• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Manfaat Saffron untuk Asam Lambung
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Manfaat Saffron untuk Asam Lambung

Inilah Manfaat Saffron untuk Asam Lambung

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 12 Januari 2022

“Mengonsumsi saffron dikabarkan dapat menetralkan asam lambung sekaligus membersihkan lambung. Kendati demikian, manfaat saffron tersebut belum tentu dapat dirasakan pada semua orang. Sebab, konsumsi saffron bisa saja memicu efek sebaliknya, yakni meningkatkan asam lambung.”

Inilah Manfaat Saffron untuk Asam Lambung

Halodoc, Jakarta – Selain dikenal sebagai rempah termahal di dunia, saffron juga diduga dapat mengatasi asam lambung. Hal ini lantaran rempah tersebut mengandung beberapa nutrisi dan senyawa penting yang dibutuhkan tubuh. Misalnya seperti vitamin (thiamin atau B1 dan riboflavin atau B2), protein, polisakarida, hingga flavonoid yang bersifat sebagai antioksidan. 

Alhasil, saffron diyakini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah bermanfaat untuk mengatasi penyakit asam lambung. Namun, benarkah demikian? Yuk simak informasinya di sini!

Saffron Untuk Asam Lambung, Masih Memerlukan Penelitian Lebih Mendalam 

Berdasarkan sebuah penelitian tahun 2016 silam, yang berjudul Therapeutic effects of saffron (Crocus sativus L.) in digestive disorders: a review, menjelaskan bahwa saffron dan aktivitas farmakologinya telah diuji sedari dahulu. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa rempah tersebut memiliki berbagai efek biologis tubuh. Mulai dari memperkuat lambung, mengurangi nafsu makan, mengurangi keasaman lambung, hingga meningkatkan pencernaan.

Nah, mengenai manfaat rempah tersebut bagi asam lambung, hal ini juga didukung oleh seorang ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Irmanida Batubara. Seperti yang dikutip dari salah satu media daring nasional, dirinya memaparkan bahwa mengonsumsi saffron dapat menetralkan asam lambung sekaligus membersihkan lambung.

Kendati demikian,  manfaat rempah tersebut belum tentu dapat dirasakan pada semua orang. Sebab, bagi mereka yang memiliki perut sensitif, konsumsi saffron bisa saja memicu efek sebaliknya, yakni meningkatkan asam lambung (GERD, gastritis, tukak lambung). Di samping itu, penelitian lebih mendalam tentu masih diperlukan terkait manfaat saffron untuk asam lambung.

Manfaat Kesehatan Lain dari Saffron

Selain diyakini bermanfaat bagi asam lambung, saffron juga memiliki berbagai manfaat kesehatan lainnya, seperti:

1. Melindungi Tubuh dari Radikal Bebas

melindungi dari radikal bebas

Saffron kaya akan senyawa yang bertindak sebagai antioksidan. Misalnya seperti crocin, crocetin, safranal, dan kaempferol. Nah, antioksidan sendiri bermanfaat dalam membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif akibat radikal bebas.

 2. Mengatasi Depresi 

mengatasi depresi

Dilansir dari Healthline, konsumsi 30 mg saffron setiap hari sama efektifnya dengan penggunaan fluoxetine, imipramine, dan citalopram. Perlu diketahui bahwa beberapa obat tersebut merupakan obat yang biasa dipergunakan untuk mengobati depresi. Meski begitu, penelitian lebih mendalam terkait efektivitasnya tentu masih diperlukan.

3. Berpotensi Dapat Mengatasi Kanker

mencegah kanker

Salah satu manfaat rempah yang satu ini adalah berpotensi dalam mengatasi kanker. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan pada 2007 silam dengan judul Crocin from Crocus sativus possesses significant anti-proliferation effects on human colorectal cancer cells. 

Penelitian yang dilakukan melalui tabung reaksi tersebut menunjukkan bahwa safron dan senyawanya telah terbukti secara selektif membunuh sel kanker usus besar, dan membiarkan sel normal tidak terluka. Namun, penelitian lebih lanjut pada manusia tentu masih diperlukan.

4. Bersifat Afrodisiak

bersifat afrodisiak

Saffron juga diyakini bersifat afrodisiak sehingga membantu meningkatkan libido. Hal ini berdasarkan penelitian yang berjudul Effect of saffron on fluoxetine-induced sexual impairment in men: randomized double-blind placebo-controlled trial. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa mengonsumsi asupan 30 miligram saffron setiap hari selama empat minggu secara signifikan meningkatkan fungsi ereksi pada pria.

Nah, itulah penjelasan mengenai manfaat saffron untuk asam lambung. Mengonsumsi rempah tersebut dikabarkan dapat menetralkan asam lambung sekaligus membersihkan lambung. Meski begitu, manfaat rempaj saffron tersebut belum tentu dapat dirasakan oleh semua orang dan masih memerlukan penelitian lebih dalam. Menariknya lagi, saffron juga memiliki beragam manfaat kesehatan lainnya. Contohnya seperti melindungi tubuh dari radikal bebas hingga bersifat afrodisiak.  

Meski umumnya tidak berbahaya, asam lambung bukanlah kondisi yang dapat disepelekan. Jika kamu mengalami naiknya asam lambung dengan intensitas yang sering, sebaiknya segeralah periksakan dirimu ke dokter. 

Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa membuat janji rumah sakit dengan dokter spesialis gastroenterologi. Tentunya tanpa perlu mengantre atau menunggu lama. Jadi tunggu apa lagi? Yuk download Halodoc sekarang!

Referensi:

NCBI. Diakses pada 2022. Therapeutic effects of saffron (Crocus sativus L.) in digestive disorders: a review
CNN Indonesia. Diakses pada 2022. 7 Manfaat Saffron untuk Kesehatan
Healthline. Diakses pada 2022. 11 Impressive Health Benefits of Saffron
NIH. Diakses pada 2022. Effect of saffron on fluoxetine-induced sexual impairment in men: randomized double-blind placebo-controlled trial 
NIH. Diakses pada 2022. Crocin from Crocus sativus possesses significant anti-proliferation effects on human colorectal cancer cells 
NIH. Diakses pada 2022. Comparison of Saffron versus Fluoxetine in Treatment of Mild to Moderate Postpartum Depression: A Double-Blind, Randomized Clinical Trial