• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Manfaat Belajar Bahasa Asing bagi Anak

Inilah Manfaat Belajar Bahasa Asing bagi Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Belajar bahasa asing kini sudah dianggap menjadi hal yang penting. Itulah mengapa ada banyak orangtua yang mendorong anak mereka untuk belajar bahasa asing. Tidak cukup hanya dari sekolah, belajar bahasa asing menjadi kegiatan tambahan yang sering diberikan para orangtua pada anak mereka.

Mendorong anak belajar bahasa asing dapat membuat ia lancar berkomunikasi dengan menggunakan bahasa lain selain bahasa ibunya. Hal ini juga dapat memberikan manfaat bagi perkembangan otak anak.

Dilansir dari laman Language Kids World, banyak peneliti telah mempelajari otak anak-anak yang menguasai dwibahasa dan dampak bilingualisme dan multibahasa dalam mendorong perkembangan kognitif.

Hasilnya, ditemukan bahwa otak anak-anak bilingual dan multibahasa bekerja secara berbeda dari otak anak-anak monolingual. Perbedaan ini memberikan keuntungan bagi anak-anak yang berbicara lebih dari satu bahasa. 

Baca juga: 5 Bahasa Asing yang Sedang Tren di 2018 untuk Anak

  • Meningkatkan Kemampuan Otak Anak

Seseorang yang bilingual akan lebih baik dalam tugas-tugas yang membutuhkan kemampuan multi-tasking dan fokus perhatian daripada orang dengan monolingual. Pemindaian otak menunjukkan, mereka memiliki lebih banyak materi abu-abu di wilayah otak mereka yang terlibat dalam fungsi eksekutif.

Nah, manfaat tersebut bisa didapatkan di usia dini. Peneliti baru menunjukkan bahwa bahkan bayi berusia kurang dari satu tahun yang mempelajari berbagai bahasa menunjukkan pola kognitif yang berbeda di otak mereka dibandingkan dengan bayi monolingual. Faktanya, beberapa peneliti juga berpendapat bahwa cara terbaik untuk memiliki anak yang lebih pintar adalah mengekspos mereka ke berbagai bahasa saat mereka masih kecil.

Baca juga: 6 Tips untuk Mendukung Kecerdasan Anak

  • Meningkatkan Kemampuan Anak untuk Memecahkan Masalah

Manfaat belajar bahasa asing dapat melatih anak untuk memahami makna sebagai bagian penting dari komunikasi di lebih dari satu sistem bahasa. Hal ini juga membantu mereka dalam pemecahan masalah dan memberi anak-anak kemampuan untuk mencari pendekatan yang berbeda untuk memecahkan suatu masalah.

  • Meningkatkan Kecerdasan Akademik Anak

Tidak hanya membuat anak unggul dalam bidang bahasa, belajar bahasa asing di usia dini juga dapat memengaruhi prestasi anak di bidang lainnya, seperti membaca dan matematika. Berdasarkan penelitian, siswa yang berbicara lebih dari satu bahasa mendapatkan nilai yang lebih tinggi pada ujian masuk perguruan tinggi standar daripada siswa monolingual.

  • Memperlancar Kemampuan Bahasa Asli Anak

Masih ada banyak orangtua yang percaya bahwa belajar bahasa asing dapat membingungkan seorang anak. Namun, anak-anak yang mempelajari bahasa asing berbicara lebih baik dalam bahasa ibu mereka daripada siswa non-dwibahasa, sebagaimana diukur dengan menggunakan tes standar. Selain itu, anak-anak dwibahasa juga memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengidentifikasi kalimat yang salah secara tata bahasa dibandingkan dengan anak monolingual.

  • Dapat Lebih Mudah Mempelajari Bahasa Lainnya

Kamu mungkin pernah mendengar bahwa kemampuan bayi untuk belajar bahasa diibaratkan seperti ‘spons’. Penelitian menunjukkan bahwa ada ‘masa kritis’ untuk penguasaan bahasa, yaitu waktu di mana otak memiliki kondisi prima untuk belajar.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Patricia Kuhl di Institut Pembelajaran dan Ilmu Otak di Universitas Washington menunjukkan bahwa bayi berusia 8-12 bulan mulai dapat fokus pada suara yang muncul dari dalam bahasa ibu mereka. Namun, bila bayi dipaparkan pada bahasa kedua, mereka dapat membedakan suara asing tersebut.

Sampai usia 7 atau 8 tahun, anak-anak dapat belajar berbicara bahasa kedua dengan tata bahasa yang lancar dan tanpa aksen. Setelah masa kritis tersebut, kemampuan menguasai bahasa asing secara bertahap akan menurun.

Jadi, bila kamu ingin agar anak untuk menguasai bahasa asing, mulailah di usia sedini mungkin. Setelah anak mempelajari satu bahasa asing, ia lebih mudah untuk belajar bahasa asing lainnya.

Baca juga: Inilah Usia Ideal Anak untuk Belajar Bahasa Asing

Jika ingin bertanya-tanya waktu terbaik bagi anak untuk belajar bahasa asing atau cara tepat mengajarkan anak bahasa asing, ibu bisa menanyakan pada ahlinya dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play untuk mendapatkan solusi kesehatan terlengkap.

Referensi:
Language Kid World. Diakses pada 2020. 10 reasons why your child should learn a second or foreign language.
Panda Tree. Diakses pada 2020. 15 Reasons for Kids to Learn a Foreign Language.