Jaga Kesehatan Mulut untuk Mencegah Stomatitis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Stomatitis

Halodoc, Jakarta - Istilah stomatitis merujuk pada keadaan ketika adanya luka yang terjadi pada mulut. Radang ini akan memengaruhi selaput lendir, yaitu penutup permukaan bagian dalam mulut berupa selaput tipis. Selaput ini akan menghasilkan lendir pelindung yang melapisi sistem pencernaan, mulai dari mulut sampai anus. Stomatitis sendiri dapat terjadi karena pengidapnya tidak menjaga kesehatan mulut dengan baik.

Baca juga: 6 Makanan untuk Mencegah Terjadinya Stomatitis

Stomatitis Dapat Terjadi Karena Kesehatan Mulut Tidak Terjaga

Untuk menjaga kesehatan mulut, beberapa hal lainnya yang dapat kamu lakukan, yaitu:

  • Merawat dan memeriksakan kondisi gigi dan mulut secara rutin, sebanyak dua kali dalam setahun.

  • Jika kamu divonis mengidap HIV atau diabetes, atasi masalah kesehatan yang sedang kamu alami dengan baik. Pasalnya, keseimbangan bakteri pada mulut bisa saja terganggu dan menyebabkan stomatitis.

  • Batasi penggunaan parfum mulut atau penggunaan obat kumur yang berlebihan. Jika tidak, hal tersebut akan merusak keseimbangan jumlah bakteri normal di dalam mulut.

  • Batasi konsumsi makanan dengan kadar gula yang tinggi. Makanan jenis ini akan menyebabkan menyebabkan banyak bakteri dan kuman bersarang di dalam mulut.

  • Jika kamu memakai gigi palsu, usahakan untuk selalu menjaga kebersihannya. Kamu dapat melepasnya setiap malam sebelum tidur, serta membersihkannya dengan merendam gigi palsu ke dalam air dan tablet pembersih gigi palsu.

  • Berhenti merokok.

  • Bagi pengidap asma yang dianjurkan untuk memakan obat melalui inhaler, sebaiknya berkumur setelah menggunakannya.

Peradangan pada mulut ini dapat terjadi karena kesehatan mulut yang tidak dijaga dengan baik. Dalam hal ini, kamu seharusnya lebih memperhatikan kesehatan mulut dengan sikat gigi sebanyak dua kali dalam sehari dan berkumur dengan obat antiseptik. Kamu juga dapat menggunakan benang kecil untuk membersihkan sela-sela gigi jika diperlukan.

Baca juga: Stomatitis pada Anak, Lakukan Hal ini untuk Menanganinya

Ketahui Gejalanya Sejak Dini untuk Mencegah Terjadinya Komplikasi

Stomatitis pada mulut akan ditandai dengan adanya luka pada beberapa bagian dalam mulut, seperti langit-langit mulut, gusi, lidah, bibir bagian dalam, dan bagian dalam pipi. Luka yang terjadi bisa saja berwarna kuning, putih, atau keabu-abuan dan membengkak pada area yang terkena. Hal ini tentu akan membuat mulut menjadi sakit dan tidak nyaman, apalagi saat sedang makan, minum, atau menggosok gigi.

Kamu mengalami gejala-gejala tersebut? Segera diskusikan dengan dokter ahli apa aplikasi Halodoc untuk mengetahui langkah pengobatan apa yang harus kamu jalani. Apalagi jika gejala sudah berada dalam tahap yang parah, sehingga muncul luka besar dalam mulut dan mengeluarkan nanah, luka menyebar ke bagian luar bibir, serta luka tidak kunjung sembung dan memiliki panas tinggi.

Baca juga: Makan Jadi Terganggu, Waspada Stomatitis pada Gusi

Kenali Faktor Risiko Pemicu Stomatitis Berikut

Faktor utama terjadinya stomatitis adanya adanya jamur pada mulut dan saluran kerongkongan. Namun, jamur ini tidak begitu saja terjadi tanpa adanya faktor pemicunya. Berikut ini beberapa faktor pemicunya:

  • Bentuk dan struktur gigi yang tidak rapi.

  • Luka akibat tergigit.

  • Mengonsumsi air yang terlalu dingin atau terlalu panas.

  • Kurang vitamin C, vitamin B, serta zat besi.

Stomatitis merupakan penyakit yang dapat menyerang siapa saja. Jika sudah terkena, nyerinya bahkan dapat mengganggu aktivitas harian kamu. Lebih baik lakukan pencegahan sedini mungkin dengan selalu menjaga kebersihan mulut kamu, ya!

Referensi:
Medical News Today (2019). Everything you need to know about stomatitis.
WebMD (2019). Stomatitis.