• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Cara Mengenali Tanda Obesitas pada Anak

Inilah Cara Mengenali Tanda Obesitas pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Perhatikan pola makan yang kamu jalani. Kalori yang lebih banyak masuk ke dalam tubuh dibandingkan proses pembakaran membuat lemak banyak bertumpuk dalam tubuh. Jika kondisi ini dibiarkan, lama-kelamaan bisa memicu kondisi obesitas. Hal ini merupakan kondisi kronis yang terjadi akibat adanya penumpukan lemak yang sangat tinggi dalam tubuh.

Baca juga: Begini Pola Hidup Sehat untuk Anak Obesitas

Bukan hanya pada orang dewasa, anak-anak pun rentan mengalami kondisi obesitas. Tentunya, hal ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak. Untuk menghindari kondisi tersebut, sebaiknya ibu kenali tanda obesitas pada anak. Dengan begitu, ibu dapat lakukan penanganan serta pencegahan obesitas yang dialami oleh anak.

Cara Mengenali Obesitas pada Anak

Ada berbagai penyebab yang dapat memicu anak mengalami obesitas. Salah satu yang terbesar adalah gaya hidup dan pola makan. Anak-anak yang sering mengonsumsi makanan cepat saji, camilan, dan makanan manis lebih rentan mengalami kondisi obesitas.

Tidak hanya itu, kurangnya melakukan aktivitas fisik sehari-hari, membuat anak juga rentan mengalami kondisi obesitas. Itulah beberapa gaya hidup dan pola makan yang bisa memicu obesitas pada anak.

Namun, selain kedua hal tersebut, ada beberapa faktor lainnya yang dapat memicu obesitas pada anak. Mulai dari riwayat keluarga, gangguan mental, hingga dampak dari penggunaan obat tertentu.

Baca juga: Obesitas pada Anak-Anak Ketahui 4 Hal Ini

Nah, sebaiknya simak beberapa hal sederhana berikut ini yang bisa menjadi cara mengenali obesitas pada anak:

  1. Biasanya, anak dengan kondisi obesitas memiliki wajah yang bulat, pipi besar, dan bahu rangkap.
  2. Kondisi obesitas kerap membuat leher anak terlihat lebih pendek.
  3. Anak dengan obesitas juga memiliki perut yang buncit.
  4. Pada anak perempuan, obesitas bisa ditandai dengan masa pubertas yang datang lebih awal, yaitu kurang dari 9 tahun.
  5. Pada anak laki-laki, obesitas ditandai dengan dada yang membusung, payudara tampak lebih besar, serta penis yang tidak begitu tampak akibat tertutup oleh lemak.
  6. Obesitas juga membuat kedua pangkal paha bagian dalam terlihat menempel.

Itulah beberapa cara mengenali obesitas pada anak. Jika anak terlihat memiliki tanda yang berkaitan dengan obesitas, tidak ada salahnya lakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatan anak.

Waspada Komplikasi Obesitas pada Anak

Jika obesitas pada anak disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang kurang tepat, biasanya tim medis akan menyarankan untuk mengubah gaya hidup dan pola makan menjadi lebih sehat. 

Sebaiknya ajak anak untuk lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur, membatasi camilan manis, menghindari makanan cepat saji, dan persiapkan porsi makan yang tepat pada anak. Ibu bisa menggunakan Halodoc dan bertanya langsung pada dokter anak maupun ahli gizi mengenai kebutuhan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan anak untuk penanganan obesitas.

Selain itu, jangan lupa untuk mengajak anak melakukan olahraga secara rutin. Untuk awal kegiatan ini, lakukan olahraga secara perlahan dan menyenangkan. Obesitas yang tidak ditangani dengan baik dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan pada anak.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Obesitas pada Anak Bisa Picu Perlemakan Hati

Obesitas berkaitan langsung dengan gangguan tulang, asma, penyakit kardiovaskular, diabetes, gangguan tidur, dan gangguan organ tubuh. Bukan hanya itu, obesitas juga bisa memengaruhi kondisi kesehatan mental anak-anak.

Anak-anak dengan kondisi obesitas sangat berisiko mengalami depresi, gangguan cemas, hingga penurunan rasa percaya diri. Untuk itu, bagi para ibu sangat penting memperhatikan kondisi kesehatan anak agar ia dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Childhood Obesity.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Overweight and Obesity.
Kids Health. Diakses pada 2021. Overweight and Obesity.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2021. Apakah Anak Obesitas? Yuk, Kenali Ciri-Ciri Anak Obesitas.