01 April 2019

Inilah Kelebihan Menjalani Pemeriksaan C Arm Radiography Fluoroscopy

Pemeriksaan C Arm Radiography Fluoroscopy

Halodoc, Jakarta - Pemeriksaan dalam C-Arm Radiography Fluoroscopy dapat dilihat secara real-time pergerakannya melalui monitor. Mesin ini mempunyai teknik yang melibatkan monitor, X-Ray, dan zat kontras. Selain bentuknya yang unik, ternyata C-Arm Radiography Fluoroscopy juga mempunyai beberapa kelebihan yang bisa digunakan untuk memindai tulang manusia? Bagaimana cara kerja mesin ini? Apa yang menjadi kelebihan C-Arm Radiography Fluoroscopy dibanding mesin pemindai lainnya?

Baca juga: Sakit Lutut Setelah Berolahraga? Mungkin Ini Penyebabnya

C-Arm Radiography Fluoroscopy, Mesin Unik Berbentuk Huruf C

Teknik fluoroskopi merupakan nama lain dari C-Arm Radiography Fluoroscopy. C-Arm Radiography Fluoroscopy umumnya digunakan di dalam ruangan operasi. Biasanya, mesin ini digunakan dalam pelaksanaan prosedur ortopedi untuk memvisualisasi tulang, atau implan yang menggunakan dosis rendah radiasi.

Mesin ini merupakan mesin yang ukurannya cukup besar, dan berbentuk seperti huruf C. Karena bentuknya seperti huruf C, mesin ini mempunyai dua sisi yang di satu sisinya akan menghasilkan sumber cahaya X-Ray, dan di sisi lainnya merupakan layar fluoresen, yaitu layar yang digunakan untuk memindai sinar suatu zat yang telah menyerap sinar atau radiasi elektromagnetik lain.

Baca juga: Bahu Sering Nyeri dan Kaku, Hati-Hati Frozen Shoulder

Kelebihan Menjalani Pemeriksaan C-Arm Radiography Fluoroscopy

C-Arm Radiography Fluoroscopy punya kelebihan untuk meminimalisir kesalahan dalam memprediksi letak objek dan diagnosis, karena mesin ini akan memperlihatkan proses pelaksanaan tindakan medis dalam memindai tulang secara real-time. Dengan prosedur tersebut, tindakan medis yang dilakukan bisa berjalan dengan mudah, akurat, dan nyaman.

Kelebihan mesin ini akan sangat berfungsi sebagai penunjang proses pelayanan medis, terutama pada tindakan operasi. C-Arm juga digunakan sebagai penunjang untuk bedah ortopedi, saraf, dan laparoskopi. Dalam kasus pindai tulang manusia, teknologi C-Arm ini mampu menampilkan objek secara tiga dimensi, sehingga dapat dilihat dengan lebih jelas dan utuh dari berbagai sisi dan posisi.

Prosedur Pelaksanaan C-Arm Radiography Fluoroscopy

Uji pencitraan dengan prosedur fluoroskopi akan membutuhkan waktu sekitar 45-60 menit. Waktu yang dibutuhkan akan tergantung pada bagian tubuh yang sedang diperiksa. Prosedur pemeriksaan fluoroskopi akan dimulai dengan pemberian zat warna pembanding. Zat warna pembanding ini akan diberikan kepada seseorang yang ingin menjalani prosedur ini dengan cara diberikan melalui anus, oral atau diminum, dan disuntik. Zat warna ini juga memiliki efek samping, seperti perut kembung atau mual.

Komplikasi yang Bisa Terjadi pada C-Arm Radiography Fluoroscopy

Walaupun mesin ini menjanjikan tindakan medis yang dilakukan bisa berjalan dengan mudah, akurat, dan nyaman. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya risiko komplikasi yang terjadi. Komplikasi bisa terjadi tergantung pada ambang batas dosis radiasi yang digunakan, seperti luka bakar pada kulit, kerontokan rambut dan bulu tubuh, atau akan memicu terjadinya katarak.

Baca juga: Kram Saat Olahraga? Begini 4 Cara Menghentikannya

Dengan kelebihan dapat meminimalisir kesalahan ini, apakah kamu ingin menjalani prosedur ini? Jika iya, ada baiknya kamu pelajari dengan jelas prosedur-prosedur apa yang akan kamu jalani. Dalam hal ini, kamu bisa berdiskusi dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!