• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Disamakan, Ini Bedanya Night Terror dengan Nightmare

Jangan Disamakan, Ini Bedanya Night Terror dengan Nightmare

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Jangan Disamakan, Ini Bedanya Night Terror dengan Nightmare

Halodoc, Jakarta –  Night terror dan nightmare sama-sama bisa menyerang orang yang sedang tidur. Namun, kedua kondisi ini sebenarnya sangat berbeda. Nightmare adalah mimpi buruk sementara night terror diartikan sebagai gangguan yang terjadi pada saat seseorang tertidur. Gejala dan penyebab dari kedua kondisi ini juga bisa saja berbeda. 

Salah satu perbedaan dari kedua kondisi ini ada pada waktu terjadinya. Mimpi buruk alias nightmare biasanya terjadi di fase REM (Rapid Eye Movement), sementara teror tidur atau night terror terjadi pada fase non-REM. Saat tidur, seseorang akan mengalami 2 fase, yaitu non-REM dan REM. Siklus tidur diawali dengan fase non-REM kemudian REM. Masing-masing fase ini berlangsung selama 90-100 menit. 

Baca juga: Night Terror pada Balita, Bagaimana Melaluinya?

Perbedaan Night Terror dan Nightmare 

Night terror dan nightmare sama-sama terjadi pada saat seseorang sedang terlelap. Namun, keduanya adalah kondisi yang berbeda. Selain perbedaan waktu terjadinya, night terror dan nightmare juga disebabkan oleh hal yang berbeda pula. Penyebab pasti kedua kondisi ini sebenarnya masih belum diketahui secara pasti, tapi ada beberapa kondisi yang diduga berkaitan. 

Nightmare diduga terjadi karena beberapa faktor, seperti pengalaman yang tidak menyenangkan sebelumnya. Selain itu, mimpi buruk juga dikaitkan dengan faktor genetik, psikologis, kelainan fisik, gangguan dalam proses tumbuh kembang, dan gangguan pada sistem saraf pusat. Mimpi buruk tidak berbahaya, tapi bisa mengganggu jika terjadi dalam jangka waktu panjang dan berulang-ulang. 

Tidak berbeda jauh, night terror juga masih belum diketahui penyebabnya. Namun, kondisi ini diduga terkait dengan kondisi stres emosional, kelelahan, demam, tempat tidur yang tidak nyaman, serta konsumsi obat tertentu. Selain itu, ada faktor lain yang bisa meningkatkan risiko gangguan ini, seperti depresi, stres, merasa cemas, serta riwayat gangguan tidur di keluarga. 

Night terror umumnya terjadi pada beberapa jam setelah seseorang mulai tidur. Saat mengalami gangguan ini, seseorang akan terbangun dan menjerit, panik, hingga berkeringat. Namun, saat sudah benar-benar terbangun, pengidap night terror biasanya kesulitan untuk mengingat apa yang baru saja dialami. Orang yang mengalami gangguan ini hanya bisa mengingat gambar yang mengerikan atau malah tidak bisa mengingat apa-apa. 

Baca juga: Night Terror Sering Disertai dengan Sleepwalking, Mengapa?

Night terror bukan mimpi buruk. Night terror adalah gangguan tidur sementara nightmare adalah fase bermimpi dalam tidur yang melibatkan mimpi tidak mengenakkan atau menyeramkan. Mimpi buruk bisa menjadi hal yang mengganggu jika muncul secara berulang-ulang, dan menyebabkan gangguan pada tidur. Hal ini bisa dikategorikan berbahaya jika menyebabkan terjadinya stres, kurang tidur, hingga gangguan saat beraktivitas. Jika hal ini yang terjadi, sebaiknya segera ajak anak untuk melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui penyebab mimpi buruk. 

Sementara night terror atau teror tidur cenderung bersifat langka. Kondisi ini biasanya terjadi pada anak-anak berusia 4 hingga 12 tahun. Kebanyakan kasus teror tidur terjadi pada masa pertumbuhan. Namun, gangguan ini juga bisa berlangsung hingga remaja bahkan setelah seseorang dewasa. Tidak berbeda jauh dengan mimpi buruk, kondisi ini harus diwaspadai jika berlangsung dalam jangka waktu lama dan berulang-ulang. 

Baca juga: Pengaruh Mimpi Buruk Terhadap Kondisi Psikologis

Jika mengalami gejala menyerupai nightmare atau night terror tapi masih merasa ragu, coba tanyakan pada dokter di aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call atau Chat. Sampaikan keluhan yang dialami dan dapatkan saran terbaik untuk mengatasinya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Sleep terrors (night terrors). 
Healthline. Diakses pada 2020. Nightmare. 
Sleep.org. Diakses pada 2020. Bad Dreams, Nightmares, and Night Terrors: Know the Difference.
Sound Sleep. Diakses pada 2020. Night Terrors & Nightmares.