• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Disamakan, Ini Perbedaan Tumor dan Kanker

Jangan Disamakan, Ini Perbedaan Tumor dan Kanker

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Sampai saat ini, masih ada banyak orang yang menganggap tumor sama dengan kanker. Meski terlihat mirip, ada perbedaan di antara tumor dan kanker yang penting untuk diketahui.

Bila kamu didiagnosis dengan tumor, langkah pertama yang akan dilakukan dokter adalah mencari tahu apakah tumor itu ganas atau jinak, karena itu memengaruhi metode pengobatan kamu. Tumor yang jinak biasanya tidak berkembang menjadi kanker. Namun, ada juga tumor yang bersifat ganas yang bisa berkembang menjadi kanker. Agar lebih jelas, simak perbedaan tumor dan kanker lebih jauh di sini.

Baca juga: Miom dan Tumor, Lebih Bahaya Mana?

Perbedaan Tumor dan Kanker

Tumor terjadi ketika sel-sel dalam tubuh tidak membelah dan bertumbuh secara normal, melainkan membelah dan mulai tumbuh secara tidak terkendali. Sel-sel yang berlebih ini mulai bergabung dan membentuk berbagai ukuran benjolan atau pertumbuhan. Benjolan atau pertumbuhan tersebut yang diidentifikasi sebagai tumor, yang bisa berupa massa padat atau mungkin berisi cairan.

Tidak semua tumor bisa menyebabkan kanker. Berdasarkan sel-sel yang terkandung di dalamnya, tumor dikelompokan menjadi tiga jenis, yaitu tumor jinak, tumor pra-kanker, dan tumor ganas. Tumor yang bersifat jinak tidak merusak sel dan jaringan sehat yang ada di sekitarnya, perkembangannya juga biasanya lambat, dan tidak berpotensi menyebar ke bagian tubuh lain. Tumor jinak biasanya merespons pengobatan dengan baik

Di sisi lain, tumor ganas adalah kanker. Tumor ganas bisa menyebar ke bagian tubuh lain dan menyerang sel-sel sehat di sekitarnya. Kanker juga tumbuh dengan cepat dan mengambil nutrisi dari sel yang sehat.

Saat menyebar ke bagian tubuh lain, kanker bisa membentuk tumor-tumor baru yang sifatnya juga merusak. Perkembangannya yang cepat dan sangat merusak, sehingga kanker perlu dideteksi sejak dini agar pengobatan bisa segera dilakukan untuk menghentikan pertumbuhan dan perkembangannya.

Baca juga: Ketahui Jenis Tumor Jinak yang Bisa Muncul di Tubuh

Cara Mendiagnosis Tumor atau Kanker

Bila kamu menemukan benjolan baru atau tidak biasa di tubuh kamu, jangan panik dan langsung menganggapnya kanker. Cobalah untuk memeriksa benjolan tersebut terlebih dahulu. Perbedaan tumor dan kanker adalah benjolan tumor biasanya bisa bergerak ketika kamu merabanya, sedangkan kanker tidak bergerak. Selain itu, benjolan tumor juga memiliki bentuk yang halus dan teratur, sedangkan kanker mungkin memiliki bentuk yang tidak rata.

Namun, kamu dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah benjolan yang kamu miliki adalah tumor atau kanker. Setelah melakukan pemeriksaan fisik, dokter bisa menggunakan satu atau lebih tes pencitraan untuk membantu memastikan diagnosis, seperti sinar X, USG, CT scan, dan MRI. Tes darah juga adalah cara umum lainnya yang bisa membantu memastikan diagnosis, namun biopsi adalah satu-satunya cara yang efektif untuk memastikan kanker.

Biopsi dilakukan dengan cara mengambil sampel jaringan. Lokasi tumor akan menentukan metode biopsi yang dilakukan, apakah menggunakan biopsi jarum atau metode lainnya seperti kolonoskopi atau operasi. Jaringan yang diambil kemudian akan dikirim ke laboratorium dan diperiksa di bawah mikroskop. Setelah itu, dokter akan menerima laporan patologi yang memberitahu apakah jaringan tersebut jinak, pra-kanker atau ganas. 

Cara Mengobati Kanker

Berbeda dari tumor yang biasanya tidak muncul lagi setelah dikeluarkan, kanker bisa kembali setelah diangkat. Perbedaan tumor dan kanker lainnya adalah kanker sering kali membahayakan nyawa, sehingga membutuhkan pengobatan sesegera mungkin.

Pengobatan kanker bergantung pada banyak faktor, seperti lokasi kanker dan apakah sel-sel tersebut sudah menyebar atau tidak. Laporan patologi bisa mengungkapan informasi spesifik mengenai kanker untuk membantu menentukan pengobatan yang bisa meliputi:

  • Operasi, untuk mengangkat kelenjar getah bening untuk mencegah penyebaran penyakit.
  • Terapi radiasi, menggunakan radiasi dosis tinggi untuk membunuh sel kanker.
  • Kemoterapi, bertujuan untuk membunuh sel kanker dengan obat yang ditargetkan pada sel yang membelah dengan cepat.
  • Terapi yang ditargetkan, yang mencegah sel kanker berkembang biak.
  • Imunoterapi atau terapi biologis, bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh untuk melawan sel-sel kanker.

Baca juga: Inilah Pola Makan Sehat yang Bisa Mencegah Kanker

Itulah penjelasan mengenai perbedaan tumor dan kanker. Bila kamu masih ingin bertanya lebih lanjut mengenai perbedaan di antara kedua penyakit tersebut, kamu bisa bertanya pada dokter dengan menggunakan aplikasi Halodoc.

Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa bertanya apa saja seputar kesehatan pada dokter terpercaya. Jadi, tunggu apa lagi? Download aplikasinya sekarang juga.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Benign and Malignant Tumors: How Do They Differ?.
Medical News Today. Diakses pada 2021.What to know about cancer.