21 September 2018

Inilah yang Dimaksud dengan Hepatitis A

hepatitis A

Halodoc, Jakarta – Salah satu penyakit hati yang perlu diwaspadai adalah hepatitis A. Penyakit yang mengganggu kemampuan fungsi hati ini sudah menyerang ratusan ribu orang per tahunnya di Asia Tenggara. Penularannya pun bisa melalui berbagai macam cara. Tinggal dengan pengidap hepatitis A atau bahkan sering bepergian ke negara yang sering terjangkit hepatitis A akan meningkatkan risiko kamu terkena penyakit tersebut. Tidak hanya orang dewasa saja, anak-anak pun juga berisiko terkena penyakit hati tersebut. Jadi, untuk meminimalisir terkena hepatitis A, yuk kenali penyakit ini lebih lanjut.

Apa itu Hepatitis A?

Hepatitis A merupakan infeksi pada hati yang disebabkan oleh virus hepatitis tipe A (HAV). Virus tersebut sebenarnya merupakan salah satu dari lima jenis virus hepatitis yang ada. Namun, HAV cukup berbahaya karena dapat menyerang sel-sel hati manusia dan menyebabkan peradangan, sehingga hati tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya lagi.

Penyebab dan Penularan Hepatitis A

Penyakit hepatitis A sangat mudah menular. HAV paling sering ditularkan melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi oleh tinja orang yang mengidap hepatitis A. Misalnya, menyantap makanan yang disajikan oleh seseorang yang mengidap hepatitis A. Selain itu, beberapa hal berikut juga bisa meningkatkan penularan virus hepatitis A:

  • Tinggal di daerah yang memiliki sanitasi yang buruk.
  • Bekerja di tempat yang kotor, misalnya seperti membersihkan saluran air.
  • Memakan kerang mentah yang berasal dari air yang terkontaminasi.
  • Berhubungan intim dengan pengidap hepatitis A.
  • Pria yang berhubungan intim dengan sesama pria.
  • Menggunakan jarum suntik yang sudah terkontaminasi.

Gejala Hepatitis A

Enggak semua orang yang terkena penyakit hepatitis A akan merasakan gejala-gejala tertentu. Namun, pada masa awal terinfeksi HAV, pengidap biasanya akan merasakan gejala yang mirip seperti gejala flu, yaitu mual, muntah, nyeri sendi, kelelahan, dan tidak nafsu makan. Namun, bila HAV sudah menyerang organ hati, berikut gejala-gejala yang akan muncul:

  • Urine berwarna gelap,
  • tinja berwarna kuning pucat,
  • sakit kuning, dan
  • pembengkakan hati yang ditandai dengan rasa sakit di perut kanan atas bila ditekan.

Cara Mencegah Hepatitis A

Walaupun bahaya hepatitis A tidak separah hepatitis B dan C dan jarang berakibat fatal, tetapi kamu tetap perlu berhati-hati terhadap penyakit hati ini. Bagaimanapun lebih baik mencegah daripada mengobati. Cara terbaik untuk mencegah hepatitis A adalah dengan menjaga kebersihan. Berikut adalah langkah-langkah mudah yang bisa kamu lakukan agar tidak terkena virus hepatitis A:

  • Biasakan selalu mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, terutama sebelum makan, sebelum memasak, dan sehabis dari toilet.
  • Selalu masak makanan sampai matang.
  • Hindari berbagi barang-barang pribadi seperti sikat gigi atau handuk.
  • Hindari juga pinjam-meminjam alat makan.
  • Hindari jajan di tempat yang kebersihannya kurang terjaga.

Selain dengan menjaga kebersihan, infeksi hepatitis A juga bisa dicegah dengan melakukan vaksinasi hepatitis sebanyak dua kali dengan selang waktu 6–12 bulan. Orang-orang yang berisiko tinggi terkena hepatitis A, misalnya seperti orang yang bekerja di tempat yang kotor, pengidap penyakit hati kronis, pria yang sering berhubungan intim dengan sesama pria, dan orang yang suka menggunakan jarum suntik sangat dianjurkan melakukan vaksin hepatitis.

Bila kamu mengalami gejala-gejala hepatitis A, segera buatlah janji untuk bertemu dengan dokter. Kamu juga bisa membicarakan gejala yang kamu alami dengan dokter lewat aplikasi Halodoc. Para dokter yang ahli siap memberikan saran kesehatan melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: