• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Kiat Mudah Memberikan ASI Saat Sudah Masuk Kerja
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Kiat Mudah Memberikan ASI Saat Sudah Masuk Kerja

Inilah Kiat Mudah Memberikan ASI Saat Sudah Masuk Kerja

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 16 Juni 2022

“Ada beberapa kiat mudah memberikan ASI saat ibu sudah kembali masuk kerja. Salah satunya adalah rajin memerah ASI untuk memudahkan ibu dalam memberikan ASI saat tidak sedang di rumah.”

Inilah Kiat Mudah Memberikan ASI Saat Sudah Masuk Kerja

Halodoc, Jakarta – Pemberian ASI eksklusif pada anak memang sangat dianjurkan oleh para ahli. Sebab, ASI merupakan makanan yang ideal untuk pertumbuhan bayi. Perlu diketahui kalau di dalam ASI, terkandung antibodi yang dapat melindungi anak dari berbagai penyakit yang umum menyerang anak. Selain itu, ASI eksklusif juga menyediakan segala nutrisi dan energi yang dibutuhkan bayi dalam enam bulan kehidupan anak. 

Namun, bagi sebagian ibu memberikan ASI eksklusif tak begitu semulus yang diharapkan. Terlebih bagi ibu yang harus kembali bekerja saat waktu cutinya sudah habis. Lantas, apa yang harus dilakukan agar tetap bisa memberikan ASI eksklusif? Yuk, ketahui kiat mudah yang dapat ibu lakukan, di sini! 

Kiat Mudah Memberikan ASI Ketika Sudah Masuk Kerja

Berikut adalah beberapa kiat mudah memberikan ASI ketika ibu sudah kembali masuk kerja: 

1.  Rajin Memerah ASI

Selain membuat payudara tidak lagi penuh, kegiatan memerah atau pumping juga memudahkan ibu dalam memberikan ASI saat tidak sedang di rumah. Beruntunglah sekarang banyak cara lebih praktis yang bisa ibu lakukan untuk memerah ASI setiap hari. Bila memerah ASI dengan tangan sulit dilakukan, alat pumping ASI manual maupun elektrik dapat menjadi pilihan para ibu yang bekerja.

2.  Ketahui Cara Menyimpan ASIP

Langkah memberikan ASI eksklusif untuk ibu bekerja selanjutnya, ketahui betul-betul cara terbaik menyimpan ASIP (Air Susu Ibu Perah). Berdasarkan rekomendasi IDAI, wadah yang dianjurkan untuk menyimpan ASIP adalah yang keras, terbuat dari kaca atau plastik keras sehingga dapat menyimpan ASI untuk jangka waktu yang lama. Selain itu, kantung plastik khusus sebagai wadah penyimpanan ASI juga dapat dipergunakan untuk jangka pendek yaitu kurang dari 72 jam. 

Meski begitu, penggunaan kantung plastik untuk jangka waktu yang lama tidak dianjurkan. Sebab, plastik tersebut dapat tumpah, bocor, terkontaminasi dan beberapa komponen ASI juga dapat menempel pada kantung plastik tersebut sehingga nilai gizi ASI berkurang. Selain itu wadah penyimpanan ASI sebaiknya kedap udara.

Adapun itu, berikut adalah panduan aturan suhu kulkas/tempat penyimpanan dan lama penyimpanan ASI dari IDAI:

  • ASI dapat disimpan pada suhu ruangan 25° Celsius selama 6-8 jam. Kalau suhu ruangan >25° Celsius tahan 2-4 jam. Wadah ASI harus ditutup dan dibiarkan dingin.
  • ASI dapat disimpan dalam insulated cooler bag dengan ice packs selama 24 jam.
  • Air susu ibu (ASI) dapat disimpan dalam lemari es/kulkas (4°Celsius) sampai 5 hari.
  • ASI juga dapat disimpan dalam freezer pada kompartemen yang terletak di dalam lemari es/kulkas (-15°Celsius) selama 2 minggu. Selain itu, pada deep freezer yang jarang dibuka dan temperaturnya tetap ideal (-20°C) ASI dapat disimpan selama 6-12 bulan. 

Petunjuk penyimpanan ASI tersebut adalah untuk bayi cukup bulan yang sehat, tidak untuk bayi yang dirawat di rumah sakit atau bayi prematur.

3.  Pahami Trik Menyiapkan ASIP

Selain mengetahui cara menyimpannya, ada beberapa hal yang juga harus ibu lakukan sebelum ASIP tersebut diberikan. Saat hendak digunakan, keluarkan wadah ASIP dari kulkas dan hangatkan dengan cara merendam wadahnya ke dalam air hangat. Hindari proses penghangatan dengan microwave atau kompor. Sebab, kedua media tersebut bisa membuat antibodi yang terkandung pada ASIP menjadi tidak berfungsi.

4.  Latihan Memberi ASI dari Botol

Dua minggu sebelum kamu mulai kembali bekerja, cobalah biasakan si kecil untuk menyusu dari botol yang berisi ASI perahan di jam-jam saat kamu on duty. Jika latihan ini dilakukan dari jauh-jauh hari, bayi pun akan terbiasa dan tidak lagi terlalu ketergantungan dengan pemberian ASI secara langsung dari payudara. Agar lebih memudahkan lagi, usahakanlah untuk membangun jadwal menyusui rutin sejak bayi lahir. Ibu dapat mengatur jadwal menyusui setidaknya tiap 3 jam atau 4 jam sekali. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan risiko bayi rewel sehingga diharapkan ibu tidak akan khawatir selama bekerja.

5.  Minta Dukungan Pihak Kantor

Memberikan ASI eksklusif di masa bekerja juga membutuhkan dukungan penuh dari pihak kantor. Komunikasikan pada mereka kalau kamu setidaknya memerlukan ruang yang lebih private untuk memerah ASI setiap 3-4 jam sekali. Selain itu, pastikan pula di kantormu ada tempat menyimpan ASI sementara sebelum kamu bawa pulang.

6. Atur Waktu Sebaik Mungkin 

Kembali bekerja pasca cuti hamil mungkin akan terasa sangat berat karena ibu perlu kembali beradaptasi. Namun, ibu bisa menyiasati hal ini dengan beberapa cara yang mudah. Salah satunya adalah berusaha kembali bekerja sebelum akhir pekan. Sebagai contoh, ibu dapat kembali bekerja di hari jumat agar waktu kerja pendek dan ibu dapat lebih menyesuaikan diri. Selain itu, pastikan juga kalau ibu tidak menumpuk pekerjaan, sehingga ibu tidak stres. 

Ketika sudah masuk kerja di awal pekan, ibu dapat menyusui bayi di pagi hari sebelum berangkat ke kantor, dan ketika ibu pulang kerja. 

Itulah beberapa kiat mudah memberikan ASI ketika ibu sudah kembali masuk kerja. Mulai dari rajin memerah ASI, mengetahui cara menyimpan ASIP, hingga mengatur waktu ibu sebaik mungkin. Penting untuk memastikan kalau kebutuhan anak terpenuhi dengan baik dari pemberian ASI. 

Jika ibu masih memiliki pertanyaan seputar pemberian ASI, segeralah menghubungi dokter spesialis anak. Nah, melalui aplikasi Halodoc, ibu bisa tanya dokter spesialis anak untuk mendapatkan informasi medis yang dibutuhkan. Ibu bisa menggunakan fitur chat/video call secara langsung pada aplikasinya. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi: 

IDAI. Diakses pada 2022. Sukses Menyusui Saat Bekerja. 
NHS. Diakses pada 2022. Breastfeeding and going back to work. 
Promkes Kemkes. Diakses pada 2022. Bagaimana Tips untuk Ibu Bekerja Agar Pemberian ASI Eksklusif Mampu Jalan Terus?
Baby Centre. Diakses pada 2022. What’s the best way to store breastmilk?