Jalani Diet Keto, Ikuti Panduan Ini Biar Puasa Lancar

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Jalani Diet Keto, Ikuti Panduan Ini Biar Puasa Lancar

Halodoc, Jakarta – Diet keto merupakan satu metode diet yang dilakukan dengan menerapkan pola makan rendah karbohidrat dan tinggi lemak. Belakangan ini, jenis diet yang satu ini semakin populer karena disebut-sebut bisa menurunkan berat badan dalam waktu yang cepat. Sayangnya, hingga kini jenis diet yang satu ini masih menjadi perdebatan dan jika tidak dilakukan dengan tepat, maka cara diet ini mungkin saja bisa membahayakan kesehatan.

Pada awalnya, diet keto sebenarnya ditujukan untuk menunjang pengobatan epilepsi. Tapi, belakangan banyak yang semakin menggandrungi, karena dianggap berhasil menurunkan berat badan.

Bagi orang yang ingin menurunkan berat badan, diet ini sering dijadikan pilihan. Tapi, apakah jenis diet yang satu ini aman dijalani selama bulan puasa?

Seperti diketahui, tinggal menghitung minggu umat muslim di Indonesia akan menjalani ibadah puasa. Saat berpuasa, hal yang pasti akan berubah adalah pola makan dan waktu mengonsumsi makanan. Lantas, amankah diet keto tetap dijalani selama seseorang berpuasa?

Baca juga: 4 Hal yang Harus Diketahui sebelum Memulai Diet Keto

Pada dasarnya, menjalani diet keto saat puasa cenderung akan lebih sulit dibanding saat tidak puasa. Godaan mungkin menjadi lebih besar saat memasuki waktu berbuka puasa. Setelah seharian menahan lapar dan haus, seseorang cenderung ingin makan dan minum sebanyak-banyaknya. Termasuk, jenis makanan yang manis dan berlemak. Kalau sudah begitu, diet mungkin akan gagal dan terasa sulit untuk dijalani.

Sah-sah saja jika kamu ingin tetap menjalani diet keto selama berpuasa. Tapi, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu dampak positif dan negatif yang mungkin muncul sebagai efek samping dari metode diet yang satu ini. Apa saja hal yang mungkin terjadi jika menjalani diet keto di bulan puasa dan bagaimana cara menyiasatinya?

  • Godaan saat Berbuka Puasa

Saat berbuka puasa, seseorang cenderung menginginkan dan membutuhkan gula alami alias karbohidrat untuk mengganti energi yang hilang. Perlu diingat, tubuh membutuhkan energi karbohidrat bukan lemak yang merupakan “andalan” dalam diet keto.

Gula dari karbohidrat bisa langsung diubah menjadi energi saat masuk ke dalam tubuh. Saat menjalani diet keto, tubuh akan mengandalkan lemak sebagai bahan energi. Padahal, tubuh membutuhkan waktu lama untuk memproses lemak.

Jika dipaksakan, tubuh bisa mengalami penurunan kadar gula dalam darah dan mengganggu kesehatan. Daripada memaksakan, kamu bisa mencoba untuk mengatur jumlah asupan karbohidrat saat berbuka puasa agar energi bisa cepat kembali. Pastikan untuk mengonsumsi jenis makanan yang kaya akan karbohidrat, namun rendah kalori.

Baca juga: 5 Fakta yang Harus Diketahui Tentang Diet Keto

  • Saat Sahur

Saat sahur juga dianjurkan untuk mengatur jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh agar puasa lebih lancar dan kenyang lebih lama. Kamu tidak bisa hanya mengandalkan lemak. Sebagai gantinya, coba masukkan sedikit jenis makanan yang mengandung serat, protein, dan lemak.

Dengan begitu, rasa kenyang akan bertahan lebih lama, dan puasa bisa berjalan lebih lancar. Jika kamu tetap ingin menerapkan konsep diet keto, kombinasikan ketiga jenis nutrisi tersebut, dengan porsi lemak lebih banyak dibanding serat dan protein.

Baca juga: Jalani Diet Keto? Hati-Hati Flu Keto

Atau kamu bisa mengatur pola makan dan jenis asupan saat puasa dengan meminta saran dari dokter. Pakai aplikasi Halodoc untuk bicara dengan dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!