• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Kaget, Ini 5 Cara Keliru dalam Mengasuh Anak

Jangan Kaget, Ini 5 Cara Keliru dalam Mengasuh Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Menentukan pola asuh yang diterapkan pada anak bukanlah perkara yang mudah bagi orangtua dalam mengasuh anak. Berbagai hal harus dipertimbangkan dengan baik agar kehidupan anak memiliki kualitas yang optimal. Salah pola asuh bisa berdampak buruk bagi anak maupun orangtua.

Baca juga: Mengenal RIE Parenting, Pola Asuh Kekinian

Membuat kesalahan merupakan hal yang wajar dalam mengasuh anak. Namun, sebaiknya jangan jadikan kesalahan ini sebagai alasan untuk berhenti menjadi orangtua yang terbaik bagi anak-anak. Menjadi orangtua merupakan kesempatan bagi individu untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Sebaiknya ketahui beberapa cara yang dianggap keliru dalam mengasuh anak:

1.Menjadi Contoh yang Buruk

Melansir Psychology Today, orangtua adalah salah satu role model bagi anak-anak yang paling efektif. Sebaiknya lakukan hal-hal yang ibu ajarkan pada anak agar anak dapat mencontoh perilaku baik yang dilakukan oleh orangtua. Orangtua dengan emosi yang meledak-ledak, suka berbohong pada anak, atau selalu menyalahkan orang lain atas kesalahan yang dibuatnya secara tidak sadar melatih anak untuk melakukan hal yang serupa.

Jadi, sebaiknya berperilakulah seperti apa yang orangtua ingin dilakukan oleh anak-anak. Terpenting adalah, sebelum menyalahkan anak-anak mengenai apa yang mereka lakukan, lakukan evaluasi diri sendiri terlebih dahulu agar ibu dan pasangan dapat menjadi orangtua yang terbaik bagi anak-anak.

2.Memiliki Ekspektasi Terlalu Tinggi pada Anak

Tentunya semua orangtua mengharapkan yang terbaik bagi anaknya. Namun, sepertinya sangat keliru jika orangtua memiliki harapan atau ekspektasi yang terlalu tinggi pada anak. Melansir Very Well Family, jika ibu memiliki harapan yang tidak realistis pada anak bisa menyebabkan masalah baru pada keluarga, misalnya mental anak yang tertekan atau ibu yang mengalami kecemasan dan stres.

Tidak ada salahnya untuk memastikan harapan atau ekspektasi yang sesuai dengan usia anak. Jangan lupa untuk bimbing anak melakukan hal yang orangtua harapkan.

Baca juga: Pola Asuh yang Tepat untuk Anak Usia 5-10 Tahun

3.Bersikap Tidak Konsisten

Sikap tidak konsisten yang dilakukan oleh orangtua memengaruhi sikap dan kedisiplinan anak. Sebaiknya lakukan segala hal secara konsisten agar anak paham dan mengerti sikap yang harus dilakukan.

4.Terlalu Banyak Melarang Anak

Kesehatan dan keamanan anak terkadang menjadi prioritas orangtua. Hal ini menyebabkan orangtua yang terlalu banyak melarang anak sehingga tidak membiarkan anak bereksplorasi dengan hal-hal baru yang ditemuinya karena khawatir akan kesehatan maupun keselamatan anak. 

Melansir Parenting Firstcry, terlalu sering melarang anak justru akan menghentikan anak bereksplorasi dunia barunya. Sebaiknya, jaga dan perhatikan anak saat anak akan mencoba atau mengeksplorasi dunia baru. Jangan segan untuk ajarkan anak untuk belajar dari kesalahan yang ia lakukan saat bereksplorasi.

5.Tidak Membatasi Screen Time

Sebaiknya orangtua membatasi screen time pada anak, baik melalui telepon genggam, video, games, televisi, maupun gadget lainnya. Berbagai dampak bisa terjadi akibat orangtua yang tidak membatasi screen time pada anak, seperti gangguan perilaku, obesitas, hingga alami gangguan tidur.

Orangtua bisa membuat aturan screen time paling lama 2 jam setiap hari. Selain itu, penting juga mengawasi anak untuk menggunakan gadget dengan cara yang sehat agar tumbuh kembangnya berjalan baik.

Baca juga: Jenis Pola Asuh Anak yang Perlu Dipertimbangkan Orangtua

Itulah cara mengasuh anak yang dinilai keliru untuk diterapkan. Ibu bisa gunakan aplikasi Halodoc dan bertanya langsung pada psikolog mengenai cara pola asuh yang tepat diterapkan pada anak seusianya. Tentunya pola asuh yang tepat membuat tumbuh kembang anak menjadi lebih berkualitas.

Referensi:
Very Well Family. Diakses pada 2020. The Harmful Effects of Too Much Screen Time for Kids
Very Well Family. Diakses pada 2020. 7 Most Common Parenting Mistakes
Psychology Today. Diakses pada 2020. Top Ten Parenting Mistakes
Parenting Firstcry. Diakses pada 2020. 12 Biggest Parenting Mistakes and Ways to Recover From Them
Fatherly. Diakses pada 2020. The 20 Most Common Parenting Mistakes I See