• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Cara Merawat Cantengan secara Mandiri di Rumah

Inilah Cara Merawat Cantengan secara Mandiri di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Inilah Cara Merawat Cantengan secara Mandiri di Rumah

Halodoc, Jakarta - Selain mengganggu penampilan, cantengan sering menimbulkan rasa sakit dan rasa yang tidak nyaman pada pengidapnya. Kondisi ini disebabkan akibat pertumbuhan sisi kuku yang menjorok ke dalam sehingga melukai kulit. Seseorang yang mengalami kondisi ini mengalami pembengkakan, kemerahan, dan rasa sakit pada sudut ujung jari. 

Pada kebanyakan kasus, cantengan lebih sering dialami oleh jempol kaki, terutama bagi mereka memiliki bentuk kuku yang melengkung atau kuku tebal. Lalu, bagaimana cara mengatasi cantengan secara mandiri di rumah? 

Baca juga: Kenapa Jempol Kaki Bisa Cantengan?

Cara Mengatasi Cantengan di Rumah

Ada beberapa cara untuk mengatasi cantengan di rumah. Namun, apabila kamu mengidap diabetes, masalah saraf di tungkai atau kaki, sirkulasi darah yang buruk ke bagian kaki, atau infeksi di sekitar kuku, segeralah temui dokter untuk penanganan yang tepat. Jangan pernah mencoba merawat cantengan secara mandiri di rumah.

Nah, bila dirimu tidak mengalami kondisi-kondisi di atas, cara mengatasi di rumah bisa dimulai dengan: 

  • Rendam kaki dalam air hangat tiga sampai empat kali sehari jika memungkinkan. Setelah direndam, jaga agar jari kaki tetap kering.
  • Pijat dengan lembut pada kulit yang meradang.
  • Letakkan sepotong kecil kapas atau benang gigi di bawah kuku. Basahi kapas atau benang dengan air atau antiseptik.

Saat memotong kuku kaki:

  • Rendam sebentar kaki di air hangat untuk melembutkan kuku.
  • Gunakan pemangkas atau pemotong kuku yang bersih dan tajam.
  • Potong kuku kaki lurus ke atas. Jangan meruncingkan, membulatkan sudut, atau memangkas terlalu pendek.
  • Jangan mencoba memotong sendiri bagian kuku yang tumbuh ke dalam sebab kondisi ini hanya akan memperburuk masalah.

Selain itu, pertimbangkan untuk memakai sandal sampai masalahnya hilang. Kamu bisa menggunakan obat yang dioleskan ke kuku kaki yang tumbuh ke dalam untuk mengatasi rasa sakit. 

Baca juga: Jangan Biarkan Cantengan Kalau Tak Mau Dioperasi

Ingat, bila cara mengatasi cantengan di atas tidak berhasil atau cantengan semakin parah seperti makin nyeri, kemerahan, bengkak, atau menimbulkan demam, segeralah temui dokter.

Tujuannya untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 

Selanjutnya, kondisi apa sih yang sebenarnya dapat memicu cantengan? 

Gegara Memotong Kuku sampai Sepatu Sempit

Seperti penjelasan di atas, cantengan ini disebabkan oleh pertumbuhan kuku yang tidak normal (ke arah dalam kulit). Nah, kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai hal, antara lain: 

  • Keliru memotong kuku. Bila kuku jari kaki dipotong terlalu pendek atau menembus ke bagian pinggiran kuku, hal ini bisa membuat kulit jari tumbuh tak normal, dan menembus kulit. 
  • Cedera Kaki. Tersandung, menendang benda keras karena sengaja, atau hal lainnya yang bisa menyebabkan cedera pada kaki, juga bisa merusak kuku atau membuat kuku menancap pada kulit. 
  • Infeksi jamur pada kuku.
  • Kaki berkeringat. Keringat pada kulit jari kaki dapat menyebabkan kuku jadi lunak dan rusak sehingga terselip pada kulit. 
  • Bentuk kuku. Umumnya bentuk kuku yang seperti kipas, bisa menyebabkan kuku lebih gampang menusuk kulit. 
  • Sepatu atau kaus kaki yang sempit. Bagi kamu yang sering mengenakan sepatu atau kaus kaki yang ketat dan sempit, rasanya perlu harap-harap cemas. Sebab kedua hal ini bisa menekan kuku kaki sehingga dapat menembus kulit.

Baca juga: Bukan Cuma Nyeri pada Kuku, Ini 9 Gejala Cantengan

Nah, cobalah hindari beberapa hal di atas agar kuku kaki selalu sehat dan terhindar dari cantengan. 

 Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. How to Prevent and Treat Ingrown Toenails.
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Ingrown toenail
NHS Inform Scotland. Diakses pada 2020. Ingrown Toenail.