• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Kaitan Kolesterol Tinggi dengan Risiko Kanker Payudara
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Kaitan Kolesterol Tinggi dengan Risiko Kanker Payudara

Inilah Kaitan Kolesterol Tinggi dengan Risiko Kanker Payudara

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 18 Maret 2022

“Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko dari banyak penyakit, termasuk kanker payudara. Tentunya hal ini perlu dihindari agar penyakit mematikan ini tidak menyerang. Dipercaya jika semakin tinggi kolesterol di dalam tubuh, semakin rentan juga untuk terkena kanker.”

Inilah Kaitan Kolesterol Tinggi dengan Risiko Kanker Payudara

Halodoc, Jakarta – Pola makan yang buruk dapat meningkatkan tingkat kolesterol di dalam tubuh. Ada banyak sekali penyakit yang risikonya meningkat saat kolesterol tubuh terlalu tinggi. Pada wanita, salah satu risiko yang dapat meningkat adalah kanker payudara. Namun, bagaimana caranya kolesterol tinggi dapat membuat seseorang lebih berisiko alami kanker payudara? Ketahui jawabannya di sini!

Hubungan Kolesterol Tinggi dan Risiko Kanker Payudara

Menurut jurnal dari Breast Cancer Research, “Updating the role of obesity and cholesterol in breast cancer“, kanker payudara adalah penyebab paling umum kematian terkait kanker pada wanita. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa masalah ini berhubungan dengan gaya hidup dan faktor lingkungan. Obesitas dan kolesterol tinggi memiliki hubungan sebab-akibat dengan kanker payudara.

Pada penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari Aston University School Of Medical Sciences di Birmingham, Inggris, pun mengatakan bahwa seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi memiliki potensi lebih tinggi hingga 64 persen terserang kanker payudara.

Meski telah melakukan penelitian sejak tahun 2000 hingga 2013, peneliti menyebut teori tersebut masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini menemukan bahwa pengobatan kolesterol tinggi menggunakan statin (obat penurun kolesterol) juga berperan dalam menekan risiko terjadinya kanker payudara.

Sayangnya, sejauh ini peneliti menyebut masih belum menemukan adanya kaitan secara langsung antara kolesterol tinggi dengan kanker payudara. Namun, bukan berarti kedua hal tersebut sama sekali tidak berkaitan.

Lalu, bagaimana caranya kanker payudara bisa terjadi akibat kolesterol tinggi? Pada penelitian yang dilakukan oleh Duke University College of Medicine, menjelaskan cara sel kanker payudara menggunakan kolesterol untuk mengembangkan toleransi pada stres. Sel kanker yang “stres” saat mencoba bermetastasis dan menyebar ke area sekitarnya. Sering kal, sel ini mati sebelum menyebar. Namun, beberapa sel yang tidak mati akan menyebabkan tumor di bagian tubuh lain.

Disebutkan kolesterol dapat menjadi bagian dalam sel kanker untuk mengatasi “stres” tersebut. Saat sel-sel kanker mulai tumbuh dan bertambah jumlahnya, diperkirakan ia telah resisten terhadap kematian. Sehingga, produksi sel-sel baru yang juga resisten lebih cepat dan menimbulkan terjadinya kanker.

Penyebab Kolesterol Tinggi yang Berakibat Kanker Payudara

Kolesterol tinggi adalah kondisi saat kadar kolesterol dalam darah yang melampaui batas normal. Kondisi ini juga disebut dengan nama hiperkolesterolemia yaitu saat kadar kolesterol “jahat” melampaui jumlah kolesterol “baik”.

Ada dua jenis kolesterol yang terdapat pada tubuh manusia. Jenis pertama adalah High Density Lipoprotein (HDL) atau lipoprotein dengan kepadatan tinggi yang sering disebut sebagai kolesterol baik. Jenis lainnya, yaitu Low Density Lipoprotein (LDL) atau lipoprotein dengan kepadatan rendah yang disebut sebagai kolesterol jahat.

LDL berfungsi untuk mengangkut kolesterol dari organ hati ke bagian tubuh lain yang membutuhkan. Namun, jika jumlah LDL melebihi batas yang dibutuhkan, bisa terjadi pengendapan pada dinding arteri sehingga menyebabkan penyakit. 

Lalu apa yang menyebabkan kadar kolesterol bisa naik dan berlebih? Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan hal ini terjadi seperti kebiasaan mengonsumsi makanan dengan kandungan kolesterol tinggi. Kurang berolahraga dan faktor usia serta keturunan juga memiliki peran dalam memicu kolesterol tinggi.

Kolesterol tinggi merupakan penyakit yang sebaiknya tidak disepelekan. Sebab saat kolesterol melonjak dan mengendap di sekitar dinding arteri, maka ada kemungkinan aliran darah ke tubuh menjadi terhambat. Seperti aliran darah ke jantung, otak serta bagian lain yang membutuhkan. Alhasil, bagian tubuh mungkin akan kurang pasokan darah bahkan kehilangan fungsinya.

Pada kondisi paling parah, kolesterol tinggi pun akan meningkatkan risiko penyakit aterosklerosis atau penyempitan arteri. Selain itu, penggumpalan darah, stroke hingga serangan jantung juga masuk dalam daftar penyakit yang sering terjadi jika seseorang memiliki kadar kolesterol terlalu tinggi.

Gejala yang khas dan timbul sebagai tanda tingginya kadar kolesterol adalah rasa sakit di kepala bagian belakang. Selain itu, sakit di dada bagian depan dan lengan juga bisa muncul sebagai penanda. Apalagi kalau naiknya kadar kolesterol dibarengi dengan perasaan tertekan atau stres yang berlebihan. Pada kondisi ini, risiko seseorang mengalami penyakit jantung koroner pun semakin meningkat.

Kamu bisa mengetahui kadar kolesterol melalui pemeriksaan darah. Selain itu penting untuk mengubah pola hidup apabila sudah terlanjur mengalami kolesterol tinggi. Hindari mengonsumsi makanan yang banyak mengandung lemak. Selain itu, kontrol juga berat badan dan kondisi kesehatan tubuh.

Nah, kamu bisa lho melakukan pemesanan untuk pemeriksaan kesehatan melalui aplikasi Halodoc. Cukup dengan download aplikasi Halodoc, segala kemudahan dalam akses kesehatan bisa dilakukan hanya dengan penggunaan smartphone. Maka dari itu, segera unduh aplikasinya sekarang juga!

Referensi:
Medicine Net. Diakses pada 2022. Cholesterol Levels May Be Linked to Breast Cancer Risk.
Breast Cancer Research. Diakses pada 2022. Updating the role of obesity and cholesterol in breast cancer.
Medical News Today. Diakses pada 2022. High cholesterol diagnosis tied to lower breast cancer risk.
Healthline. Diakses pada 2022. High Cholesterol Levels May Impact Your Risk of Certain Cancers: What We Know.