• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Hal yang Harus Diperhatikan Pengidap Lipidemia

Inilah Hal yang Harus Diperhatikan Pengidap Lipidemia

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta – Lipidemia adalah kondisi yang muncul karena ada gangguan pada metabolisme lipid (lemak) di dalam tubuh. Lipid merupakan zat lemak yang terdiri dari minyak, asam lemak, dan kolesterol. Dalam beberapa kondisi, metabolisme zat ini bisa terganggu dan akan memengaruhi kondisi kesehatan tubuh. Gangguan lipidemia yang bisa terjadi adalah hyperlipidemia dan dyslipidemia

Hiperlipidemia merupakan kondisi yang terjadi akibat kadar kolesterol atau trigliserida di dalam darah terlalu tinggi. Kabar buruknya, kondisi ini bisa muncul tanpa gejala yang jelas, tetapi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, bahkan berujung pada kematian. Meski begitu, pengidap lipidemia bisa menerapkan beberapa hal untuk menurunkan risiko komplikasi akibat gangguan ini. 

Baca juga: Kenali 5 Jenis Makanan yang Tinggi Kolesterol

Perubahan Gaya Hidup Pengidap Lipidemia 

Gangguan metabolisme lipid alias lipidemia adalah kondisi yang tidak boleh diabaikan begitu saja. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pengidap penyakit ini, salah satunya adalah gaya hidup yang dijalan. Pengidap lipidemia disarankan untuk melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat, di antaranya: 

  • Mengatur pola makan. Sebab, salah satu hal yang bisa memicu gangguan pada metabolisme lemak di dalam tubuh adalah pola makan yang tidak sehat. Pengidap lipidemia disarankan untuk mengonsumsi makanan yang rendah kandungan lemak tapi tinggi serat. 
  • Menurunkan berat badan. Memiliki berat badan berlebih alias obesitas adalah hal yang harus dihindari pengidap lipidemia.
  • Berhenti merokok. Hal ini juga bisa membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. 
  • Aktif bergerak dan rajin berolahraga. Nyatanya, hal ini juga bisa membantu menurunkan risiko kadar kolesterol atau lemak terlalu tinggi. 
  • Batasi asupan minuman yang mengandung alkohol
  • Konsumsi obat jika dibutuhkan. Obat yang dikonsumsi harus sesuai dengan resep dokter dan bertujuan untuk menurunkan kadar kolesterol maupun trigliserida. 

Baca juga: Obesitas Bisa Sebabkan Dislipidemia

Selain menerapkan gaya hidup sehat, pengidap lipidemia juga harus rutin melakukan pemeriksaan untuk mengontrol kadar lemak atau kolesterol. Hal ini penting dilakukan sebab kondisi tubuh setiap orang bisa berbeda-beda. Rutin melakukan pemeriksaan bisa membantu dokter memantau kondisi tubuh, memilih gaya hidup yang sesuai, serta jenis pengobatan yang dibutuhkan. 

Untuk menghindari dan menurunkan risiko gangguan metabolisme lipid, ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari dan tidak dilakukan. Sebab, kebiasaan-kebiasaan ini bisa memicu risiko penyakit. Hal yang harus dihindari pengidap lipidemia adalah: 

  • Gaya hidup tidak sehat.
  • Pola makan buruk.
  • Aktif merokok. 
  • Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
  • Jarang berolahraga. 
  • Sering mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, gorengan, daging berlemak, keju, dan mentega. 
  • Kebiasaan kurang beristirahat atau kurang tidur di malam hari. 

Pengidap lipidemia harus memperhatikan hal-hal tersebut. Penting juga untuk selalu memantau kondisi tubuh dan kadar lemak serta kolesterol di dalam darah. Jika kadar kolesterol terlalu tinggi dan mulai muncul gejala, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit terdekat. Sebab, kondisi tersebut mungkin harus segera mendapat pertolongan medis. 

Baca juga: Hati-Hati, Ini 5 Penyakit yang Dapat Terjadi karena Kolesterol Tinggi

Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk menemukan daftar rumah sakit terdekat. Atur lokasi dan cari tahu rumah sakit yang bisa dikunjungi dan sesuai kebutuhan. Halodoc juga bisa digunakan untuk membuat janji dengan dokter. Ayo, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. What You Should Know about Hyperlipidemia.
WebMD. Diakses pada 2021. What Is Hyperlipidemia?
Vascular Health Clinics. Diakses pada 2021. Lipidemia.