Insiden di MotoGP, Dovizioso Sempat Hilang Ingatan Sesaat, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Insiden di MotoGP, Dovizioso Sempat Hilang Ingatan Sesaat, Kok Bisa?

Halodoc, Jakarta - Gelaran MotoGP (25/8) Inggris di Sirkuit Silverstone baru berjalan beberapa detik. Di tikungan pertama, Fabio Quartararo pembalap Petronas Yamaha, kehilangan kendali dan terjatuh. Di belakangnya, Andrea Dovizioso, pembalap dari Ducati, menabrak motor miliki Quartararo hingga membuat Dovizioso terpelanting jauh.

Dovizioso terhempas dari “jet darat” milikinya dengan kepala terlebih dahulu membentur aspal. Insiden yang cukup mengerikan itu membuat motor Dovizioso terbakar. Dovizioso memang sempat mampu berdiri saat berada di sirkuit, tetapi ia pun harus segera dibawa dengan tandu meninggalkan lokasi kecelakaan.

Kabar yang beredar ia mengalami sakit di bagian pinggulnya. Namun, ada masalah lain yang berkaitan dengan cedera kepalanya. Hasil pemindaian rumah sakit mengatakan Dovizioso mengalami short term memory loss, alias hilang ingatan sesaat. Lho, kok bisa? 

Pertanyaannya, kira-kira apa yang terjadi pada otak Dovizioso? 

Baca juga: Saraf Terganggu Saat Kepala Terbentur Jadi Penyebab Utama Amnesia

Ingat Peristiwa 10 Tahun Lalu, tapi Lupa 10 Menit Sebelumnya

Helm pria kelahiran 23 Maret 1986 itu mengalami kerusakan yang cukup parah. Namun, untungnya helm canggih itu mampu meredam benturan dengan efektif. Meski begitu, kejadian ini menyebabkan trauma pada bagian kepala Dovizioso. Nah, cedera kepala inilah yang diduga menyebabkan gangguan daya ingat. 

Gangguan daya ingat ini bisa terjadi meski tak sampat menyebabkan seseorang yang mengalaminya pingsan. Ketika seseorang mengalami hilang ingatan sesaat, dirinya memang masih dapat mengingat peristiwa 10 atau 20 tahun lalu. Akan tetapi, mereka tak bisa mengingat secara spesifik atau rinci kejadian 10 menit yang lalu. Lantas, apa penyebabnya? 

Memori jangka pendek tersimpan di dalam otak, tepatnya di lobus frontal dan kemudian akan berhenti di hippocampus. Menurut studi di Prosiding National Academy of Sciences, sejumlah neuron dalam Hippocampus menyimpan ingatan dari peristiwa baru-baru. 

Nah, cedera kepala sendiri bisa memengaruhi informasi yang tersimpan di memori jangka pendek. Kondisi inilah yang bisa memicu terjadinya hilang ingatan sesaat. Sebagian besar kasus hilang ingatan sesaat, umumnya disebabkan karena aneurisma otak. 

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan adanya pembesaran pembuluh darah pada otak. Meksi aneurisma otak tak selalu pecah, tetapi bisa saja menyebabkan perdarah di kompartemen yang mengelilingi otak. 

Baca juga: Sama-Sama Bikin Lupa, Ini Bedanya Amnesia, Demensia, dan Alzheimer 

Lalu, bagaimana dengan gejala hilang ingatan sesaat? Kira-kira adakah penyebab lainnya? 

Bukan Cuma Trauma pada Kepala

Hilang ingatan sesaat yang menimpa Dovizioso bisa menimbulkan beragam gejala. Ketika berada di rumah sakit, pria yang pernah menjadi Juara Dunia kelas 125cc, selama 15–20 menit ia tak mengingat apapun dari kecelakaan itu. Kondisi inilah yang umum terjadi pada pengidap hilang ingat sesaat, lupa akan kejadian yang baru mereka alami. 

Namun, gejala hilang ingatan sesaat tak cuma itu saja. Pengidapnya juga mungkin:

  • Menanyakan pertanyaan yang sama berulang-ulang kali.

  • Lupa di mana dirinya meletakkan sesuatu barang. 

  • Lupa jadwal atau kegiatan yang harus dijalankannya.

  • Tak bisa mengingat sesuatu yang mereka lihat atau baca baru-baru ini. 

Nah, bila dirimu mengalami gejala-gejala di atas, segeralah temui dokter untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat. Pasalnya, hilang ingatan sesaat tak cuma disebabkan oleh cedera kepala saja. Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Baca juga: 7 Jenis Amnesia yang Perlu Diketahui

Hal yang perlu digarisbawahi, ada banyak potensi yang bisa menyebabkan hilang ingatan sesaat. Misalnya:

  • Faktor penuaan;

  • Demensia atau Alzheimer;

  • Tumor otak;

  • Gumpalah darah atau perdarahan di dalam otak.;

  • Infeksi di atau sekitar otak;

  • Penyalahgunaan narkoba;

  • Penyakit atau kondisi yang merusak jaringan otak, seperti penyakit Parkinson atau Huntington; dan

  • Mengalami PTSD.

Namun dalam beberapa kasus, penyebab hilang ingatan sesaat terkadang tak diketahui penyebabnya. Beberapa penyebab hilang ingatan jangka pendek bersifat progresif. Artinya, akan menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu, sehingga bisa menyebabkan hilangnya memori jangka panjang. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Live Science. Diakses pada 2019. What Is Short-Term Memory Loss?
Web MD. DIakses pada 2019. Memory Loss.
Healthline. Diakses pada 2019. Short Term Memory Loss: Symptoms, Diagnosis, Treatment, and More.