21 September 2018

Inilah yang Dimaksud dengan Hepatitis C

hepatitis c, penyebab hepatitis c, kenali hepatitis

Halodoc, Jakarta – Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis C. Virus ini menyebabkan hepatitis akut, kronis dan bisa berlangsung dari beberapa minggu hingga seumur hidup. Virus Hepatitis C adalah virus yang ditularkan melalui darah yang umumnya melalui suntikan, perawatan kesehatan yang tidak aman, dan transfusi darah yang tidak higienis.

Selain melalui transplantasi organ, berbagi barang, seperti pisau cukur, kelahiran anak dari ibu dengan hepatitis C, dan kontak seksual yang mengakibatkan pendarahan.

15–45 persen orang yang terinfeksi hepatitis C secara spontan akan membersihkan virus dalam jangka waktu enam bulan tanpa perawatan, sedangkan 60–80 persen lainnya mengembangkan infeksi hepatitis kronis. Tidak seperti hepatitis A dan B, tidak ada vaksin untuk hepatitis C. Hepatitis C sangat menular dan menurut World Health Organization, sekitar 71 juta orang di dunia mengidap hepatitis C.

Beberapa gejala hepatitis C, yaitu:

  1. Demam,

  2. Urine berwarna gelap,

  3. Kehilangan selera makan,

  4. Sakit perut dan rasa tidak nyaman di bagian perut,

  5. Nyeri sendi, dan

  6. Mengidap penyakit kuning

Gejala-gejala ini tidak segera muncul, sebab butuh waktu enam sampai tujuh minggu untuk terlihat. Besar kemungkinan seorang dokter tidak bisa mendiagnosis seseorang mengidap hepatitis C atau tidak hanya pengamatan gejala saja. Perlu dilakukan serangkaian tes darah untuk memeriksa tanda-tanda infeksi hepatitis C.

Serangkaian tes tersebut dilakukan untuk memeriksa darah untuk tanda-tanda peningkatan enzim dari hati. Tes lain untuk memeriksa kerusakan hati adalah melalui biopsi hati. Untuk itu dokter akan mengambil sepotong kecil jaringan dari hati dan mengujinya untuk mengetahui indikasi kelainan sel.

Pengobatan Hepatitis C

Tidak semua orang yang mengidap hepatitis C membutuhkan perawatan. Buat sebagian orang, sistem kekebalan yang dimilikinya dapat melawan infeksi cukup baik untuk membersihkan infeksi dari tubuh. Namun, untuk mereka yang memiliki daya tahan tubuh lemah membutuhkan suntikan mingguan selama 48 minggu.

Diet Tepat Pengidap Hepatitis C

Sebenarnya tidak ada diet khusus yang ditetapkan buat pengidap hepatitis C. Mengonsumsi makanan yang sehat dan meninggalkan junk food adalah langkah awal yang baik untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuh.

Segala sesuatu yang kamu makan dan minum akan berdampak pada hati. Mempertahankan nutrisi yang tepat dapat meningkatkan kesehatan hati sehingga bisa mengurangi risiko hepatitis C.

Selain itu, penting untuk menjaga berat badan dalam kisaran yang sehat ketika kamu mengidap hepatitis C. Kelebihan berat badan dapat menyebabkan steatosis hati, yaitu suatu kondisi yang disebabkan oleh penumpukan lemak berlebih di hati. Ini bisa jadi pemicu hepatitis C yangi lebih sulit dikendalikan.

Orang dengan Hepatitis C juga memiliki peningkatan risiko diabetes tipe 2, sehingga penting untuk mengawasi asupan gula. Untuk pengidap hepatitis C, konsumsi makanan yang dimakan haruslah mengandung serat, asam folat, vitamin A, vitamin C, vitamin B12, dan vitamin B6.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak apa yang dimaksud dengan hepatitis C serta bahaya dan penanganannya, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Kamu juga bisa menanyakan informasi seputar kesehatan lainnya di sini. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Baca juga: