Inilah Mitos dan Fakta Seputar Kepribadian Ganda

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Inilah Mitos dan Fakta Seputar Kepribadian Ganda

Halodoc, Jakarta - Istilah kepribadian ganda pasti sudah tidak asing di telingamu, bukan? Penyakit yang satu ini dikenal dengan multiple personality disorder, yaitu seseorang dengan kepribadian lebih dari satu. Dengan begitu, orang dengan kepribadian ganda akan memiliki pola pikir, perilaku, dan pandangan yang berbeda pada dirinya sendiri.

Baca juga: 4 Fakta yang Perlu Diketahui tentang Kepribadian Ganda

Saat salah satu kepribadian mengambil peran, pengidap akan fokus pada satu kepribadian tersebut dan meninggalkan kepribadian lainnya. Ketika seseorang memiliki serangkaian gejala berikut, berarti orang tersebut tengah mengidap kepribadian ganda.

1. Lupa Waktu

Pemilik kepribadian ganda biasanya akan sering lupa waktu. Tak hanya itu, pengidap kondisi ini bahkan bisa saja melupakan hari atau tanggal.

2. Sering Merasa lupa Akan Sesuatu

Pengidap kepribadian ganda akan sering tidak sadar saat tengah melakukan suatu hal. Bukan karena amnesia, kondisi ini terjadi dipengaruhi oleh banyak identitas yang dimiliki.

3. Mengalami Trauma Mendalam

Seseorang dengan kepribadian ganda tidak langsung lahir dengan kondisi seperti ini. Kepribadian ganda merupakan karakter yang dapat dibentuk seiring dengan berjalannya waktu, dan trauma adalah salah satu penyebabnya. Trauma yang dirasakan bisa saja membuat pengidap kepribadian ganda tidak dapat menerima dirinya sendiri.

4. Sering Mengalami Sakit Kepala

Sakit kepala terjadi karena seringnya pergantian antara satu karakter ke karakter lainnya. Otomatis keadaan tersebut akan memicu otak untuk bekerja lebih ekstra dalam menyesuaikan peran yang sedang dimainkan.

5. Merasa Ketakutan

Pengidap kepribadian ganda sering kali merasa ketakutan tanpa sebab. Parahnya lagi, hal yang dianggap biasa saja bagi orang lain, bisa saja dianggap sebagai hal yang menakutkan bagi pengidap kepribadian ganda.

Baca juga: 4 Hal Ini Bisa Jadi Pemicu Munculnya Kepribadian Ganda

6. Lupa Identitas Diri

Lama-kelamaan, pemilik kepribadian ganda akan lupa dengan identitas asli dirinya. Bahkan, untuk mengingat nama dan alamat saja, mereka harus sangat berusaha. Hal ini dikarenakan banyaknya peran yang dimainkan oleh pengidap kepribadian ganda.

7. Merasa Depresi dan Minder

Depresi dan minder akan terjadi karena adanya perubahan karakter yang terjadi secara terus-menerus pada pemilik kepribadian ganda.

8. Mengalami Halusinasi

Halusinasi yang dimaksud adalah halusinasi yang dialami oleh pengidap skizofrenia. Pemilik kepribadian ganda akan sering mendengar dan melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada.

9. Mengalami Perubahan Emosi

Perubahan emosi yang cepat sering kali dialami oleh pemilik kepribadian ganda. Hal ini terjadi tanpa sebab yang jelas. Emosi yang terjadi merupakan keterlibatan karakter yang diperankan. Ketika salah satu karakter marah atau sedih, perasaan ini akan selalu terbawa.

Ketika seseorang mengalami kepribadian ganda, mereka akan memiliki kesulitan dalam bersosialisasi di lingkungannya. Seseorang dengan kondisi seperti ini akan membutuhkan bantuan dokter ahli untuk meringankan gejala yang dialami saat sedang kambuh. 

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai gangguan ini, kamu bisa berdiskusi dengan dokter, psikolog, atau psikiater di aplikasi Halodoc. Kamu juga dapat membuat janji dengan dokter ahli di rumah sakit terdekat melalui aplikasi Halodoc. Ayo, download aplikasinya sekarang juga!

Baca juga: Berapa Banyak Identitas yang Muncul pada Kepribadian Ganda?

Penanganan akan sangat dibutuhkan, mengingat kepribadian ganda merupakan kondisi gangguan kejiwaan yang berpotensi untuk melukai diri sendiri maupun orang di sekitar ketika mereka sedang merasa tersakiti. Dalam hal ini, biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan terapi yang diperkuat dengan dukungan obat-obatan yang dikonsumsi.

Penanganan yang dilakukan akan membantu pengidap kepribadian ganda menjalani kehidupan sosialnya dengan baik. Selain dapat meringankan gejala yang muncul dan membantu menjalani kehidupan sosial, penanganan dilakukan untuk menjaga stabilitas mental kepada mereka pemilik kepribadian ganda.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. Dissociative Identity Disorder (Multiple Personality Disorder).
Healthline. Diakses pada 2019. Dissociative Identity Disorder.