• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Gejala yang Umum Dialami Pengidap Diabetes

Inilah Gejala yang Umum Dialami Pengidap Diabetes

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Inilah Gejala yang Umum Dialami Pengidap Diabetes

Halodoc, Jakarta - Diabetes adalah penyakit yang memengaruhi cara tubuh menggunakan gula darah (glukosa). Glukosa penting untuk kesehatan tubuh karena zat ini menjadi sumber energi yang penting untuk sel-sel yang membentuk otot dan jaringan tubuh. Glukosa juga menjadi sumber bahan bakar utama otak. 



Penyebab penyakit diabetes bervariasi berdasarkan jenisnya. Namun, apapun jenis diabetes yang terjadi, bisa menyebabkan kelebihan gula dalam darah. Gejala diabetes juga bervariasi tergantung pada seberapa banyak gula darah tubuh meningkat. Beberapa orang, terutama yang mengidap pradiabetes atau diabetes tipe 2, terkadang tidak mengalami gejala diabetes. Pada diabetes tipe 2, gejala diabetes cenderung datang dengan cepat dan lebih parah. 

Baca juga: 5 Efek Samping Diabetes yang Tidak Terduga

Gejala Awal yang Umumnya Dialami Pengidap Diabetes

Biasanya gejala diabetes tampak tidak berbahaya. Gejala diabetes yang paling umum, seperti rasa haus dan kelelahan yang terus-meneru, sering kali diabaikan. Jika kamu mengalami satu atau beberapa gejala diabetes berikut ini, sebaiknya waspada dan bicarakan dengan dokter melalui aplikasi Halodoc untuk pemeriksaan diabetes.

1. Sering Merasa Haus

Kamu sudah minum segelas demi segelas air, tapi masih merasa membutuhkan lebih banyak air. Hal ini karena otot dan jaringan lain di tubuh mengalami dehidrasi.

Ketika kadar gula darah naik, tubuh mencoba menarik cairan dari jaringan lain untuk mengencerkan gula dalam aliran darah. Proses ini bisa menyembuhkan tubuh dari dehidrasi dengan mendorong tubuh untuk minum lebih banyak air. 

2. Sering Buang Air Kecil

Minum air yang berlebihan menyebabkan kamu sering buang air kecil. Hal ini bisa membuat kamu minum lebih banyak cairan, yang justru memperparah masala. Tubuh mungkin mencoba menghilangkan kelebihan gula melalui buang air kecil. 

Baca juga: Waspadai Gejala Diabetes yang Menyerang Tubuh

3. Rasa Lapar yang Ekstrem

Kamu mungkin masih merasa lapar bahkan setelah makan. Hal ini karena jaringan tubuh tidak mendapatkan cukup energi dari makanan yang kamu makan. Jika tubuh resisten terhadap insulin atau jika tubuh tidak menghasilkan cukup insulin, gula dari makanan mungkin tidak bisa masuk ke jaringan tubuh untuk menyediakan energi. Hal ini bisa menyebabkan otot dan jaringan lain seolah memberikan pesan lapar supaya kamu makan lebih banyak lagi. 

4. Berat Badan Turun Tanpa Sebab

Seseorang mungkin makan dengan normal dan terus-menerus merasa lapar, namun berat badan justru terus menurun. Hal ini bisa dilihat pada diabetes tipe 2. Jika tubuh tidak mendapatkan cukup energi dari makanan yang kamu konsumsi, itu akan memecah sumber energi lain yang tersedia di dalam tubuh. Hal ini termasuk simpanan lemak dan protein tubuh. Jika ini terjadi, bisa menyebabkan penurunan berat badan. 

5. Kelelahan

Gula adalah salah satu sumber energi utama tubuh. Jika kamu mengalami diabetes, ketidakmampuan tubuh mengubah gula darah menjadi energi bisa menyebabkan kelelahan. Hal ini ditandai dengan perasaan lelah yang umum hingga ekstrem. 

Baca juga: Pengidap Diabetes Bisa Kena Pemfigoid Bulosa, Ini Faktanya

6. Penglihatan Kabur

Kadar gula darah yang tinggi juga bisa menyebabkan penglihatan kabur. Hal ini karena cairan bisa berpindah ke saluran mata. Ini biasanya hilang setelah kadar gula darah dinormalisasi. Namun, hal ini tidak sama dengan retinopati diabetik, yang terjadi seiring waktu pada orang dengan gula darah tinggi kronis. 

7. Infeksi atau Luka yang Lambat Sembuh

Jika seseorang mengalami diabetes tipe 2, tubuh kesulitan melawan infeksi. Hal ini karena bakteri bisa berkembang biak saat kadar gula darah terlalu tinggi. Kadar gula darah yang tinggi juga bisa menghambat kemampuan tubuh untuk menyembuhkan luka dan goresan. Hal ini karena kadar gula darah yang tinggi berdampak negatif pada sel darah putih, yang bertanggung jawab menyembuhkan luka. 

Jika mengalami gejala diabetes, segeralah temui dokter. Kemungkinan diperlukan tes laboratorium hingga rencana perawatan. 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Diabetes.
Healthline. Diakses pada 2021. Diabetes Symptoms: Early Signs, Advanced Symptoms, and More