• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Keliru, Ini Bedanya Tukak Lambung dan Tukak Peptik
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Keliru, Ini Bedanya Tukak Lambung dan Tukak Peptik

Jangan Keliru, Ini Bedanya Tukak Lambung dan Tukak Peptik

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 14 Januari 2022

“Tukak lambung dan tukak peptik merupakan gangguan kesehatan yang sama, tetapi memiliki perbedaan pada letak dan istilahnya. Sebab, tukak lambung merupakan bagian dari tukak peptik, yaitu luka atau peradangan yang ada di bagian dalam lapisan perut. Sementara itu, tukak lambung adalah luka yang muncul pada dinding lambung.”

Jangan Keliru, Ini Bedanya Tukak Lambung dan Tukak Peptik

Halodoc, Jakarta – Nyeri pada bagian perut yang berlangsung selama beberapa hari sebaiknya jangan diabaikan. Sebab, kondisi tersebut bisa jadi merupakan indikasi adanya gangguan kesehatan serius pada perut atau organ di dalamnya.

Salah satunya adalah tukak pada sistem pencernaan, seperti tukak lambung atau tukak peptik. Kedua istilah tersebut memang sering kali kita dengar dan mungkin terkesan sama. Namun, apa perbedaan antara tukak lambung dan tukak peptik? Yuk ketahui penjelasannya di sini!

Ini Perbedaan Tukak Lambung dan Tukak Peptik

Dilansir dari National Health Service (NHS) , sebenarnya tukak lambung dan tukak peptik dapat dianggap sebagai gangguan kesehatan yang sama. Namun, keduanya hanya memiliki perbedaan pada letak dan istilahnya saja. Sebab, tukak lambung merupakan bagian dari tukak peptik, yaitu luka atau peradangan yang ada di bagian dalam lapisan perut. Sementara itu, tukak lambung adalah luka yang muncul pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding lambung.

Penyebab paling umum dari kedua kondisi tersebut adalah infeksi bakteri Helicobacter pylori (H. pylori) dan penggunaan obat-obatan antiinflamasi non steroid (NSAID) jangka panjang. Misalnya seperti ibuprofen, naproxen, dan sodium. 

Selain bakteri dan efek samping penggunaan NSAID jangka panjang, stres dan makanan juga dikabarkan dapat menjadi penyebab tukak lambung atau peptik. Namun, hanya ada sedikit bukti yang menunjukkan hal tersebut.

Gejala dari Tukak Lambung atau Tukak Peptik

Pada sebagian besar kasus, tukak lambung atau tukak peptik tidak menimbulkan gejala pada pengidapnya. Namun, pada kasus yang serius, tukak peptik dapat menimbulkan beberapa gejala umum. Misalnya seperti rasa nyeri pada perut disertai rasa terbakar atau panas, perasaan kenyang, kembung, atau bersendawa berlebihan, intoleransi terhadap makanan berlemak, maag hingga mual. 

Sementara itu, pada kasus yang parah, tukak lambung juga dapat menyebabkan beberapa gejala, seperti:

  • Muntah darah, dengan warna yang tampak merah terang atau berwarna coklat tua.
  • Buang air besar dengan tekstur feses yang berwarna gelap dan lengket.
  • Tiba-tiba merasakan rasa sakit atau nyeri pada perut yang semakin parah.

Jika kamu mengalami salah satu atau sejumlah gejala tersebut, segeralah memeriksakan dirimu ke dokter. Tujuannya agar pengobatan dapat segera dilakukan berdasarkan tingkat keparahannya.  

Pengobatan yang Dapat Dilakukan  

Pengobatan dari tukak peptik akan tergantung akan letak atau penyebab dari luka atau peradangan yang terjadi. Nah, berikut adalah beberapa pilihan pengobatan yang dapat dilakukan, antara lain: 

1. Perubahan Gaya Hidup

salah satu pengobatan tukak peptik yang dapat dilakukan adalah perubahan gaya hidup, seperti:

  • Menghindari makanan atau minuman tertentu yang dapat memperburuk gejala, seperti makanan pedas atau minuman beralkohol.
  • Berhenti merokok, karena dapat menghambat penyembuhan tukak dan berisiko membuat tukak kembali muncul setelah perawatan.
  • Tidak mengonsumsi obat antiinflamasi non steroid (NSAID) seperti aspirin dan ibuprofen.

2. Penggunaan Obat-obatan

Dokter umumnya akan meresepkan obat-obatan jenis antibiotik yang digunakan untuk membunuh bakteri H. Pylori. Selain itu, penggunaan obat jenis H-2 blocker (penghambat reseptor histamin) juga mungkin akan digunakan. Perlu diketahui bahwa obat tersebut bermanfaat untuk mengurangi kadar asam pada perut dengan menghambat kinerja hormon histamin.

3. Metode Operasi

Dalam kebanyakan kasus, penggunaan obat-obatan dapat menyembuhkan tukak  dengan cepat. Namun, jika penggunaan obat-obatan disertai perubahan gaya hidup tidak kunjung membuahkan hasil, maka metode pembedahan atau operasi mungkin perlu dilakukan.

Nah, itulah penjelasan mengenai perbedaan antara tukak lambung dan tukak peptik. Sebenarnya keduanya sama saja karena perbedaan letak dan istilah. Tukak lambung merupakan bagian dari tukak peptik. Sebab, tukak peptik, adalah luka atau peradangan yang ada di bagian dalam lapisan perut. Sementara itu, tukak lambung adalah luka yang muncul pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding lambung.

Perut merupakan bagian yang rentan untuk terserang gangguan kesehatan seperti sembelit.  Maka dari itu, sebaiknya penuhilah kebutuhan akan asupan serat setiap harinya. Selain dari sayuran, asupan tersebut juga dapat dipenuhi dari suplemen.

Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa cek kebutuhan vitamin dan suplemen serat sesuai pilihanmu. Tentunya tanpa perlu keluar rumah atau mengantre lama di apotek. Jadi tunggu apa lagi? Yuk download Halodoc sekarang!

Referensi:

NHS. Diakses pada 2022. Stomach ulcer
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2022. Stomach and Duodenal Ulcers (Peptic Ulcers)
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Peptic ulcer
Healthline. Diakses pada 2021. 9 Ways to Improve Your Gut Bacteria, Based on Science