halodoc. Hal yang sama berlaku untuk penyakit setelah makan produk yang berpotensi terkontaminasi, seperti makanan yang dibuat dengan susu yang tidak dipasteurisasi atau makanan lain yang tidak diproses dengan benar. Ingat, penanganan yang cepat dan tepat adalah hal yang penting untuk mencegah kefatalan. 

Baca juga: Ini Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Listeriosis

Mencegah Listeriosis

Untuk mencegah infeksi listeria, kamu bisa mengikuti pedoman sederhana saat makan atau menyiapkan makanan, antara lain: 

  • Jaga Kebersihan. Cuci tangan secara menyeluruh dengan air sabun hangat sebelum dan sesudah menangani atau menyiapkan makanan. Setelah memasak, gunakan air sabun panas untuk mencuci peralatan, talenan, dan permukaan persiapan makanan lainnya.
  • Gosok Sayuran Mentah. Bersihkan sayuran mentah dengan kuas scrub atau sikat sayuran di bawah air yang banyak mengalir.
  • Masak Makanan Hingga Matang. Gunakan termometer makanan untuk memastikan hidangan daging, unggas, dan telur dimasak dengan suhu yang aman.

Referensi:
Department of Health New York State. Diakses pada 2020. Listeriosis (Listeria Infection).
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Listeria Infection.
Medical News Today. Diakses pada 2020. Listeria: What You Need to Know.