• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah yang Terjadi pada Kulit saat Alami Hidradenitis Suppurativa

Inilah yang Terjadi pada Kulit saat Alami Hidradenitis Suppurativa

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Inilah yang Terjadi pada Kulit saat Alami Hidradenitis Suppurativa

Halodoc, Jakarta – Menjaga kesehatan kulit tentunya menjadi hal yang cukup penting agar kamu terhindar dari berbagai gangguan kesehatan yang dapat menyerang kulit, salah satunya adalah kondisi hidradenitis suppurativa. Penyakit hidradenitis suppurativa adalah salah satu kondisi penyakit kulit yang dapat muncul pada beberapa bagian tubuh yang memiliki rambut dan juga kelenjar keringat.

Baca juga: Awas Penyakit Kulit, Ini Penyebab Hidradenitis Suppurativa

Tidak ada salahnya kenali beberapa gejala pada kulit yang menjadi tanda kondisi hidradenitis suppurativa agar kamu dapat segera mengatasi kondisi ini dengan baik. Nyatanya, hidradenitis suppurativa yang tidak diatasi dengan baik dapat menyebabkan berbagai komplikasi pada kesehatan kulit, seperti pembengkakan pada area yang mengalami hidradenitis suppurativa, nyeri sendi, hingga kanker kulit.

Kondisi Kulit saat Alami Hidradenitis Suppurativa

Melansir Mayo Clinic, penyebab hidradenitis suppurativa nyatanya belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini dapat berkembang di folikel rambut yang mengalami penyumbatan atau peradangan pada beberapa bagian tubuh. 

Penyumbatan dan peradangan pada bagian folikel rambut tubuh nyatanya dapat terjadi akibat adanya faktor hormon dan juga kondisi sistem imun tubuh seseorang. Lalu, apa yang terjadi ketika tubuh mengalami hidradenitis suppurativa? Melansir American Academy of Dermatology, saat seseorang mengalami kondisi hidradenitis suppurativa biasanya pada bagian folikel yang tersumbat akan muncul benjolan-benjolan kecil seperti jerawat pada kulit.

Benjolan tersebut sangat rentan muncul pada bagian tubuh yang sering mengalami gesekan, misalnya pada ketiak, paha, kemaluan, atau bahkan sekitar area anus. Benjolan yang muncul terkadang menyebabkan rasa gatal dan juga nyeri. Jika tidak diatasi dengan tepat, benjolan dapat berkembang dan memiliki nanah.

Selain kantong nanah, melansir Web MD, hidradenitis suppurativa dapat menyebabkan cekungan yang menyerupai terowongan dan dikenal sebagai saluran sinus. Meskipun kondisi ini dapat menghilang secara perlahan setelah 10–30 hari, tetapi hidradenitis suppurativa nyatanya dapat muncul kembali.

Sebaiknya segera gunakan aplikasi Halodoc dan tanyakan langsung kondisi kesehatan pada dokter kulit terpercaya agar kondisi kesehatan kulit tetap terjaga dengan baik. Kamu juga bisa bertanya pencegahan yang tepat untuk hindari kondisi hidradenitis suppurativa.

Baca juga: Kenapa Hidradenitis Suppurativa Sering di Kulit Ketiak?

Tingkat Keparahan Gejala Hidradenitis Suppurativa

Hidradenitis suppurativa nyatanya memerlukan penanganan yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat keparahan yang dialami oleh pengidap hidradenitis suppurativa. Melansir National Organization for Rare Disorders, tingkat keparahan hidradenitis suppurativa dibagi menjadi beberapa jenis:

1.Stadium 1

Abses dapat muncul pada beberapa area tanpa membentuk jaringan parut ataupun saluran sinus.

2.Stadium 2

Abses sering muncul kembali pada area yang sama atau area yang lain dan saluran sinus mulai terbentuk.

3.Stadium 3

Abses muncul dan terbentuk saluran sinus pada beberapa bagian.

Tentunya kondisi ini dapat membantu tim medis dalam memastikan pengobatan yang perlu kamu lakukan untuk mengatasi kondisi hidradenitis suppurativa. Melansir Cleveland Clinic, kondisi hidradenitis suppurativa yang masih dalam stadium 1 nyatanya dapat kamu atasi dengan perawatan mandiri di rumah. Mengompres benjolan yang muncul dengan air hangat selama 10 menit setiap harinya membuat kondisi benjolan menjadi lebih baik. Kamu dapat gunakan krim antibakteri untuk menghindari infeksi yang mungkin terjadi.

Kondisi hidradenitis suppurativa stadium 2 penggunaan beberapa jenis obat-obatan nyatanya perlu dilakukan untuk mengatasi kondisi ini. Sedangkan pada tahap stadium 3, penggunaan obat juga masih diperlukan. Namun, jika penggunaan obat dinilai kurang efektif dalam mengatasi kondisi ini, tindakan bedah pun dapat dilakukan.

Baca juga: Hidradenitis Suppurativa Bisa Sebabkan Kanker Kulit?

Beberapa tindakan bedah yang bisa dilakukan, seperti menghilangkan bisul dan membuang nanah yang muncul dan membuang kulit yang telah membentuk saluran sinus yang akan ditutup dengan teknik cangkok kulit.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Hidradenitis Suppurativa: Management and Treatment
National Organization for Rare Disorders. Diakses pada 2020. Hidradenitis Suppurativa
Web MD. Diakses pada 2020. Hidradenitis Suppurativa
American Academy of Dermatology. Diakses pada 2020. Hidradenitis Suppurativa
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Hidradenitis Suppurativa