• Home
  • /
  • Inilah Manfaat Berhenti Minum Alkohol Sebulan untuk Tubuh

Inilah Manfaat Berhenti Minum Alkohol Sebulan untuk Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Inilah Manfaat Berhenti Minum Alkohol Sebulan untuk Tubuh

Halodoc, Jakarta -  Mungkin kamu menyadari bahwa minum alkohol terlalu berat hingga kecanduan alkohol tidak baik untuk kesehatan. Namun, memang menghentikan kebiasaan tersebut bukanlah perkara yang mudah. Mungkin saat ini kamu perlu melakukan Dry January, yaitu berhenti minum alkohol selama satu bulan penuh. Meski hanya mencoba sebulan untuk berhenti minum alkohol, tapi banyak manfaat yang akan kamu rasakan untuk kesehatan tubuh.

Baca juga: Ini Dampak Negatif Kecanduan Alkohol pada Tubuh

Dry January mungkin bisa jadi ide resolusi kesehatan tahun baru jangka pendek. Apa saja yang bisa didapatkan dengan melakukannya? Inilah sejumlah manfaat yang bisa tubuh kamu rasakan.

1. Meringankan Masalah Hati

Sirosis hati dapat terjadi seiring waktu, ketika kamu secara berlebihan mengonsumsi alkohol. Nah, ketika kamu berhenti mengonsumsi alkohol secara berlebihan, perubahan akan terjadi pada lemak di hati. Perubahan tersebut bersifat reversibel dan hati bisa menjadi normal kembali. 

Perlu kamu ketahui, hati adalah organ yang toleran. Perubahan positif dapat terjadi dalam beberapa minggu setelah berhenti minum alkohol. Dengan tidak adanya alkohol, hati dapat fokus pada pekerjaan lain, seperti memecah racun lain yang diproduksi oleh tubuh, metabolisme lemak, dan kelebihan hormon yang perlu diurai .

2. Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular

Alkohol dimetabolisme oleh hati dan enzim yang disebut dehydrogenases. Namun, saat kamu minum alkohol secara berlebihan, enzim menjadi jenuh dan dimetabolisme oleh enzim yang berbeda. Ketika dimetabolisme oleh jalur yang berbeda, hati akan menghasilkan banyak radikal bebas untuk mengoksidasi kolesterol jahat (LDL). Saat LDL dioksidasi, ia menumpuk di arteri yang membentuk penyumbatan. 

Selain berhenti minum alkohol, ada baiknya untuk mengiringinya dengan olahraga teratur. Dengan begitu, kolesterol dalam tubuh pun akan meningkat dan tubuh akan menjadi lebih sehat.

Baca juga: Ini 13 Tanda Orang Kecanduan Alkohol

3. Mengurangi Risiko Kanker

Seseorang akan lebih berisiko mengalami kanker jika terlalu banyak minum alkohol dan teratur dari waktu ke waktu. Konsumsi alkohol akan mengembangkan beberapa jenis kanker berikut:

  • Kepala dan leher.
  • Kerongkongan.
  • Hati.
  • Payudara.
  • Kolorektal.

    4. Penurunan Berat Badan

Alkohol mengandung tinggi kalori dan gula. Siapapun yang rutin mengonsumsinya akan berpotensi meningkatkan berat badan. Dengan menghentikannya, mungkin tidak akan membantu menurunkan berat badan secara cepat. Jika peminum yang lebih berat, dengan berhenti minum alkohol masih membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menurunkan berat badan. Hanya saja dari waktu ke waktu kamu berhenti minum alkohol, kamu akan merasakan lemak perut yang lebih sedikit, serta penurunan lemak dalam darah. 

5. Meningkatkan Kekuatan dan Kemampuan Otak

Kamu tentu mengetahui bahwa usia yang dikatakan legal secara hukum mengonsumsi alkohol adalah 21 tahun. Sebenarnya ada alasan mengapa usia 21 tahun sudah legal. Karena minum alkohol di usia remaja akan menjadi masalah besar. Ini dapat menyebabkan kehilangan memori dan gangguan pada perkembangan otak. Bagi remaja atau mahasiswa berhenti minum alkohol selama sebulan adalah hal yang terbaik untuk dilakukan. 

Hal ini juga berlaku bagi orang dengan gangguan penggunaan alkohol atau bagi yang memiliki riwayat keluarga. Biasanya, pecandu alkohol memiliki beberapa gangguan otak tertentu yang disebabkan oleh minum alkohol berlebih. Kerusakan otak dapat mengurangi daya ingat dan konsentrasi. 

Baca juga: Di Indonesia, Ini Alasan Tidak Boleh Minum Minol Sebelum 21 Tahun

Jika kamu mempunyai pertanyaan lebih lanjut mengenai dampak minuman alkohol pada kesehatan, tanyakan saja pada dokter di Halodoc. Berdiskusi dengan dokter dapat dengan mudah dilakukan kapan dan di mana saja. Praktis kan? Yuk, download aplikasinya sekarang juga!

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Here’s What Happens to Your Body When You Cut Out Alcohol for 30 Days