28 February 2019

Jaga Kesehatan, Ini Cara Bedakan Rhinitis dan Sinusitis

Jaga Kesehatan, Ini Cara Bedakan Rhinitis dan Sinusitis

Halodoc, Jakarta - Karena sama-sama menyerang hidung dan kerap kali membuatnya tersumbat, banyak orang keliru membedakan antara sinusitis dan rhinitis. Padahal, kedua masalah kesehatan ini jelas berbeda, dari penyebab maupun gejalanya.

Rhintis sendiri dibagi menjadi dua, yaitu alergi dan noalergi. Biang keladi utama dari rhinitis alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap pemicu alergi. Di sini sistem imun tubuh akan menganggap alergen sebagai substansi yang berbahaya. Kemudian, sistem imun ini akan melepaskan senyawa histamin ke dalam darah. Nah, reaksi inilah yang bisa memicu pembengkakan dan iritasi pada hidung serta produksi cairan hidung yang berlebih.

Sedangkan sinusitis lain lagi. Penyakit yang satu ini disebabkan oleh infeksi virus maupun alergi, sehingga terjadinya pembengkakan dinding dalam hidung. Tepatnya dinding tulang pipi dan dahi yang fungsinya mengatur suhu dan kelembapan udara sebelum masuk ke paru. Rongga ini juga biasa dikenal dengan rongga sinus.

Baca juga: 5 Fakta Mengenai Sinusitis

Bisa Saling Berhubungan

Rhinitis dan sinusitis merupakan dua penyakit yang berbeda, namun saling berhubungan. Rhinitis yang menyerang radang mukosa hidung selama ini lebih dikenal dengan istilah pilek. Sedangkan sinusitis radang, pada sedikitnya satu rongga sinus karena lendir atau ingus.

Lalu, bagaimana membedakan kedua penyakit ini? Nah, sebelum terjadi sinusitis, seseorang umumnya akan mengalami rhinitis terlebih dahulu. Sebab, daerah mukosa hidung dan rongga sinus saling berhubungan. Nah, bila rhinitis tak ditangani dengan baik, pada akhirnya bisa menjadi sinusitis.

Sebab, tersumbatnya saluran pernapasan pada pengidap rhinitis sering kali menyebabkan terjadinya infeksi. Nah, sinusitis sendiri sering kali disebabkan oleh adanya infeksi pada jalur pernapasan.

Baca juga: Ini yang Perlu Diketahui Tentang Rhinitis

Singkat kata, perbedaan rhinitis dan sinusitis ini bisa dilihat dari lokasi peradangan yang terjadi dalam rongga hidung.

Lihat dari Gejala-Gejalanya

Meski gejala-gejala kedua penyakit ini hampir mirip, namun perbedaan rhinitis dan sinusitis juga bisa kok ditelisik dari gejalanya. Nah, berikut gejala dari penyakit rhinitis dan sinusitis:

Rhinitis

  • Berkurangnya sensitivitas indra penciuman.

  • Bersin-bersin.
  • Rasa enggak nyaman atau iritasi ringan di dalam area sekitar hidung.
  • Hidung tersumbat atau berair.

Gejala ini akan muncul sesaat setelah terpapar oleh alergen. Contohnya, serbuk sari bunga, bulu hewan, ataupun debu. Bila cukup parah gejalanya bisa berlangsung sepanjang hari, bahkan mengganggu tidur dan kegiatan sehari-hari. Untungnya, kebanyakan pengidapnya cuma mengalami gejala ringan yang mudah diobati secara efektif.

Baca juga: Hidung Mampet Berkepanjangan, Awas Gejala Rinitis Alergi

Sinusitis

  • Batuk

  • Hidung mampet

  • Indra penciuman memburuk

  • Lendir hidung (ingus) berwarna hijau atau kuning

  • Wajah terasa nyeri atau tertekan

  • Timbulnya rasa nyeri, sensitif, ataupun bengkak di sekitar mata, pipi, hidung, atau kening.

  • Adanya cairan kental, diskolorasi dari hidung atau adanya cairan mengalir dari belakang tenggorokan.

  • Berkurangnya indra penciuman dan pengecap (pada dewasa) atau batuk (pada anak-anak).

  • Penyumbatan pada hidung hingga membuat kesulitan bernapas.

Sinusitis kronis juga bisa menimbulkan gejala lain, seperti nyeri pada telinga, rahang atas dan gigi, batuk yang memburuk di malam hari, serta radang tenggorokan. Dalam beberapa kasus, juga bisa menyebabkan mual dan bau mulut.

Memiliki keluhan kesehatan yang berkaitan dengan hidung? Atau bagian tubuh lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter ahli melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!