• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Prosedur saat Melakukan Injeksi Vitamin C

Inilah Prosedur saat Melakukan Injeksi Vitamin C

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Injeksi vitamin C tengah diminati banyak orang lantaran bisa meningkatkan sistem imun tubuh. Di tengah masa pandemi seperti saat ini, menjaga sistem imun tubuh tetap kuat penting agar tidak mudah tertular COVID-19 dan terlindungi dari berbagai virus lainnya yang bisa menyebabkan sakit.

Vitamin C sudah dikenal akan peran pentingnya dalam fungsi kekebalan tubuh. Vitamin esensial ini bermanfaat untuk membantu penyembuhan luka, mencegah kerusakan sel, membentuk kolagen, dan memproduksi pembawa pesan kimiawi yang disebut neurotransmitter. 

Baca juga: Ingin Suntik Vitamin C? Kenali Dulu Manfaat dan Bahayanya

Tujuan Mendapatkan Injeksi Vitamin C

Vitamin C sebenarnya bisa ditemukan di berbagai macam makanan sehat, seperti buah dan jus jeruk, paprika merah dan hijau, brokoli, stroberi, dan masih banyak lagi makanan lainnya. Kamu bisa mendapatkan vitamin C dari suplemen yang tersedia dalam berbagai bentuk, seperti tablet, tablet kunyah, dan kapsul. Selain itu, vitamin esensial ini juga tersedia dalam bentuk injeksi. 

Dari antara tiga pilihan cara untuk mendapatkan asupan vitamin C, tidak sedikit orang yang memilih untuk melakukan injeksi vitamin C. Tujuannya untuk menjaga kesehatan atau meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Injeksi vitamin C juga bisa digunakan untuk mengatasi kekurangan vitamin C. Food and Drug Administration (FDA) AS sudah menyetujui injeksi vitamin C sebagai pengobatan untuk defisiensi vitamin C. Injeksi tersebut juga sudah disetujui untuk membantu mengobati luka serius akibat trauma atau luka bakar.

Namun, injeksi vitamin C biasanya hanya digunakan saat kadar vitamin C perlu ditingkatkan dengan cepat atau saat suplemen oral tidak dapat dikonsumsi karena ketidakmampuan tubuh untuk menyerapnya dengan baik atau alasan lainnya.

Baca juga: Terlalu Banyak Konsumsi Vitamin C Bisa Bahayakan Ginjal

Prosedur Injeksi Vitamin C

Injeksi vitamin C dapat diberikan dengan tiga cara, yaitu:

  • Intramuskular, yaitu penyuntikan ke dalam otot.
  • Intravena, yaitu penyuntikan ke dalam pembuluh darah vena.
  • Subkutan, yaitu penyuntikan di bawah kulit.

Bila dilakukan secara intravena, injeksi vitamin C harus diencerkan terlebih dahulu dengan cairan infus. Hal ini bertujuan untuk mengurangi munculnya efek samping langsung karena penyuntikan ke vena. Itulah mengapa injeksi vitamin C dinilai efektif bila diberikan secara intramuskular atau langsung ke dalam otot.

Persiapan Sebelum Injeksi Vitamin C

Sebelum melakukan injeksi vitamin C, berikut persiapan yang perlu kamu lakukan:

  • Beritahu dokter bila kamu memiliki alergi terhadap injeksi asam askorbat (vitamin C) atau bagian manapun dari injeksi asam askorbat (vitamin C), atau obat, makanan atau zat lainnya. Beri tahu dokter juga bila kamu mengalami reaksi alergi atau tanda-tanda lainnya.
  • Injeksi ini juga berinteraksi dengan obat atau masalah kesehatan lainnya. Jadi, pastikan kamu memberitahu dokter semua mengenai obat-obatan yang dikonsumsi dan masalah kesehatan. Hal ini untuk memastikan bahwa kamu aman untuk menggunakan injeksi vitamin C.
  • Beritahu dokter bila kamu sedang hamil atau menyusui.

Hal yang Perlu Dilakukan setelah Suntik Vitamin C

Setelah prosedur injeksi vitamin C selesai dilakukan, kamu mungkin akan mengalami sedikit rasa nyeri atau luka pada area suntikan. Kebanyakan orang biasanya tidak mengalami efek samping.

Namun, sebagian lainnya hanya mengalami efek samping yang ringan setelah mendapatkan injeksi tersebut. Segera beritahu dokter bila kamu mengalami tanda-tanda alergi, seperti ruam, gatal-gatal, kulit merah, bengkak, melepuh, sesak di dada, dan sulit bernapas.

Baca juga: Suntik Vitamin C Harus Banyak Minum Air Putih, Benarkah?

Itulah sedikit penjelasan mengenai prosedur injeksi vitamin C. Kamu juga bisa bertanya lebih lanjut mengenai hal ini atau berdiskusi pada dokter bila ingin mendapatkan injeksi vitamin C melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Vitamin C Injection: Benefits and Risks.
Drugs. Diakses pada 2020. Ascorbic Acid (Vitamin C) Injection.