Jangan Abaikan Hernia Diafragmatika, Ini Komplikasinya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
komplikasi hernia diafragmatika

Halodoc, Jakarta - Seseorang yang mengidap hernia diafragmatika, ditandai dengan adanya lubang abnormal pada diafragma yang membuat organ perut masuk ke dalam rongga dada. Diafragma sendiri merupakan sebuah otot yang berperan penting dalam proses pernapasan manusia. Ketika hernia diafragmatika terjadi sebagai penyakit bawaan lahir, bayi akan tumbuh dengan diafragma dan saluran pencernaan yang tidak sempurna sejak dalam kandungan. Jangan diabaikan, karena penyakit yang satu ini menimbulkan komplikasi yang berbahaya!

Baca juga: Kenali Gejala Ketika Terserang Hernia Diafragmatika

Jangan Abaikan Hernia Diafragmatika, Ini Komplikasi yang Akan Terjadi

Jangan abaikan gejala yang muncul pada pengidap hernia diafragmatika, karena akan menimbulkan komplikasi berbahaya, seperti:

  • Penyakit asam lambung, yaitu penyakit yang muncul dengan sensasi rasa terbakar pada dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan. Pengidap asam lambung biasanya akan merasakan sendawa, mual, muntah, serta gangguan pencernaan lain.

  • Penyakit paru kronis, yaitu penyakit yang berkembang dalam jangka waktu yang panjang. Pengidap kondisi ini biasanya memiliki risiko tinggi untuk mengidap kanker paru-paru dan penyakit jantung.

  • Jika hernia diafragmatika terjadi sebagai penyakit bawaan lahir, anak akan mengalami keterlambatan perkembangan. Kondisi ini ditandai dengan keterlambatan perkembangan kemampuan bahasa atau berbicara, serta keterlambatan perkembangan fungsi motorik.

  • Penyakit usus buntu, yaitu peradangan yang terjadi pada usus buntu yang merupakan sebuah organ berbentuk selang kecil dan tipis yang menempel pada bagian awal usus besar (kolon).

  • Penyakit konstipasi, yaitu frekuensi buang air besar yang kurang dari tiga kali dalam seminggu.

  • Penyumbatan usus, yaitu penyumbatan yang dapat terjadi dalam usus halus maupun usus besar dan dapat menimbulkan gangguan penyerapan cairan atau makanan dalam saluran pencernaan.

  • Penyakit infeksi paru-paru, yaitu penyakit peradangan pada paru-paru yang disebabkan oleh mikroorganisme bakteri, jamur, parasit, atau virus. Penyakit ini dapat ditandai dengan batuk, sakit tenggorokan, demam ringan, dan pilek. 

Jika muncul gejala-gejala pada hernia diafragmatika, segera diskusikan dengan dokter ahli pada aplikasi Halodoc untuk mengetahui langkah pengobatan apa yang dapat kamu lakukan. Penanganan yang tepat akan menghindari kamu dari sejumlah komplikasi berbahaya.

Baca juga: 3 Tahapan Pengobatan Hernia Diafragma yang Perlu Diketahui

Kenali Gejalanya untuk Menghindari Sejumlah Komplikasi Berbahaya

Gangguan pernapasan merupakan gejala utama yang akan dialami oleh pengidap hernia diafragmatika. Gejala yang muncul disebabkan oleh jaringan paru-paru yang tidak berkembang dengan baik. Selain itu, gejala yang muncul pada pengidap kondisi ini, antara lain membirunya warna kulit, denyut jantung menjadi lebih cepat, serta napas menjadi lebih cepat dan pendek.

Untuk Menghindari Hernia Diafragmatika, Berikut Langkah Pencegahannya

Lakukan langkah pencegahan berikut untuk menghindari terjadinya hernia diafragmatika:

  • Jangan melakukan aktivitas yang dapat menyebabkan cedera pada bagian dada atau perut.

  • Berhati-hati dalam berkendara. Jangan lupa untuk memakai perlengkapan sebagai langkah pencegahan terjadinya kecelakaan.

  • Jangan menyetir ketika sedang berada dalam pengaruh beralkohol. Menyetir dalam pengaruh alkohol dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Hernia Diafragma Bisa Ganggu Tumbuh Kembang pada Bayi

Langkah pencegahan sebenarnya pada penyakit ini belum diketahui secara pasti. Untuk menghindari terjadinya hernia diafragmatika saat kehamilan, kamu hanya perlu memeriksakan kehamilan secara rutin guna mendeteksi adanya gangguan pada janin sejak dini, sehingga pencegahan dapat dilakukan. Jaga selalu kesehatan dengan pola hidup sehat dan konsumsi makanan sehat bergizi seimbang, ya!

Referensi:
Healthline (Diakses pada 2019). Diaphragmatic Hernia. 
BabyCenter (Diakses pada 2019). What is A Diaphragmatic Hernia?